
Karawang, Karawanghitz — Workshop Beyond AI Outlook 2026 bertajuk “Boost Your Career with AI: The Key to Success in The Digital Era” digelar oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang belajar terbuka yang mempertemukan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum untuk memahami peran kecerdasan buatan dalam membentuk masa depan karier dan industri digital. Acara yang berlangsung di Karawang tersebut diinisiasi oleh mahasiswa penerima beasiswa jalur undangan yang tergabung dalam tim panitia, sebagai wujud kontribusi nyata generasi muda dalam mendorong literasi teknologi di lingkungan sekitar.
Workshop Beyond AI Outlook 2026 dirancang sebagai forum edukatif yang membahas perkembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan secara praktis dan kontekstual. Kegiatan ini menghadirkan Alex Suhardi, S.Sos., M.M., Partner of DICO (Digital Creative Community), sebagai narasumber utama yang mengulas tren AI global dan dampaknya terhadap dunia kerja. Turut hadir Salman Alfarizi, M.Kom., Ketua Program Studi Teknologi Informasi UBSI Karawang, yang memberikan perspektif akademik mengenai kesiapan sumber daya manusia di era digital.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kampus UBSI Karawang, Hasan Basri, M.Kom. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus, komunitas, dan masyarakat untuk menjawab tantangan transformasi digital. “Perkembangan AI tidak bisa dihindari. Yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi secara etis dan produktif,” ujarnya.
Workshop Beyond AI dan Tantangan Dunia Kerja Masa Depan
Dalam pemaparannya, Alex Suhardi menyoroti perubahan lanskap pekerjaan akibat otomatisasi dan kecerdasan buatan. Ia menjelaskan bahwa AI bukan sekadar alat teknologi, melainkan katalis perubahan yang menuntut peningkatan keterampilan manusia. “AI tidak menggantikan manusia, tetapi manusia yang mampu bekerja berdampingan dengan AI-lah yang akan bertahan. Kunci suksesnya ada pada kemampuan belajar ulang, kreativitas, dan pemahaman data,” kata Alex di hadapan peserta.
Sementara itu, Salman Alfarizi menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, integrasi materi AI dalam kurikulum harus dibarengi dengan penguatan soft skills. “Mahasiswa perlu dibekali tidak hanya kemampuan teknis, tetapi juga etika digital, komunikasi, dan problem solving. Workshop seperti ini menjadi jembatan antara teori dan praktik,” tuturnya.
Antusiasme Peserta dan Peran Mahasiswa Inisiator
Workshop Beyond AI Outlook 2026 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa lintas program studi, siswa SMA/SMK, hingga masyarakat umum yang tertarik pada isu teknologi. Diskusi berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang menggambarkan tingginya rasa ingin tahu peserta terhadap peluang dan tantangan AI.
Menariknya, kegiatan ini diinisiasi dan dikelola oleh mahasiswa penerima beasiswa jalur undangan UBSI Karawang. Irfan Sopandi, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa workshop ini lahir dari kesadaran mahasiswa akan pentingnya berbagi pengetahuan.
“Kami ingin menghadirkan acara yang relevan dan bermanfaat, tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga untuk masyarakat luas. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai penerima manfaat pendidikan,” ungkapnya.
Selain memperluas wawasan, Workshop Beyond AI Outlook 2026 memberikan gambaran konkret mengenai peluang karier di era digital, mulai dari bidang kreatif, analisis data, hingga pengembangan teknologi. Peserta diajak memahami bahwa kesiapan menghadapi masa depan tidak cukup dengan menguasai satu keahlian, melainkan membutuhkan sikap adaptif dan pembelajaran berkelanjutan.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Karawang dalam menghadirkan pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman. Melalui kolaborasi antara sivitas akademika dan mahasiswa, UBSI Karawang terus berupaya mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja serta industri digital yang terus berkembang.












