
Karawang, Karawanghitz — Dalam suasana penuh semangat di acara Indonesia Cerdas Fest 2025 yang digelar di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang, sosok Ir. Naba Aji Notoseputro, M.M., M.Kom. tampil memukau di hadapan ratusan mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan. Melalui gaya tutur yang hangat namun tegas, ia mengajak para mahasiswa untuk tidak sekadar bermimpi, tetapi juga berani berjuang dan bertanggung jawab mewujudkan mimpi tersebut.
“Kamu tidak perlu lahir kaya untuk menjadi kaya, yang terpenting adalah caranya,” ujar Ir. Naba Aji membuka sambutannya dengan kalimat yang langsung menggugah kesadaran para peserta. Pesan itu disambut tepuk tangan meriah mahasiswa yang memenuhi aula kampus sejak siang hari.
Sebagai perwakilan yayasan yang menaungi Beasiswa Jalur Undangan, Ir. Naba Aji menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan nyata menuju kesuksesan, bukan sekadar teori. Ia mendorong mahasiswa agar menjadikan kesempatan memperoleh beasiswa sebagai titik awal untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Ir. Naba Aji Notoseputro Ungkap Filosofi di Balik Program Beasiswa Jalur Undangan
Dalam penjelasannya, Ir. Naba Aji Notoseputro memaparkan sejarah dan filosofi lahirnya program Beasiswa Jalur Undangan yang telah berjalan sejak tahun 2012. Program ini, katanya, bukan sekadar bentuk bantuan finansial, melainkan juga gerakan sosial untuk mencerdaskan anak bangsa dan memperluas akses pendidikan tinggi di Indonesia.
“Sejak pertama kali berdiri, yayasan ini memiliki tujuan untuk membantu siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kami ingin menjadikan mereka generasi cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Menurut Ir. Naba, hingga kini sudah lebih dari seribu mahasiswa dari berbagai kampus UBSI di seluruh Indonesia yang mendapatkan manfaat dari program beasiswa tersebut. Ia menilai, setiap mahasiswa penerima beasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk membuktikan bahwa kesempatan ini tidak disia-siakan.
“Privilege kalian di tengah realita pendidikan Indonesia sangat besar. Bayangkan, hanya tiga dari sepuluh orang di negeri ini yang bisa melanjutkan kuliah. Maka, kalian adalah bagian dari tiga orang yang beruntung itu. Jangan berhenti di tengah jalan, buktikan bahwa kalian layak berada di sini,” tegasnya.
Ir. Naba Aji Notoseputro Dorong Mahasiswa untuk Tetap Konsisten dan Disiplin
Selain menekankan pentingnya pendidikan, Ir. Naba Aji Notoseputro juga berbagi pandangan tentang empat jalan menuju kesuksesan hidup. Ia menyebut bahwa seseorang bisa menjadi kaya dengan empat cara: lahir dari orang tua kaya, menjadi pengusaha, menikah dengan orang kaya, atau menempuh pendidikan yang baik. Dari keempat jalan itu, pendidikan menurutnya adalah yang paling rasional dan berkelanjutan.
“Pendidikan membuka pintu bagi siapa pun untuk naik kelas dalam kehidupan. Dengan ilmu, kalian bisa menciptakan peluang sendiri, tanpa bergantung pada siapa pun,” ujarnya penuh keyakinan.
Ia menambahkan, kesuksesan tidak datang secara instan. Butuh waktu, kesabaran, dan kerja keras untuk mencapainya. “Untuk menjadi di titik sukses itu butuh waktu lama. Kesuksesan bukan hasil keberuntungan, tapi buah dari disiplin dan konsistensi,” katanya.
Pesan itu terasa relevan dengan kondisi mahasiswa penerima beasiswa yang kini tengah meniti masa depan. Bagi Ir. Naba Aji, beasiswa bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang yang memerlukan dedikasi.
Ir. Naba Aji Notoseputro Tanamkan Semangat Mimpi dan Tanggung Jawab Sosial
Di hadapan mahasiswa, Ir. Naba Aji Notoseputro mengingatkan bahwa mereka yang mendapatkan beasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. “Kalian bukan hanya penerima manfaat, tapi juga agen perubahan. Dari ide kecil bisa lahir aksi besar, dari seorang mahasiswa bisa muncul inspirasi yang menggerakkan banyak orang,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa setiap mimpi harus disertai langkah nyata. “Mimpi tanpa aksi hanyalah angan-angan. Tapi jika kalian berani mengambil langkah, maka mimpi itu akan menjadi kenyataan,” ucapnya dengan nada optimis.
Bagi Ir. Naba Aji, nilai terpenting dari beasiswa bukan hanya pada bantuan biaya, melainkan pada perubahan karakter. “Kami ingin membentuk mahasiswa yang tangguh, bukan manja; yang pantang menyerah, bukan mudah menyerah. Itulah makna sejati dari beasiswa ini,” katanya menutup sambutan panjangnya dengan penuh inspirasi.
Ir. Naba Aji Notoseputro Jadi Teladan Bagi Generasi Muda UBSI Karawang
Kehadiran Ir. Naba Aji Notoseputro dalam Indonesia Cerdas Fest 2025 menjadi magnet tersendiri bagi mahasiswa UBSI Karawang. Sosoknya yang dikenal rendah hati dan visioner meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta.
Pesan-pesannya bukan hanya memotivasi, tetapi juga membangkitkan kesadaran bahwa kesuksesan sejati lahir dari kerja keras dan komitmen terhadap pendidikan. Melalui gagasan dan keteladanan yang ia tunjukkan, semangat untuk menjadi generasi muda yang unggul, kreatif, dan berdaya saing digital semakin tumbuh di hati mahasiswa.
“Jangan pernah takut bermimpi besar, karena dari pendidikan dan kerja keras, semua mimpi bisa diwujudkan,” tutup Ir. Naba Aji Notoseputro dengan senyum penuh keyakinan.
Dengan pesan itu, UBSI Karawang terus meneguhkan langkahnya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital.












