Literasi Sekolah

Gerakan Peduli Pesisir Lestari Tingkatkan Kesadaran Lingkungan di Karawang

×

Gerakan Peduli Pesisir Lestari Tingkatkan Kesadaran Lingkungan di Karawang

Sebarkan artikel ini
Gerakan Peduli Pesisir Lestari
Sumber Gambar: BEM UBSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Gerakan Peduli Pesisir Lestari yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang dan Cikampek sukses digelar pada 22 Juli 2025 di Pantai Jalasena, Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat pesisir, serta pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan pantai.

Dengan mengusung semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan, kegiatan tersebut melibatkan ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, warga lokal, serta komunitas lingkungan di wilayah Karawang. Fokus utama gerakan ini adalah membersihkan pantai dari sampah plastik dan limbah anorganik, serta memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai bagian dari mitigasi krisis iklim.

Gerakan Peduli Pesisir Lestari Libatkan Mahasiswa dan Warga Pesisir

Sejak pagi, peserta mulai berdatangan ke lokasi dengan semangat yang tinggi. Dibuka dengan apel pagi dan sambutan dari Ketua BEM UBSI Karawang, kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih sepanjang garis pantai Pantai Jalasena yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Karawang Utara.

“Melalui Gerakan Peduli Pesisir Lestari, kami ingin menyampaikan pesan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas di dalam kampus, tetapi juga nyata di tengah masyarakat. Lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Reza Maulidin Zikri, Ketua BEM UBSI Karawang, dalam pidatonya.

Menurut data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), wilayah pesisir Indonesia memproduksi sekitar 0,26 juta ton sampah plastik per tahun yang berisiko mencemari laut. Hal inilah yang menjadi dasar kuat bagi para mahasiswa untuk bergerak aktif dalam menyuarakan pentingnya pelestarian lingkungan pesisir.

Gerakan Peduli Pesisir Lestari Edukasi Warga Lewat Aksi Nyata

Tidak hanya membersihkan pantai, rangkaian kegiatan juga mencakup penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga, penggunaan barang ramah lingkungan, dan pencegahan pencemaran laut. Penyuluhan ini dipimpin oleh dosen UBSI Karawang dari program studi Sistem Informasi yang juga aktif dalam komunitas pemerhati lingkungan.

“Banyak warga yang belum mengetahui dampak jangka panjang dari pembuangan sampah plastik ke laut. Maka kami hadir untuk memberi pemahaman langsung dan solusi praktis,” ungkap Hasan Basri, Kepala Kampus Universitas BSI Karawang.

Selain edukasi, mahasiswa juga membagikan kantong daur ulang serta leaflet informasi tentang pelestarian pesisir. Dalam sesi interaktif, warga diajak berdialog dan menyampaikan aspirasi mereka terkait pengelolaan lingkungan di wilayah pesisir Karawang.

Gerakan Peduli Pesisir Lestari Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang yang hadir langsung di lokasi. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLHK Karawang, Sahrul Maulidin, S.Ip., menyampaikan bahwa aksi semacam ini sangat relevan dengan program pemerintah daerah dalam mengurangi beban sampah di kawasan wisata pantai.

“Kami sangat mendukung langkah mahasiswa UBSI. Gerakan ini bisa menjadi contoh bagi kampus-kampus lain untuk aktif dalam isu lingkungan. Ke depan, kita akan dorong kolaborasi jangka panjang antara pemda, perguruan tinggi, dan komunitas lokal,” kata Sahrul.

Keberhasilan GPPL ini tidak hanya berhenti sebagai seremonial semata. BEM UBSI Karawang dan Cikampek berencana menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin tahunan dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan.

Gerakan Peduli Pesisir Lestari Jadi Inspirasi Gerakan Mahasiswa Nasional

Dengan semangat keberlanjutan dan kepedulian sosial, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi gerakan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk terlibat dalam isu-isu strategis nasional, termasuk perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Sebagaimana disampaikan oleh Rektor UBSI, Dr. Mochamad Wahyudi dalam pernyataan tertulisnya, kampus memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam masyarakat. “Mahasiswa adalah pilar peradaban bangsa. Ketika mereka turun ke lapangan dan menjadi bagian dari solusi lingkungan, maka kita optimis akan masa depan bumi yang lebih baik,” tulisnya.

Dengan semangat yang menyala dan kepedulian yang tinggi, GPPL bukan sekadar agenda sosial, tetapi simbol komitmen generasi muda dalam merawat alam dan memperkuat ketahanan ekosistem pesisir Indonesia. Semoga langkah ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas dan berdampak nyata bagi masa depan lingkungan.