<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Revalina &#8211; Karawang Hitz</title>
	<atom:link href="https://karawanghitz.com/author/revalina-rahma-kurnia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://karawanghitz.com</link>
	<description>Karawang Berbicara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 05:03:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2024/11/Icon-Karawang-Hitz-80x80.png</url>
	<title>Revalina &#8211; Karawang Hitz</title>
	<link>https://karawanghitz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Workshop Basis Data Bekali Mahasiswa Hadapi Uji Kompetensi</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/workshop-basis-data-bekali-mahasiswa-hadapi-uji-kompetensi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 01:27:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Basis Data]]></category>
		<category><![CDATA[SQL]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kompetensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4518</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang – Program Studi Sistem Informasi Universitas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang</strong> – Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar Workshop dan Uji Kompetensi Berbasis Industri Bidang Sistem Basis Data pada Selasa, 8 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan bagi mahasiswa sebelum mengikuti Uji Kompetensi Berbasis Industri yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026.</p>
<p style="text-align: justify;">Workshop menghadirkan Nanang Ruhyana, M.Kom., Chief Operating Officer PT Iner Corp, sebagai narasumber. Melalui pengalaman di bidang akademik dan industri, ia membagikan wawasan mengenai konsep, penerapan, serta kompetensi sistem basis data yang dibutuhkan perusahaan pada era transformasi digital.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya Program Studi Sistem Informasi dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki pemahaman yang sesuai dengan standar industri sebelum menjalani uji kompetensi. Selain memperkuat aspek akademik, workshop juga memberikan gambaran mengenai keterampilan teknis yang menjadi kebutuhan di dunia kerja, khususnya pada bidang pengelolaan data.</p>
<blockquote><p><a href="https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/13/203000620/cara-otak-memproses-informasi-menurut-psikologi-ternyata-mirip-komputer" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Cara Otak Memproses Informasi Menurut Psikologi, Ternyata Mirip Komputer</strong></a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dalam sesi materi, peserta mempelajari Structured Query Language (SQL) sebagai bahasa utama yang digunakan untuk mengelola sistem basis data. Pembahasan dimulai dari konsep dasar SQL, teknik pembuatan basis data, pengelolaan tabel, manipulasi data, hingga penyusunan query yang efektif untuk mengolah informasi secara akurat dan efisien.</p>
<p style="text-align: justify;">Nanang menjelaskan bahwa penguasaan SQL merupakan salah satu kompetensi fundamental yang harus dimiliki oleh mahasiswa teknologi informasi. Hampir seluruh aplikasi digital saat ini memanfaatkan sistem basis data sebagai tempat penyimpanan dan pengelolaan informasi. Karena itu, kemampuan memahami struktur data serta mengakses informasi melalui SQL menjadi keterampilan yang banyak dicari oleh berbagai perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain teori, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai implementasi SQL dalam pengembangan sistem informasi yang digunakan di lingkungan industri. Berbagai contoh kasus diperkenalkan untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana basis data mendukung operasional perusahaan, mulai dari pengelolaan transaksi, penyimpanan data pelanggan, hingga penyusunan laporan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Nanang, seorang profesional di bidang teknologi informasi tidak hanya dituntut mampu membuat aplikasi, tetapi juga memahami bagaimana data disimpan, dikelola, diamankan, dan dimanfaatkan secara optimal. Oleh sebab itu, penguasaan sistem basis data menjadi salah satu kompetensi yang memiliki peran penting dalam pengembangan perangkat lunak maupun pengelolaan sistem informasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain membahas aspek teknis, workshop juga mengulas prospek karier di bidang database. Narasumber menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga profesional yang memiliki kemampuan mengelola basis data terus meningkat seiring berkembangnya transformasi digital di berbagai sektor industri.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa profesi yang diperkenalkan kepada peserta antara lain Database Administrator (DBA), Database Developer, Data Analyst, dan Data Engineer. Masing-masing profesi memiliki peran yang berbeda, namun seluruhnya membutuhkan pemahaman yang kuat mengenai pengelolaan basis data serta kemampuan melakukan analisis terhadap informasi yang dimiliki perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Workshop diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang dengan komposisi peserta yang didominasi mahasiswa semester dua sebanyak sekitar 85 persen. Sementara itu, mahasiswa semester empat mencapai sekitar 10 persen, sedangkan mahasiswa semester enam sekitar 5 persen dari total peserta.</p>
<p style="text-align: justify;">Dominasi mahasiswa semester awal menunjukkan tingginya minat untuk mempersiapkan kompetensi profesional sejak dini. Program studi memandang langkah tersebut penting karena perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat cepat sehingga mahasiswa perlu mulai membangun keterampilan teknis sebelum memasuki dunia kerja maupun program magang industri.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama kegiatan berlangsung, peserta juga memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai teknik penulisan SQL, strategi menghadapi uji kompetensi, hingga pengalaman bekerja di bidang pengelolaan basis data. Diskusi berlangsung interaktif sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi profesional database di lingkungan industri.</p>
<blockquote><p><a href="https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/12/160259020/8-cara-alami-bikin-kulit-wajah-kenyal-tanpa-suntikan" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: 8 Cara Alami Bikin Kulit Wajah Kenyal Tanpa Suntikan</strong></a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menghubungkan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui keterlibatan praktisi industri, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai standar kompetensi yang digunakan perusahaan serta perkembangan teknologi yang terus berubah.</p>
<p style="text-align: justify;">Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan peserta dalam mengikuti Uji Kompetensi Berbasis Industri Bidang Sistem Basis Data pada 11 Juli 2026. Pembekalan yang diberikan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi ujian, tetapi juga pada pengembangan kemampuan yang dapat diterapkan dalam lingkungan profesional.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai konsep basis data, menguasai penggunaan SQL sebagai keterampilan dasar, serta memahami peluang karier yang tersedia di bidang pengelolaan data. Dengan bekal akademik yang dipadukan dengan pengalaman praktisi industri, Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang terus mendorong lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi teknis, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja yang semakin mengandalkan pengelolaan data sebagai bagian penting dalam proses bisnis.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Penguji SIA UBSI Samakan Standar Penilaian Tugas Akhir</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/dosen-penguji-sia-ubsi-samakan-standar-penilaian-tugas-akhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 10:03:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen Penguji]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[tugas akhir]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4512</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang</strong> – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Persamaan Persepsi Dosen Penguji Tugas Akhir Periode I Tahun 2026 pada Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh 29 dosen penguji sebagai bagian dari upaya menyelaraskan standar pelaksanaan ujian tugas akhir agar proses penilaian berjalan objektif, konsisten, dan sesuai dengan capaian pembelajaran program studi.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengusung tema &#8220;Selaraskan Persepsi, Wujudkan Lulusan SIA yang Unggul dan Berdaya Saing&#8221;, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Agenda ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pelaksanaan ujian Outline Tugas Akhir Periode I Tahun 2026 agar seluruh dosen memiliki acuan yang sama dalam melakukan proses pengujian.</p>
<p style="text-align: justify;">Program Studi Sistem Informasi Akuntansi memandang bahwa keseragaman pemahaman antar dosen penguji memiliki peran penting dalam menjaga kualitas akademik. Perbedaan persepsi terhadap mekanisme maupun standar penilaian berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam proses evaluasi mahasiswa. Oleh karena itu, penyamaan persepsi dilakukan sebagai langkah untuk memastikan setiap peserta ujian memperoleh perlakuan dan penilaian yang setara berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.</p>
<blockquote><p><a href="https://indonesian.korea.net/NewsFocus/HonoraryReporters/view?articleId=295809&amp;pageIndex=1" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Ketika K-Drama Menjadi Skripsi: Jejak Halyu di Dunia Akademik Indonesia</strong></a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dalam kegiatan tersebut, Sri Wasiyanti, M.Kom. hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai mekanisme pelaksanaan ujian tugas akhir sekaligus menjelaskan berbagai aspek yang menjadi dasar penilaian dosen penguji. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan standar evaluasi sehingga setiap dosen memiliki pemahaman yang sama ketika menilai kualitas outline maupun memberikan masukan kepada mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama sesi berlangsung, peserta memperoleh penjelasan mengenai pedoman pelaksanaan ujian, penggunaan rubrik penilaian, hingga indikator yang menjadi dasar dalam menilai kemampuan mahasiswa. Selain membahas aspek teknis, forum juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi bagi para dosen untuk menyamakan interpretasi terhadap berbagai kondisi yang mungkin ditemui selama proses pengujian berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Rubrik penilaian menjadi salah satu materi yang mendapat perhatian khusus. Program studi menekankan pentingnya penggunaan instrumen penilaian yang terukur sehingga hasil evaluasi tidak hanya bergantung pada penilaian subjektif, tetapi mengacu pada indikator yang telah disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi Sistem Informasi Akuntansi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, peserta juga mendiskusikan kriteria penilaian yang akan diterapkan dalam ujian Outline Tugas Akhir. Pembahasan mencakup ruang lingkup penelitian, relevansi topik dengan bidang Sistem Informasi Akuntansi, kelayakan metode yang digunakan mahasiswa, hingga kualitas penyusunan proposal penelitian. Dengan adanya kesepahaman tersebut, diharapkan seluruh dosen dapat memberikan arahan yang selaras kepada mahasiswa selama proses ujian berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Program Studi Sistem Informasi Akuntansi juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyamakan mekanisme penilaian, tetapi juga memperkuat kualitas proses akademik secara keseluruhan. Standar penilaian yang seragam diharapkan mampu menciptakan proses evaluasi yang lebih transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui forum ini, dosen penguji turut membahas berbagai topik penelitian yang dinilai relevan dengan perkembangan bidang Sistem Informasi Akuntansi. Penyelarasan persepsi terhadap ruang lingkup penelitian menjadi penting agar mahasiswa memperoleh arahan yang konsisten sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai program studi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antardosen penguji menjelang pelaksanaan ujian. Kesamaan pemahaman mengenai mekanisme pengujian dinilai dapat meminimalkan perbedaan interpretasi dalam memberikan penilaian maupun rekomendasi kepada mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa yang memiliki kualitas tugas akhir yang setara dapat memperoleh hasil evaluasi yang proporsional tanpa dipengaruhi oleh perbedaan sudut pandang masing-masing penguji.</p>
<blockquote><p><a href="https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8571108/stuck-nentuin-judul-skripsi-dan-research-gap-bootcamp-bibliometrik-ini-solusinya" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Stuck Nentuin Judul Skripsi dan Research Gap? Bootcamp Bibliometrik Ini Solusinya</strong></a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Pelaksanaan persamaan persepsi merupakan agenda yang secara rutin diselenggarakan sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu akademik di lingkungan Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kabupaten Karawang. Program ini menjadi salah satu langkah dalam menjaga kualitas penyelenggaraan ujian tugas akhir sekaligus memastikan proses evaluasi berjalan sesuai dengan standar akademik yang telah ditetapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil pembahasan dalam kegiatan tersebut selanjutnya akan menjadi pedoman bersama bagi seluruh dosen penguji pada pelaksanaan ujian Outline Tugas Akhir Periode I Tahun 2026. Pedoman tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya proses penilaian yang lebih konsisten, objektif, dan adil, sekaligus memperkuat kualitas lulusan yang dihasilkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kabupaten Karawang terus berupaya meningkatkan mutu proses akademik, khususnya dalam penyelenggaraan tugas akhir. Penyelarasan persepsi antar dosen penguji diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas lulusan, sehingga mampu menghasilkan sarjana Sistem Informasi Akuntansi yang memiliki kompetensi profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Jalani Sertifikasi Kompetensi Programmer Bersertifikat BNSP</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/mahasiswa-ubsi-jalani-sertifikasi-kompetensi-programmer-bersertifikat-bnsp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 07:37:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4393</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang &#8212; Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Bina...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang &#8212; </strong>Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang mengikuti Sertifikasi Kompetensi Skema Programmer yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP BSI) pada 6–7 Juli 2026. Sertifikasi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tersebut menjadi bagian dari proses pengukuran kompetensi mahasiswa di bidang pemrograman sesuai dengan kemampuan yang telah dipelajari selama perkuliahan.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Pelaksanaan asesmen dimulai pada Senin (6/7) pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Peserta terdiri atas mahasiswa Semester 6 Program Studi Sistem Informasi serta Semester 4 Program Studi Sistem Informasi Akuntansi. Selama dua hari pelaksanaan, peserta menjalani serangkaian uji kompetensi berdasarkan unit-unit yang telah ditetapkan dalam Skema Programmer.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Sertifikasi ini bertujuan memberikan pengakuan terhadap kompetensi mahasiswa melalui proses asesmen yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Dalam proses tersebut, peserta dinilai berdasarkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang diperlukan untuk menjalankan profesi sebagai programmer.</p>
<blockquote><p><a href="https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8560783/puan-soal-pemilihan-komisaris-bumn-kami-dorong-profesional-kompeten" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Puan soal Pemilihan Komisaris BUMN: Kami Dorong Profesional &amp; Kompeten</strong></a></p></blockquote>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Seluruh tahapan asesmen dilaksanakan oleh lima asesor kompetensi dari LSP BSI yang telah memiliki sertifikasi dari BNSP. Mereka adalah Hasan Basri, M.Kom., Muhammad Faitullah Akbar, M.Kom., Abdussomad, M.Kom., Dede Firmansyah Saefudin, M.Kom., dan Ilham Kurniawan, M.Kom.. Para asesor melakukan penilaian terhadap bukti kompetensi yang diajukan peserta sesuai dengan persyaratan pada setiap unit kompetensi dalam skema sertifikasi.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Proses asesmen tidak hanya mengukur kemampuan teknis mahasiswa dalam bidang pemrograman, tetapi juga mengevaluasi pemahaman peserta terhadap prosedur kerja, penyelesaian masalah, serta penerapan kompetensi sesuai standar profesi. Melalui mekanisme tersebut, hasil penilaian diharapkan dapat menggambarkan tingkat penguasaan kompetensi masing-masing peserta secara objektif.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Liana Ayu Lestari (21), salah seorang peserta menyampaikan bahwa sertifikasi ini menjadi pengalaman yang memberikan gambaran mengenai proses uji kompetensi yang digunakan dalam dunia profesional.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Selama mengikuti asesmen, kami tidak hanya diminta menunjukkan hasil pekerjaan, tetapi juga menjelaskan proses yang dilakukan sesuai standar kompetensi. Pengalaman ini membuat kami lebih memahami aspek-aspek yang perlu dipersiapkan ketika nantinya memasuki dunia kerja,&#8221; katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Pelaksanaan sertifikasi merupakan bagian dari implementasi pembelajaran yang menghubungkan materi akademik dengan kebutuhan dunia industri. Kompetensi yang telah dipelajari mahasiswa selama masa perkuliahan diuji melalui mekanisme asesmen yang mengacu pada standar nasional sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai dasar pengakuan terhadap kemampuan peserta.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Selain memberikan pengalaman mengikuti uji kompetensi, kegiatan ini juga memperkenalkan mahasiswa pada proses sertifikasi profesi yang lazim diterapkan di berbagai sektor industri. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai standar kerja yang diharapkan dalam profesi programmer sekaligus prosedur penilaian yang digunakan oleh lembaga sertifikasi.</p>
<blockquote><p><a href="https://finance.detik.com/moneter/d-8561761/ngaku-pria-ganteng-dari-singapura-penipu-kuras-rp-120-m-dari-ibu-ibu-medan" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Ngaku Pria Ganteng dari Singapura, Penipu Kuras Rp 120 M dari Ibu-ibu Medan</strong></a></p></blockquote>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Selama pelaksanaan kegiatan, setiap peserta mengikuti tahapan asesmen sesuai jadwal yang telah ditentukan. Asesor melakukan verifikasi terhadap dokumen, observasi, serta penilaian terhadap bukti kompetensi yang disampaikan peserta. Seluruh proses berlangsung mengacu pada ketentuan sertifikasi yang diterapkan oleh LSP BSI sebagai penyelenggara.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Melalui sertifikasi ini, mahasiswa memiliki kesempatan memperoleh sertifikat kompetensi yang diterbitkan berdasarkan standar BNSP apabila dinyatakan kompeten pada seluruh unit yang diujikan. Sertifikat tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kemampuan profesional yang telah diverifikasi melalui proses asesmen sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Rangkaian Sertifikasi Kompetensi Skema Programmer dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (7/7). Setelah seluruh tahapan asesmen selesai dilaksanakan, hasil penilaian akan diproses sesuai mekanisme sertifikasi oleh LSP BSI. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis kompetensi yang memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengikuti uji profesi sesuai standar nasional sebelum memasuki dunia kerja.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Karawang Bekali Mahasiswa Hadapi Sertifikasi Pemrogram Muda</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/ubsi-karawang-bekali-mahasiswa-hadapi-sertifikasi-pemrogram-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 07:50:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4397</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang &#8212; Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang &#8212; </strong>Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Pemrogram Muda (Associate Programmer) sebagai persiapan bagi mahasiswa yang akan mengikuti uji kompetensi berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan berlangsung secara daring pada Jumat (3/7/2026), mulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar pukul 20.45 WIB, dengan melibatkan mahasiswa dari dua kampus UBSI.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Pembekalan diikuti sekitar 70 mahasiswa Semester 4 Program Studi Sistem Informasi Akuntansi dari UBSI Kampus Kabupaten Karawang dan UBSI Kampus Cikampek. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai seluruh tahapan sertifikasi, mulai dari persiapan administrasi hingga mekanisme asesmen, sehingga peserta memiliki gambaran yang lebih jelas sebelum mengikuti uji kompetensi.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Acara dipandu oleh Muhammad Faitullah Akbar, M.Kom., selaku Staf Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kabupaten Karawang. Sementara materi disampaikan oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Kabupaten Karawang, Dede Firmansyah Saefudin, M.Kom., yang menjelaskan berbagai prosedur yang harus dipahami peserta sebelum memasuki tahapan sertifikasi.</p>
<blockquote><p><a href="https://www.kompas.id/artikel/china-mendanai-masa-depan-indonesia-berdebat-soal-upah-murah-dosen" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: China Mendanai Masa Depan, Indonesia Masih Berdebat soal Upah Murah Dosen</strong></a></p></blockquote>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Dalam pemaparannya, Dede menjelaskan bahwa proses sertifikasi tidak hanya menilai kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga mengukur kesiapan peserta dalam memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami setiap tahapan asesmen agar dapat mengikuti proses sertifikasi dengan baik.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Materi pembekalan mencakup mekanisme pelaksanaan asesmen, persyaratan administrasi, pengisian formulir pra-asesmen, hingga penyusunan bukti kompetensi yang akan digunakan dalam proses penilaian. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai alur asesmen yang dilakukan oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP BSI) sesuai standar sertifikasi BNSP.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Sesi pembekalan turut dimanfaatkan sebagai forum diskusi antara pemateri dan peserta. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait berbagai aspek teknis, mulai dari kelengkapan dokumen yang harus dipersiapkan, proses verifikasi bukti kompetensi, hingga tahapan yang akan dilalui saat asesmen berlangsung. Diskusi tersebut diharapkan dapat menyamakan pemahaman seluruh peserta mengenai prosedur sertifikasi.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Dede Firmansyah Saefudin mengatakan bahwa pembekalan menjadi bagian penting dalam rangkaian sertifikasi karena membantu mahasiswa memahami proses yang akan dihadapi, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek administrasi dan persiapan diri.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan mahasiswa memahami seluruh alur sertifikasi, mulai dari pengisian pra-asesmen hingga proses uji kompetensi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan mahasiswa dapat menunjukkan kompetensi terbaiknya saat asesmen berlangsung,” ujar Dede.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Sementara itu, Muhammad Faitullah Akbar menilai bahwa kegiatan ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh mekanisme sertifikasi profesi, terutama bagi peserta yang baru pertama kali mengikutinya.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Banyak mahasiswa yang baru pertama kali mengikuti sertifikasi kompetensi. Karena itu, pembekalan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai setiap tahapan sehingga mereka lebih siap, tenang, dan fokus ketika mengikuti asesmen,” kata Muhammad Faitullah Akbar.</p>
<blockquote><p><a href="https://adv.kompas.id/baca/ubsi-terapkan-ai-untuk-percepat-review-proposal-penelitian-dosen/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: UBSI Terapkan AI untuk Percepat Review Proposal Penelitian Dosen</strong></a></p></blockquote>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa memperoleh informasi mengenai standar pelaksanaan sertifikasi yang akan mereka hadapi dalam waktu dekat. Pemahaman mengenai tahapan asesmen, penyusunan bukti kompetensi, serta prosedur administrasi diharapkan dapat membantu peserta menjalani proses sertifikasi secara lebih terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis kompetensi yang diterapkan di lingkungan UBSI. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan dipersiapkan untuk diukur melalui asesmen yang mengacu pada standar nasional, sehingga peserta memiliki kesempatan memperoleh pengakuan kompetensi melalui sertifikasi profesi.</p>
<p style="text-align: justify;">Rangkaian pembekalan berakhir setelah seluruh materi dan sesi diskusi selesai dilaksanakan. Selanjutnya, mahasiswa akan mengikuti tahapan Sertifikasi Kompetensi Pemrogram Muda (Associate Programmer) sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh LSP BSI. Bekal yang diperoleh selama pembekalan diharapkan membantu peserta memahami proses asesmen secara menyeluruh dan mempersiapkan dokumen maupun bukti kompetensi yang diperlukan sebelum pelaksanaan uji kompetensi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim UBSI Karawang Raih Juara 1 Aplikasi Terbaik di IT Bootcamp</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/tim-ubsi-karawang-raih-juara-1-aplikasi-terbaik-di-it-bootcamp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 01:51:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Geotagging]]></category>
		<category><![CDATA[IT Bootcamp]]></category>
		<category><![CDATA[Software Development]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4525</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang &#8212; Kelompok mahasiswa Program Studi Sistem...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" data-start="69" data-end="503"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz</a>, Karawang &#8212; </strong>Kelompok mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang berhasil meraih Juara 1 Aplikasi Terbaik dalam ajang IT Bootcamp Software Development for Industry bertajuk <em data-start="319" data-end="363">Futurecode: AI-Driven Software Engineering</em>. Penghargaan tersebut diumumkan pada sesi penutupan kegiatan yang berlangsung di Asyana Hotel Sentul, Bogor, pada Kamis (2/7/2026).</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="505" data-end="911">Prestasi ini diraih setelah tim mempresentasikan sebuah web application untuk pelaporan lokasi pembuangan sampah liar yang dilengkapi fitur geotagging. Aplikasi tersebut dirancang agar masyarakat dapat melaporkan titik penumpukan sampah secara real-time, sehingga instansi terkait lebih mudah memantau lokasi, menentukan prioritas penanganan, serta mempercepat proses tindak lanjut di lapangan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="913" data-end="1398">Tim pemenang terdiri atas sembilan mahasiswa yang berasal dari UBSI Kampus Karawang dan Cikampek, yaitu Nikko Suardi, Varsha Sylvia Rani, Muhammad Adam, Sarinah, Sherli Mai Muslimin, Sri Ayu Khairunnisa, Lailatun Nafisah, Maura Try Alhabsy, dan Adinda Disti Aulia. Kolaborasi lintas kampus tersebut menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan bootcamp yang mendorong mahasiswa bekerja dalam tim untuk menyelesaikan proyek berbasis kebutuhan industri.</p>
<blockquote>
<p data-start="913" data-end="1398"><a href="https://www.kompas.com/sains/read/2026/07/13/174959023/dinosaurus-spesies-baru-ditemukan-di-thailand-berleher-sangat-panjang" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga:<br />
Dinosaurus Spesies Baru Ditemukan di Thailand, Berleher Sangat Panjang </strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="1400" data-end="1867">IT Bootcamp Software Development for Industry sendiri diselenggarakan selama dua hari, yakni 1–2 Juli 2026, dan diikuti mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dari UBSI Kampus Kabupaten Karawang, Sukabumi, serta Bogor. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan dari dosen maupun praktisi industri mengenai pengembangan perangkat lunak, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), hingga penyelesaian studi kasus yang diterapkan dalam bentuk proyek kelompok.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1869" data-end="2177">Pada sesi presentasi proyek, setiap kelompok diminta menampilkan solusi digital yang dirancang berdasarkan permasalahan nyata. Tim dari UBSI Karawang memilih isu pengelolaan sampah karena masih banyak ditemukan titik pembuangan liar yang sulit dipantau secara cepat oleh pemerintah maupun petugas kebersihan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2179" data-end="2583">Melalui aplikasi yang dikembangkan, masyarakat dapat mengirimkan laporan lengkap dengan lokasi menggunakan fitur geotagging. Informasi tersebut kemudian ditampilkan pada sistem sehingga pihak terkait dapat mengetahui titik penumpukan sampah secara lebih akurat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu proses monitoring sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan persoalan kebersihan lingkungan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2585" data-end="2869">Pengembangan aplikasi dilakukan dalam waktu sekitar dua minggu sebelum pelaksanaan bootcamp. Dalam kurun waktu tersebut, tim membagi tugas mulai dari perancangan konsep, pengembangan antarmuka, pembuatan sistem, hingga penyusunan laporan proyek yang menjadi bagian dari penilaian.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2871" data-end="3206">Meski berhasil meraih penghargaan tertinggi, proses pengerjaan proyek tidak berjalan tanpa kendala. Tim mengakui bahwa tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah koordinasi antaranggota. Tidak semua anggota dapat berpartisipasi secara aktif selama proses pengembangan sehingga pembagian pekerjaan sempat menjadi tantangan tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3208" data-end="3489">Selain faktor kerja sama tim, waktu pengembangan yang relatif singkat juga menjadi hambatan. Dengan durasi pengerjaan hanya sekitar dua minggu, setiap anggota dituntut menyelesaikan tugas sesuai target agar aplikasi dapat dipresentasikan tepat waktu pada saat bootcamp berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3491" data-end="3818">Berbagai tantangan tersebut mendorong tim untuk memaksimalkan komunikasi dan pembagian pekerjaan hingga aplikasi dapat diselesaikan sesuai jadwal. Hasil akhirnya memperoleh penilaian positif dari dewan juri karena dinilai mampu menawarkan solusi yang relevan terhadap persoalan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi digital.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3820" data-end="4089">Selain menilai kualitas aplikasi, dewan juri juga mengevaluasi dokumen pendukung atau paper yang disusun setiap kelompok. Berdasarkan hasil evaluasi, aplikasi berbasis web maupun versi mobile yang dikembangkan tim UBSI Karawang tidak memerlukan revisi dari sisi teknis.</p>
<blockquote>
<p data-start="3820" data-end="4089"><a href="https://www.kompas.com/sains/read/2026/07/13/180447523/brin-cahaya-dan-suara-dentuman-di-jawa-berasal-dari-meteor" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga:<br />
BRIN: Cahaya dan Suara Dentuman di Jawa Berasal dari Meteor</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="4091" data-end="4368">Masukan yang diberikan juri lebih banyak berkaitan dengan penyempurnaan laporan atau paper proyek, terutama pada aspek penyajian dan dokumentasi. Dengan demikian, pengembangan sistem yang dipresentasikan dinilai telah memenuhi kebutuhan yang ditetapkan dalam kegiatan bootcamp.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4370" data-end="4808">Penghargaan sebagai Aplikasi Terbaik menjadi salah satu hasil dari rangkaian pembelajaran selama IT Bootcamp Software Development for Industry yang mempertemukan mahasiswa dengan akademisi serta praktisi industri. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mengasah kemampuan teknis dalam membangun aplikasi, tetapi juga belajar bekerja sama dalam tim, menyelesaikan studi kasus, serta mempresentasikan solusi di hadapan para penilai.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4810" data-end="5248">Keberhasilan tim UBSI Kampus Kabupaten Karawang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan inovasi digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Pengalaman mengikuti bootcamp sekaligus menghasilkan aplikasi yang memperoleh apresiasi menunjukkan bahwa kolaborasi, pemanfaatan teknologi, dan kemampuan menyusun solusi berbasis masalah menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan di dunia industri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Ikuti IT Bootcamp AI untuk Software Development</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/mahasiswa-ubsi-ikuti-it-bootcamp-ai-untuk-software-development/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 01:39:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[IT Bootcamp]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Software Development]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4522</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang – Sebanyak 32 mahasiswa semester 4...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a45dade-c794-83ec-bd88-48579cefcb77-3" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a45dade-c794-83ec-bd88-48579cefcb77-3" data-turn-id-container="request-6a45dade-c794-83ec-bd88-48579cefcb77-3" data-testid="conversation-turn-68" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-15 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="d2e22663-55cd-4a9f-96a0-8f4d0d573c8f" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p style="text-align: justify;" data-start="71" data-end="623"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang </strong>– Sebanyak 32 mahasiswa semester 4 Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatasi (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang mengikuti IT Bootcamp Software Development for Industry bertajuk <em data-start="288" data-end="332">Futurecode: AI-Driven Software Engineering</em> yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Asyana Hotel Sentul, Bogor. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran berbasis industri guna memperkuat kompetensi mahasiswa dalam pengembangan perangkat lunak yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="625" data-end="935">Mahasiswa yang berasal dari UBSI Kampus Karawang dan Cikampek tersebut berangkat menggunakan bus dari Kampus UBSI Karawang. Selama kegiatan, mereka didampingi oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang, Abdussomad, M.Kom., serta Staf Program Studi, Ilham Kurniawan, M.Kom.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="937" data-end="1193">Bootcamp ini tidak hanya diikuti mahasiswa dari Karawang, tetapi juga melibatkan peserta dari UBSI Sukabumi dan UBSI Bogor, sehingga menjadi ajang kolaborasi lintas kampus dalam mengembangkan kemampuan teknis sekaligus memperluas jejaring akademik.</p>
<blockquote>
<p data-start="937" data-end="1193"><a href="https://www.kompas.com/parapuan/read/534389692/respons-tingginya-defisit-serat-nasional-hotto-luncurkan-kampanye-karena-kamu-harus-sehat" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Respons Tingginya Defisit Serat Nasional, Hotto Luncurkan Kampanye &#8220;Karena Kamu Harus Sehat&#8221;</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="1195" data-end="1578">Kegiatan dibuka melalui sambutan dari Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UBSI, Rachmat Adi Purnama, M.Kom. Dalam pembukaannya, ia menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan industri teknologi yang berkembang sangat cepat. Menurutnya, kemampuan teknis perlu dibarengi dengan adaptasi terhadap pemanfaatan AI agar lulusan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1580" data-end="1937">Rangkaian materi pada hari pertama menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi yang memiliki pengalaman di bidang teknologi informasi. Dari UBSI Sukabumi, Agung Wibowo, M.Kom. menyampaikan materi terkait pengembangan perangkat lunak berbasis industri, sementara Desi Susilawati, M.Kom. bertugas sebagai moderator yang memandu jalannya sesi diskusi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1939" data-end="2375">Selanjutnya, Sunarti, M.Kom. dari UBSI Bogor memberikan materi mengenai pengembangan kompetensi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri digital. Peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti sesi bersama Ilham Maulana, M.Kom., Chief Executive Officer (CEO) PT Iner Corp, yang membahas implementasi chatbot berbasis Artificial Intelligence sebagai salah satu solusi yang banyak diterapkan dalam berbagai sektor usaha.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2377" data-end="2785">Dalam pemaparannya, Ilham menjelaskan bahwa chatbot tidak lagi sekadar menjadi fitur pelengkap layanan digital, tetapi telah berkembang menjadi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi pelayanan pelanggan, mengotomatisasi proses bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Ia juga memperkenalkan sejumlah pendekatan dalam membangun chatbot modern yang memanfaatkan teknologi AI generatif.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2787" data-end="3100">Selain menghadirkan pembicara eksternal, sesi berikutnya diisi oleh Ilham Kurniawan, M.Kom. dan Abdussomad, M.Kom. Keduanya memberikan pembekalan mengenai implementasi proyek perangkat lunak, mulai dari proses perancangan aplikasi hingga strategi penyelesaian proyek yang sesuai dengan kebutuhan industri.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3102" data-end="3459">Memasuki malam hari, seluruh peserta dibagi ke dalam 11 kelompok untuk mempresentasikan proyek aplikasi yang telah mereka rancang. Presentasi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan menjadi salah satu agenda utama bootcamp. Setiap kelompok memaparkan ide, desain sistem, fitur aplikasi, hingga solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan yang diangkat.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3461" data-end="3758">Presentasi tersebut kemudian memperoleh masukan langsung dari para pemateri dan praktisi industri. Evaluasi diberikan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga dari sisi inovasi, pengalaman pengguna (user experience), kelayakan implementasi, serta potensi pengembangan aplikasi di masa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3760" data-end="4043">Hari kedua bootcamp diawali dengan kegiatan games yang bertujuan membangun kekompakan antarpeserta sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Setelah itu, panitia melanjutkan agenda penutupan yang dirangkaikan dengan pengumuman hasil penilaian proyek mahasiswa.</p>
<blockquote>
<p data-start="3760" data-end="4043"><a href="https://www.kompas.com/parapuan/read/534390097/bukan-sekadar-kenyang-tren-makanan-kucing-kini-bergeser-ke-nutrisi-presisi-berbasis-bioteknologi" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Bukan Sekadar Kenyang, Tren Makanan Kucing Kini Bergeser ke Nutrisi Presisi Berbasis Bioteknologi </strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="4045" data-end="4387">Pada sesi awarding, salah satu kelompok mahasiswa UBSI Kampus Kabupaten Karawang berhasil meraih penghargaan sebagai Juara 1 Aplikasi Terbaik. Prestasi tersebut diperoleh berdasarkan penilaian terhadap kualitas solusi yang dikembangkan, inovasi aplikasi, serta kemampuan tim dalam mempresentasikan proyek di hadapan dewan penilai.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4389" data-end="4783">Keberhasilan tersebut menjadi salah satu hasil dari proses pembelajaran selama bootcamp yang mempertemukan mahasiswa dengan akademisi dan praktisi industri dalam satu forum. Selain memperoleh pengalaman mengembangkan proyek secara kolaboratif, peserta juga mendapatkan gambaran mengenai standar kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja, khususnya di bidang software development berbasis AI.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4785" data-end="5225">Melalui penyelenggaraan IT Bootcamp Software Development for Industry, Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang berharap mahasiswa memiliki bekal yang lebih kuat dalam menghadapi perkembangan teknologi, mampu mengembangkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri, serta meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja yang semakin menuntut kemampuan teknis, kolaboratif, dan adaptif terhadap inovasi teknologi.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prodi Teknologi Informasi Gelar Pembekalan Uji PCAP Python</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/prodi-teknologi-informasi-gelar-pembekalan-uji-pcap-python/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 01:34:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[karawang]]></category>
		<category><![CDATA[NetAcad]]></category>
		<category><![CDATA[Python]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4554</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang – Program Studi Teknologi Informasi Fakultas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" data-start="66" data-end="601"><strong data-start="66" data-end="92"><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang</strong> – Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Uji Profisiensi PCAP Essentials in Python NetAcad secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 18.30 hingga 21.00 WIB tersebut diikuti oleh mahasiswa semester 2 dan semester 8 sebagai persiapan menghadapi sertifikasi kompetensi Python yang akan dilaksanakan melalui platform Cisco Networking Academy (NetAcad).</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="603" data-end="928">Pembekalan ini menghadirkan Rian Septian Anwar, M.Kom. sebagai narasumber dan dipandu oleh Salman Alfarizi selaku moderator. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh penjelasan mengenai mekanisme sertifikasi, tahapan pelaksanaan ujian, hingga persiapan teknis yang perlu dilakukan sebelum mengikuti asesmen kompetensi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="930" data-end="1311">Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu langkah yang banyak ditempuh perguruan tinggi untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan yang sesuai kebutuhan industri. Melalui sertifikasi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengakuan terhadap keterampilan yang dimiliki, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan daya saing ketika memasuki dunia kerja.</p>
<blockquote>
<p data-start="930" data-end="1311"><a href="https://money.kompas.com/read/2026/07/15/084200326/metode-baru-bei-seret-37-saham-masuk-daftar-hsc-ini-biang-keroknya?source=personalisasi" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga:<br />
Metode Baru BEI Seret 37 Saham Masuk Daftar HSC, Ini Biang Keroknya</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="1313" data-end="1753">Dalam pemaparannya, Rian Septian Anwar menjelaskan bahwa sertifikasi PCAP Essentials in Python merupakan salah satu sertifikasi yang berfokus pada kemampuan dasar pemrograman menggunakan bahasa Python. Menurutnya, Python saat ini menjadi salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan di berbagai bidang, mulai dari pengembangan perangkat lunak, data science, artificial intelligence (AI), machine learning, hingga automasi sistem.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1755" data-end="1953">Ia menjelaskan bahwa penguasaan Python menjadi kompetensi yang semakin dicari oleh perusahaan karena fleksibilitas bahasa pemrograman tersebut dalam mendukung berbagai kebutuhan teknologi informasi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1955" data-end="2172">&#8220;Sertifikasi bukan hanya menjadi bukti kemampuan teknis, tetapi juga menunjukkan kesiapan mahasiswa untuk bersaing di dunia industri yang semakin membutuhkan talenta digital dengan kompetensi yang terukur,&#8221; ujar Rian.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2174" data-end="2573">Selain membahas pentingnya sertifikasi, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai rangkaian pelaksanaan Uji Profisiensi PCAP Essentials in Python yang dijadwalkan berlangsung mulai 6 Juli hingga 10 Agustus 2026. Informasi mengenai jadwal tersebut diberikan agar mahasiswa dapat mengatur waktu belajar sekaligus mempersiapkan seluruh persyaratan sebelum mengikuti ujian.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2575" data-end="2896">Rian juga menguraikan setiap tahapan yang akan dilalui peserta, mulai dari proses registrasi, aktivasi akun, akses ke platform Cisco Networking Academy, hingga pelaksanaan ujian sertifikasi. Penjelasan tersebut disampaikan secara sistematis agar mahasiswa memiliki gambaran utuh mengenai proses asesmen yang akan diikuti.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2898" data-end="3245">Tidak hanya membahas teori, pembekalan juga dilengkapi dengan simulasi penggunaan platform NetAcad. Pada sesi ini, mahasiswa diperlihatkan cara masuk ke dashboard PCAP Essentials in Python, mengenal fitur-fitur yang tersedia, serta melakukan uji coba login. Langkah tersebut bertujuan meminimalkan kendala teknis saat hari pelaksanaan sertifikasi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3247" data-end="3540">Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai mekanisme ujian, standar kelulusan, materi yang perlu dipelajari, hingga strategi belajar yang dinilai efektif untuk menghadapi soal-soal sertifikasi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3542" data-end="3830">Diskusi berlangsung interaktif karena banyak peserta ingin memastikan kesiapan mereka sebelum mengikuti ujian. Beberapa mahasiswa juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai pengalaman mengikuti sertifikasi kompetensi serta tips menghadapi asesmen berbasis praktik.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3832" data-end="4148">Sebagai moderator, Salman Alfarizi menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta selama pembekalan berlangsung. Menurutnya, pemahaman terhadap prosedur dan aspek teknis sertifikasi sama pentingnya dengan penguasaan materi karena keduanya saling mendukung keberhasilan peserta dalam mengikuti asesmen.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4150" data-end="4274">Ia berharap pembekalan ini dapat membantu mahasiswa lebih siap menghadapi setiap tahapan sertifikasi yang telah dijadwalkan.</p>
<blockquote>
<p data-start="4150" data-end="4274"><a href="https://lifestyle.kompas.com/read/2026/07/15/113400820/kenapa-nafsu-makan-meningkat-sebelum-haid-ini-faktanya" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga:<br />
Kenapa Nafsu Makan Meningkat Sebelum Haid? Ini Faktanya</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="4276" data-end="4570">&#8220;Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta tidak hanya memahami prosedur pelaksanaan sertifikasi, tetapi juga semakin percaya diri dalam menghadapi Uji Profisiensi PCAP Essentials in Python. Persiapan yang matang akan menjadi bekal penting untuk memperoleh hasil terbaik,&#8221; kata Salman.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4572" data-end="4982">Kegiatan pembekalan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Informatika UBSI dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Selain memperkuat kompetensi akademik, mahasiswa juga didorong untuk memiliki sertifikasi profesi yang diakui sebagai nilai tambah ketika memasuki industri teknologi informasi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4984" data-end="5357">Dengan adanya pembekalan ini, peserta diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Uji Profisiensi PCAP Essentials in Python sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemahaman mengenai mekanisme sertifikasi, penguasaan materi Python, serta kesiapan teknis diharapkan menjadi modal bagi mahasiswa untuk menyelesaikan proses asesmen dengan baik dan memperoleh hasil yang optimal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Karawang Ikuti Workshop Sertifikasi Kompetensi Programmer</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/mahasiswa-ubsi-karawang-ikuti-workshop-sertifikasi-kompetensi-programmer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[LSP BSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi Programmer]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop Kompetensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4530</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang &#8212; Program Studi Sistem Informasi Universitas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz</a>, Karawang &#8212; </strong>Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatasi (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar Workshop Sertifikasi Kompetensi Programmer secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 Program Studi Sistem Informasi sebagai pembekalan menjelang pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi pada skema Programmer.</p>
<p style="text-align: justify;">Workshop diselenggarakan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme sertifikasi, standar kompetensi yang akan diujikan, serta berbagai persiapan yang perlu dilakukan peserta sebelum mengikuti proses asesmen. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik, baik dari sisi teknis maupun administratif, sehingga dapat mengikuti uji kompetensi sesuai standar yang ditetapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan menghadirkan Abdussomad, M.Kom., Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang sekaligus Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BSI, sebagai narasumber. Workshop dipandu oleh Ilham Kurniawan, M.Kom., Staf Program Studi Sistem Informasi yang juga berperan sebagai asesor kompetensi.</p>
<blockquote><p><a href="https://milenianews.com/event/pesanggrahan-berpijar-ubah-minyak-jelantah-menjadi-peluang-ekonomi-dan-solusi-lingkungan/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Pesanggrahan Berpijar Ubah Minyak Jelantah Menjadi Peluang Ekonomi dan Solusi Lingkungan</strong></a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dalam pemaparannya, Abdussomad menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi memiliki peran penting bagi mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja. Sertifikat kompetensi tidak hanya menunjukkan pencapaian akademik, tetapi juga menjadi pengakuan bahwa seseorang telah memenuhi standar kompetensi kerja pada bidang pemrograman melalui proses asesmen yang objektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa proses sertifikasi tidak hanya menguji kemampuan menulis kode program. Peserta juga harus mampu menunjukkan pemahaman terhadap unit-unit kompetensi, menyusun bukti kompetensi (eviden), serta mengimplementasikan kemampuan pemrograman dalam penyelesaian studi kasus yang diberikan asesor.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menjelaskan bahwa workshop dirancang untuk memberikan gambaran mengenai seluruh tahapan sertifikasi sehingga peserta dapat mempersiapkan diri secara lebih matang. Dengan memahami alur asesmen sejak awal, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti proses sertifikasi dengan lebih percaya diri sekaligus mengurangi kesalahan yang sering muncul saat pelaksanaan uji kompetensi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain membahas prosedur pelaksanaan sertifikasi, narasumber juga menguraikan berbagai unit kompetensi yang akan dinilai dalam skema Programmer. Materi meliputi persiapan dokumen, penyusunan laporan proyek, kelengkapan program yang harus diserahkan, hingga teknik penyusunan eviden yang sesuai dengan ketentuan LSP.</p>
<p style="text-align: justify;">Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai sejumlah kesalahan yang kerap ditemukan saat asesmen berlangsung. Mulai dari ketidaksesuaian dokumen pendukung, kurang lengkapnya bukti kompetensi, hingga penyajian laporan yang belum memenuhi standar penilaian. Penjelasan tersebut diberikan agar mahasiswa dapat menghindari kekeliruan yang berpotensi memengaruhi hasil asesmen.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya berfokus pada aspek administratif, workshop juga membahas strategi menghadapi tugas praktik yang menjadi bagian dari proses sertifikasi. Narasumber memberikan sejumlah tips dalam menyelesaikan studi kasus pemrograman sesuai standar industri, termasuk pentingnya memahami kebutuhan sistem sebelum mulai mengembangkan solusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Abdussomad menegaskan bahwa kemampuan teknis tetap menjadi faktor utama dalam asesmen. Namun, peserta juga perlu menunjukkan kemampuan berpikir logis, memahami alur pemecahan masalah, serta mampu mendokumentasikan hasil pekerjaannya secara sistematis.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mengikuti setiap sesi dengan antusias. Berbagai pertanyaan diajukan dalam sesi diskusi, mulai dari mekanisme pelaksanaan asesmen, penyusunan eviden, hingga standar penilaian yang digunakan oleh asesor. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat peserta untuk memahami proses sertifikasi sebelum mengikuti uji kompetensi.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, proses pembelajaran berlangsung interaktif. Moderator memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi langsung dengan narasumber sehingga berbagai persoalan teknis yang sering menjadi kendala dapat dijelaskan secara rinci.</p>
<blockquote><p><a href="https://milenianews.com/news/dico-bootcamp-creative-series-1-resmi-dibuka-siap-cetak-talenta-digital-muda/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: DICO Bootcamp Creative Series 1 Resmi Dibuka, Siap Cetak Talenta Digital Muda</strong></a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Workshop ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi sertifikasi kompetensi berbasis industri. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami standar asesmen sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menunjukkan kompetensi yang dimiliki.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain memberikan manfaat bagi pelaksanaan uji kompetensi, kegiatan ini juga memperkenalkan mahasiswa pada standar kompetensi kerja yang berlaku di dunia profesional. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai proses sertifikasi, tetapi juga memiliki gambaran mengenai ekspektasi industri terhadap seorang programmer.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui workshop ini, Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Kabupaten Karawang berharap mahasiswa mampu mengikuti uji sertifikasi dengan persiapan yang lebih matang serta memperoleh hasil optimal. Sertifikasi kompetensi diharapkan menjadi bekal tambahan bagi lulusan ketika memasuki dunia kerja, karena kompetensi yang dimiliki telah diverifikasi melalui proses asesmen yang mengacu pada standar profesi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Karawang Ikuti IT Bootcamp Pengembangan Perangkat Lunak</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/mahasiswa-sistem-informasi-ubsi-karawang-ikuti-it-bootcamp-pengembangan-perangkat-lunak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 11:28:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[IT Bootcamp]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Software Development]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4367</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang &#8212; Program Studi Sistem Informasi Universitas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang</strong> &#8212; Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang akan mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti IT Bootcamp Software Development for Industry yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Hotel Asyana, Sentul, Bogor. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik guna meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang pengembangan perangkat lunak yang relevan dengan kebutuhan industri digital.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Bootcamp mengangkat tema &#8220;Innovative Applications for Industrial Transformation in the Creative Digital Era&#8221;. Melalui tema tersebut, peserta akan memperoleh pengalaman belajar yang berfokus pada pengembangan aplikasi, penyelesaian studi kasus, serta kolaborasi tim dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang umum ditemui pada proses pengembangan perangkat lunak.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Sebanyak 41 mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi UBSI Karawang dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh peserta dibagi ke dalam lima kelompok untuk mendukung pelaksanaan sesi praktik, diskusi, dan penyelesaian proyek selama dua hari kegiatan berlangsung. Pembagian kelompok dilakukan agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif dan setiap peserta memiliki kesempatan berkolaborasi secara aktif.</p>
<blockquote><p><a href="https://www.gamelab.id/news/3473-membuka-potensi-karier-manfaat-bergabung-program-bootcamp-yang-fresh-graduate-mesti-tahu" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Membuka Potensi Karier, Manfaat Bergabung Program Bootcamp yang Fresh Graduate Mesti Tahu!</strong></a></p></blockquote>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Kepala Kampus UBSI Karawang, Mohammad Syamsul Azis, M.Kom., mengatakan bahwa IT Bootcamp merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang melengkapi materi yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah. Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">&#8220;Melalui IT Bootcamp, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mengasah keterampilan bekerja sama dalam menyelesaikan tantangan pengembangan perangkat lunak. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang bermanfaat sebelum mereka memasuki dunia profesional,&#8221; ujar Mohammad Syamsul Azis.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan teknologi yang digunakan di berbagai sektor industri. Dengan mengikuti proses pembelajaran yang lebih aplikatif, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengimplementasikan solusi berbasis perangkat lunak sesuai kebutuhan studi kasus yang diberikan.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Staf Marketing dan Komunikasi UBSI Karawang, Walim, M.Kom., menilai bootcamp memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempelajari perkembangan teknologi melalui pendekatan yang lebih praktis. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri digital saat ini.</p>
<blockquote><p><a href="https://www.detik.com/bali/berita/d-6518626/mengenal-10-bahasa-pemrograman-fungsi-jenis-dan-contohnya" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Mengenal 10 Bahasa Pemrograman: Fungsi, Jenis, dan Contohnya</strong></a></p></blockquote>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">&#8220;Mahasiswa tidak hanya menerima materi dari narasumber, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas praktik. Kami berharap mereka dapat meningkatkan kemampuan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,&#8221; kata Walim.</p>
<p class="isSelectedEnd" style="text-align: justify;">Selama pelaksanaan bootcamp, peserta akan mengikuti berbagai agenda yang meliputi penyampaian materi, praktik pengembangan aplikasi, diskusi kelompok, hingga penyelesaian studi kasus. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendorong mahasiswa menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam situasi yang menyerupai proses kerja di lingkungan industri.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif dengan memadukan kemampuan teknis, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Pengalaman itu menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi yang dibutuhkan calon lulusan agar lebih siap menghadapi tantangan di bidang teknologi informasi yang terus mengalami perkembangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Workshop AI Clay Reels UBSI Karawang Bahas Peluang Konten Digital</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/workshop-ai-clay-reels-ubsi-karawang-bahas-peluang-konten-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Revalina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 07:47:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=4338</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang &#8212;  Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a1e328d-3964-83ec-8e8a-fb4ee9fe6b49-1" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a1e328d-3964-83ec-8e8a-fb4ee9fe6b49-1" data-turn-id-container="request-6a1e328d-3964-83ec-8e8a-fb4ee9fe6b49-1" data-testid="conversation-turn-90" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="00af3633-ac25-449e-b8fb-e89d4652cdd3" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p style="text-align: justify;" data-start="73" data-end="595"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz,</a> Karawang &#8212; </strong> Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar Workshop Digital Kreatif AI Clay Reels Masterclass bertema “Kreativitas Digital untuk Peluang Income Tanpa Batas” pada Kamis (25/6) di Aula UBSI Karawang. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum yang ingin mempelajari pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembuatan konten digital.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="597" data-end="949">Workshop menghadirkan Suhardi, S.Sos., M.M., AI Claymation Specialist, dosen Universitas Bina Sarana Informatika, sekaligus penulis, sebagai narasumber utama. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai teknik memanfaatkan AI untuk menghasilkan konten bergaya clay animation yang saat ini banyak digunakan di berbagai platform media sosial.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="951" data-end="1280">Acara dipandu oleh Arrsyiella sebagai master of ceremony (MC) dan dibuka dengan sambutan dari Kepala Kampus UBSI Karawang, Mohammad Syamsul Azis, M.Kom. Dalam sambutannya, ia menyoroti perkembangan teknologi AI yang semakin memengaruhi industri kreatif sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda.</p>
<blockquote>
<p data-start="951" data-end="1280"><a href="https://www.dicoding.com/blog/tips-mulai-belajar-ai-panduan-untuk-pemula/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Tips Mulai Belajar AI: Panduan untuk Pemula</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="1282" data-end="1451">Menurut Mohammad Syamsul Azis, penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki agar mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1453" data-end="1718">“Teknologi AI kini telah menjadi bagian dari perkembangan industri kreatif. Melalui workshop ini, kami ingin memberikan wawasan sekaligus keterampilan praktis agar peserta dapat memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1720" data-end="2079">Pada sesi utama, Suhardi memaparkan tahapan pembuatan AI Clay Reels secara sistematis. Materi dimulai dari proses menemukan ide, menyusun prompt yang efektif, mengolah visual bergaya clay animation menggunakan teknologi AI, hingga strategi mengembangkan konten agar memiliki daya tarik dan berpotensi menghasilkan pendapatan melalui berbagai platform digital.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2081" data-end="2360">Ia menjelaskan bahwa kemajuan AI membuat proses produksi konten menjadi lebih efisien tanpa menghilangkan peran kreativitas manusia. Menurutnya, teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, sementara kualitas ide tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang menarik.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2362" data-end="2603">“AI dapat mempercepat proses produksi konten, tetapi kreativitas tetap berasal dari manusia. Ide yang kuat akan menentukan apakah sebuah konten mampu memberikan manfaat sebagai media informasi, hiburan, maupun peluang ekonomi,” kata Suhardi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2605" data-end="2947">Selain penyampaian materi, workshop juga dilengkapi dengan sesi praktik. Peserta diajak mencoba secara langsung membuat AI Clay Reels menggunakan berbagai perangkat dan aplikasi berbasis AI. Dalam sesi tersebut, narasumber memberikan pendampingan mengenai teknik penyusunan prompt, pengaturan visual, hingga proses penyempurnaan hasil konten.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2949" data-end="3219">Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari pemilihan aplikasi AI yang sesuai, teknik menghasilkan visual berkualitas, hingga cara memanfaatkan media sosial sebagai sarana distribusi dan monetisasi konten digital.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3221" data-end="3454">Salah seorang peserta, Alwi, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari workshop tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan sesuai dengan perkembangan industri digital saat ini dan dapat diterapkan secara langsung.</p>
<blockquote>
<p data-start="3221" data-end="3454"><a href="https://www.telkomsel.com/jelajah/jelajah-lifestyle/apa-itu-disney-ai-pixar-bikin-kamu-berubah-jadi-karakter-disney" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga: Apa itu Disney AI Pixar, Bikin Kamu Berubah Jadi Karakter Disney</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-start="3456" data-end="3705">“Materinya sangat relevan dengan kebutuhan sekarang. Saya jadi memahami bahwa AI bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, tetapi membantu mempercepat proses berkarya. Penjelasannya juga mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan,” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3707" data-end="4060">Workshop ini turut menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan industri konten digital yang semakin memanfaatkan teknologi AI. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada aspek teknis pembuatan konten, tetapi juga diajak memahami pentingnya membangun kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta strategi menghasilkan karya yang sesuai dengan kebutuhan audiens.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4062" data-end="4485" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui penyelenggaraan Workshop Digital Kreatif AI Clay Reels Masterclass, UBSI Karawang berharap masyarakat, terutama generasi muda, semakin memahami pemanfaatan AI secara tepat dalam industri kreatif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak kreator konten yang mampu menggabungkan kreativitas dengan teknologi untuk menghasilkan karya yang bernilai dan relevan dengan perkembangan era digital.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
