
Karawang, Karawanghitz — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang kembali memperlihatkan komitmen nyata dalam mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian masyarakat. Melalui Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) bersama para dosen, UBSI melaksanakan kegiatan edukatif di Panti Asuhan Nurul Iman dengan mengusung tema “Meningkatkan Literasi Digital Melalui Desain Kreatif dengan Canva.” Kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi ilmu, tetapi juga membuka jalan bagi anak-anak panti untuk mengenal lebih dalam keterampilan digital yang saat ini menjadi kebutuhan utama di berbagai bidang.
Pelatihan yang digelar menghadirkan materi mengenai pemanfaatan aplikasi desain grafis Canva. Aplikasi ini dipilih karena kemudahan akses dan fleksibilitasnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari pembuatan poster, brosur, hingga konten media sosial yang kini menjadi sarana komunikasi penting bagi organisasi maupun individu. Dengan Canva, para peserta diajak untuk memahami dasar-dasar desain visual, memilih template yang sesuai, hingga mengombinasikan teks, gambar, dan warna agar menghasilkan karya yang lebih menarik dan profesional.
Ahmad Nur Harry, selaku ketua pelaksana kegiatan, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. “Kami berharap pelatihan ini dapat membantu adik-adik serta pengurus panti dalam mengembangkan keterampilan desain digital yang bermanfaat, baik untuk kebutuhan internal yayasan maupun sebagai bekal di masa depan. Literasi digital saat ini menjadi kunci penting dalam menghadapi perkembangan zaman,” ujarnya.
Mahasiswa UBSI yang tergabung dalam HIMASI juga turut aktif membimbing peserta secara langsung. Mereka memberikan contoh praktis dan pendampingan personal agar anak-anak panti lebih mudah memahami cara kerja aplikasi. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan banyak peserta yang antusias mencoba berbagai fitur Canva untuk menghasilkan desain sederhana sesuai kreativitas masing-masing.
Pengabdian Masyarakat Disambut Antusias Panti Asuhan
Pihak Panti Asuhan Nurul Iman menyambut positif inisiatif dari UBSI ini. Idris Fadhilah, Ketua Panti Asuhan Nurul Iman, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dan dosen yang bersedia meluangkan waktu serta tenaga untuk berbagi pengetahuan. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selain menambah wawasan bagi anak-anak panti, ilmu yang diberikan juga membuka peluang mereka untuk lebih siap menghadapi era digital,” katanya.
Menurut Idris, kegiatan ini memiliki dampak langsung yang sangat terasa. Selama ini, pihak yayasan kerap kesulitan dalam membuat materi publikasi, baik untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Dengan keterampilan dasar yang diperoleh dari pelatihan, anak-anak panti dapat ikut berkontribusi membuat desain sederhana yang bermanfaat untuk berbagai kebutuhan yayasan.
Tidak hanya itu, pelatihan ini juga memberi motivasi baru bagi anak-anak panti asuhan. Mereka menyadari bahwa keterampilan digital dapat menjadi bekal penting, tidak hanya untuk menunjang kehidupan sehari-hari, tetapi juga untuk membuka peluang karier di masa depan.
Pengabdian Masyarakat Sebagai Wujud Kepedulian Sosial di Panti Asuhan
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan dari Panti Asuhan Nurul Iman kepada Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi dan Dosen UBSI sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan. Penyerahan tersebut menjadi simbol sinergi positif antara dunia akademis dan masyarakat. Selain itu, HIMASI UBSI juga memberikan santunan kepada anak-anak panti sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Momen kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi penutup formal, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya peran mahasiswa dan dosen dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Pelibatan langsung dalam kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi bukan hanya slogan, melainkan tanggung jawab yang dijalankan dengan konsistensi.
Dampak Positif bagi Masa Depan
Program pengabdian masyarakat ini memberikan gambaran jelas mengenai pentingnya literasi digital di era modern. Berdasarkan laporan UNESCO, literasi digital merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang harus dimiliki generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perubahan global. Hal ini sejalan dengan tujuan kegiatan UBSI, yaitu mempersiapkan anak-anak panti untuk lebih mandiri sekaligus meningkatkan kapasitas diri mereka di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Dengan adanya pelatihan ini, anak-anak panti kini memiliki bekal awal untuk menciptakan karya digital yang bisa digunakan secara nyata. Baik untuk menunjang aktivitas organisasi maupun sebagai langkah awal menuju peluang ekonomi kreatif. Seiring dengan berkembangnya ekosistem digital di Indonesia, keterampilan seperti desain grafis berbasis aplikasi menjadi semakin relevan dan dibutuhkan.
Komitmen UBSI untuk Masyarakat
Melalui program ini, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi dan Dosen UBSI Kampus Karawang kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengembangkan kemampuan akademis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Edukasi berbasis literasi digital menjadi salah satu jalan yang dipilih, karena diyakini mampu membawa manfaat jangka panjang bagi generasi muda.
“Pengabdian masyarakat adalah bagian penting dari perjalanan akademis kami. Harapan kami, kegiatan ini dapat berlanjut secara konsisten sehingga semakin banyak pihak Panti Asuhan yang merasakan manfaatnya,” tutup Ahmad Nur Harry.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dan dosen memiliki peran besar dalam membangun masyarakat yang lebih melek digital, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.












