
Karawang, Karawanghitz– Prestasi kembali datang dari dunia olahraga pelajar. Fiza Aqillah, mahasiswi program studi Informatika UBSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Karawang, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Cabang Beladiri Judo yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 12–15 Oktober 2025.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Fiza turun di kelas 63 kg putri, menghadapi sederet lawan tangguh dari berbagai daerah di Indonesia. Meski mengakui lawan terberatnya berasal dari kontingen Jawa Barat, Fiza menunjukkan semangat juang tinggi dan sportivitas luar biasa sepanjang pertandingan.
“Pertandingan kali ini benar-benar menantang, apalagi menghadapi atlet-atlet berpengalaman dari berbagai provinsi. Tapi saya merasa sangat senang bisa ikut serta dan memberikan yang terbaik,” ungkap Fiza Aqillah dengan senyum bangga usai pertandingan.
Perjalanan Fiza Aqillah Menuju PON Beladiri Judo
Perjalanan Fiza menuju ajang nasional ini tidaklah singkat. Sejak awal menekuni dunia judo di bangku SMA, ia dikenal sebagai sosok yang disiplin dan penuh dedikasi. Setelah menjadi mahasiswa Universitas BSI Kampus Karawang, semangatnya semakin terasah. Ia mampu menyeimbangkan antara tanggung jawab akademik dan latihan fisik yang intens setiap harinya.
“Fiza adalah contoh mahasiswa yang mampu memadukan antara dunia akademik dan prestasi non-akademik dengan baik. Kami sangat bangga melihat pencapaiannya,” ujar Hasan Basri, M.Kom., Kepala Kampus Universitas BSI Karawang, saat diwawancarai di kampus.
Menurut Hasan, prestasi Fiza menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang teknologi dan informatika, tetapi juga bisa berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga. “Semangat juang seperti inilah yang ingin kami tumbuhkan di kalangan mahasiswa BSI semangat pantang menyerah, fokus pada tujuan, dan selalu ingin berkembang,” tambahnya.
Nilai Inspiratif di Balik Medali Fiza Aqillah
Lebih dari sekedar kompetisi, bagi Fiza, keikutsertaannya di PON merupakan pengalaman yang membuka mata dan hati. Ia belajar banyak hal tentang kerja keras, kesabaran, serta pentingnya sportivitas di tengah tekanan kompetisi tingkat nasional.
“Setiap pertandingan itu punya cerita dan pelajaran sendiri. Saya belajar untuk tetap tenang, berpikir cepat, dan menghargai setiap proses. Yang terpenting, saya ingin terus berkembang dan tidak berhenti di sini,” tutur Fiza.
Sikap rendah hati dan tekad kuatnya menjadikan Fiza menjadi panutan di lingkungan kampus. Rekan-rekannya sering menjadikannya inspirasi, terutama dalam hal manajemen waktu antara studi dan latihan. Ia membuktikan bahwa keberhasilan akademik tidak harus mengorbankan semangat di bidang lain.
Pelatih judo yang mendampingi Fiza selama latihan mengungkapkan kekagumannya terhadap mahasiswi tersebut. “Fiza punya karakter yang kuat dan mental juara. Saat menghadapi lawan dari Jawa Barat yang dikenal sangat tangguh dia tetap fokus dan tidak goyah. Itu menunjukkan kematangan emosional yang luar biasa,” ujarnya.
Dukungan Universitas BSI Kampus Karawang pada Fiza Aqillah
Keberhasilan Fiza tidak lepas dari dukungan kampus yang selalu memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkembang di berbagai bidang. Universitas BSI Karawang aktif mendorong mahasiswanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik maupun non-akademik yang membangun karakter dan kompetensi diri.
“Universitas BSI percaya bahwa prestasi di luar kelas juga bagian penting dari pembentukan karakter mahasiswa. Kami selalu mendukung kegiatan positif, termasuk olahraga, seni, dan kompetisi teknologi,” tegas Hasan.
Ia menambahkan bahwa kampus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi individu. Melalui pendekatan ini, Universitas BSI berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan sosial.
Harapan Fiza Aqillah Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Setelah melalui pengalaman berharga di PON Beladiri Judo 2025, Fiza tidak berpuas diri. Ia bertekad untuk terus mengasah kemampuan dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
“Semoga saya bisa lebih baik lagi dan selalu berkembang, baik di dunia akademik maupun olahraga. Saya ingin menyenangkan orang tua, kampus, dan teman-teman yang selalu mendukung saya,” tutup Fiza penuh harap.
Kisah Fiza Aqillah adalah potret nyata dari semangat juang generasi muda Indonesia yang berani bermimpi dan berusaha keras mewujudkannya. Melalui ketekunan dan semangat pantang menyerah, ia menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas BSI Kampus Karawang tidak hanya siap menghadapi tantangan dunia akademik, tetapi juga siap menorehkan prestasi di berbagai arena kehidupan.
Dengan dukungan kampus yang visioner dan mahasiswa yang berkarakter kuat seperti Fiza, Universitas BSI terus melangkah mantap dalam misinya mencetak generasi unggul, kreatif, dan tangguh di era digital.












