
Karawang, Karawanghitz 12 Juli 2025 – Komitmen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang dalam mendukung transformasi digital di sektor industri kembali dibuktikan melalui karya inovatif mahasiswanya. Kali ini, sekelompok mahasiswa Program Studi Sistem Informasi berhasil merancang dan menyerahkan Sikodar (Sistem Informasi Kontrak CV Darma Negara), sebuah aplikasi berbasis web yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan kontrak kerja dan manajemen proyek perusahaan.
Penyerahan aplikasi Sikodar dilakukan langsung kepada Syeli Fajri Isnayni, S.Pd., Direktur CV Darma Negara, pada Selasa, 12 Juli 2022. Sikodar hadir sebagai solusi digital untuk mengatasi berbagai kendala yang sebelumnya dihadapi perusahaan, mulai dari pengelolaan kontrak, perencanaan anggaran, pelaporan proyek, hingga pencatatan aktivitas kerja yang selama ini masih dilakukan secara manual.
Sikodar, Solusi Digital untuk Efisiensi dan Transparansi
Aplikasi Sikodar dirancang berbasis web agar mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Dengan fitur terintegrasi, perusahaan dapat melakukan pencatatan kontrak, mengelola anggaran, serta memonitor progres proyek secara lebih efisien dan transparan.
Direktur CV Darma Negara, Syeli Fajri Isnayni, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa UBSI dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Sikodar menjadi solusi nyata atas kebutuhan internal kami. Dengan sistem ini, proses administrasi proyek bisa lebih terintegrasi, terdokumentasi dengan baik, dan tentunya lebih efisien. Kami sangat terbantu dengan inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa UBSI,” ungkap Syeli.
Dengan adanya Sikodar, perusahaan dapat meminimalkan potensi human error dalam pengarsipan dokumen serta mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, sistem ini juga mendukung transparansi laporan sehingga memudahkan monitoring kinerja tim di lapangan.
Implementasi Ilmu di Dunia Nyata
Meskipun berhalangan hadir secara langsung, Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Karawang, Abdussomad, M.Kom., turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pihak perusahaan yang telah membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan karya aplikatif.
“Pengembangan aplikasi Sikodar adalah wujud nyata implementasi ilmu yang dipelajari mahasiswa dalam Tugas Akhir. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UBSI tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghasilkan solusi digital yang berdampak langsung pada kebutuhan industri. Kami berharap aplikasi ini dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan di masa mendatang,” tutur Abdussomad.
Lebih lanjut, Abdussomad menegaskan bahwa UBSI akan terus mendorong mahasiswanya untuk terlibat dalam proyek nyata bersama dunia usaha dan industri (DUDI). Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya siap menghadapi tantangan dunia kerja, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memajukan transformasi digital di berbagai sektor.
Sinergi Kampus dan Industri dalam Era Digital
Penyerahan aplikasi Sikodar ini menandai sinergi positif antara perguruan tinggi dan dunia industri. UBSI Kampus Karawang secara konsisten menjalin kerja sama dengan berbagai mitra industri agar mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengasah kompetensi digital mereka dalam proyek nyata.
Era Industri 4.0 menuntut perusahaan untuk beradaptasi dengan teknologi agar tetap kompetitif. Kehadiran aplikasi seperti Sikodar menjadi salah satu bukti bahwa transformasi digital bukan hanya tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kecepatan layanan.
Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi modal berharga karena mereka tidak hanya mengerjakan proyek simulasi, tetapi langsung berinteraksi dengan kebutuhan riil perusahaan. Hal ini juga memperkuat profil lulusan UBSI sebagai talenta digital yang siap bersaing di dunia kerja.
Mendorong Inovasi Berkelanjutan
Ke depan, UBSI Kampus Karawang berencana untuk terus memperluas kerja sama serupa agar semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam pengembangan aplikasi praktis untuk berbagai sektor. Dengan dukungan dosen pembimbing dan mitra industri, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, hingga implementasi di lapangan.
Selain itu, aplikasi Sikodar juga memiliki potensi untuk terus dikembangkan menjadi platform yang lebih lengkap, seperti integrasi dengan mobile app, fitur notifikasi otomatis, hingga dashboard analitik berbasis AI untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas.
Sinergi seperti ini tidak hanya membawa manfaat bagi perusahaan, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperluas portofolio digital mereka sebelum lulus kuliah.
UBSI Karawang Siap Cetak Talenta Digital Unggul
Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Karawang menegaskan komitmennya untuk terus mencetak talenta digital unggul yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui berbagai mata kuliah praktis, kegiatan magang, hingga tugas akhir berbasis proyek nyata, mahasiswa diarahkan untuk siap berkontribusi dalam dunia kerja sejak dini.
Kegiatan serah terima aplikasi Sikodar menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung akselerasi transformasi digital di sektor bisnis. Dengan kolaborasi antara kampus dan dunia usaha, inovasi digital dapat hadir lebih cepat dan lebih tepat sasaran.
Penyerahan aplikasi Sikodar ini bukan hanya menjadi pencapaian bagi mahasiswa UBSI, tetapi juga langkah awal bagi CV Darma Negara untuk memasuki babak baru dalam pengelolaan kontrak dan proyek berbasis teknologi.












