PendidikanTeknologi

Pembekalan Sertifikasi Database Administrator Perkuat Kesiapan Profesional Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Karawang

×

Pembekalan Sertifikasi Database Administrator Perkuat Kesiapan Profesional Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Karawang

Sebarkan artikel ini
Sertifikasi Database
Sumber Gambar: UBSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Dalam upaya menyiapkan lulusan yang adaptif dan kompeten di tengah pesatnya transformasi digital, Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Karawang menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Sertifikasi Database Administrator. Kegiatan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 18 Desember 2025, dan diikuti oleh mahasiswa Sistem Informasi.

Pembekalan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi uji kompetensi Database Administrator yang diakui secara nasional, sekaligus menjawab kebutuhan industri akan sumber daya manusia yang andal dalam pengelolaan basis data.

Sertifikasi Database sebagai Jawaban Tantangan Industri Digital

Era industri 4.0 ditandai dengan masifnya pemanfaatan data sebagai aset strategis organisasi. Hampir seluruh sektor, mulai dari bisnis, pemerintahan, hingga layanan publik, bergantung pada sistem basis data yang aman, terkelola dengan baik, dan memiliki tingkat keandalan tinggi. Kondisi ini mendorong kebutuhan terhadap tenaga Database Administrator yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi terukur dan tervalidasi.

Pembekalan sertifikasi ini dirancang untuk memberikan gambaran utuh kepada mahasiswa mengenai standar kompetensi yang dibutuhkan industri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman teknis dan administratif agar mampu mengikuti proses sertifikasi secara optimal melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BSI.

Sertifikasi Database Administrator dan Peran Program Studi Sistem Informasi

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Karawang sekaligus asesor tersertifikasi LSP BSI, Abdussomad, M.Kom., menyampaikan materi secara komprehensif. Ia menjelaskan alur pelaksanaan sertifikasi Database Administrator, mulai dari proses pendaftaran, tahapan pra-asesmen, hingga mekanisme pengunggahan dokumen persyaratan melalui portal resmi lsp.bsi.ac.id.

“Sertifikasi Database Administrator merupakan pelengkap penting dari ijazah akademik. Kompetensi yang tervalidasi melalui sertifikasi ini akan menjadi nilai tambah signifikan bagi lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja,” ujar Abdussomad dalam pemaparannya.

Ia menegaskan bahwa sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan bukti konkret atas kemampuan profesional seseorang.

Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa dalam setiap tahapan sertifikasi akan membantu mereka memahami standar kerja industri sejak dini.

“Mahasiswa perlu serius menyiapkan portofolio dan bukti kerja karena itulah yang akan dinilai asesor. Proses ini sekaligus melatih kedisiplinan dan tanggung jawab profesional,” tambahnya.

Sertifikasi Database sebagai Proses Pembelajaran Praktis

Selama kurang lebih dua jam, kegiatan berlangsung interaktif dengan pembahasan mendalam mengenai unit-unit kompetensi Database Administrator. Materi mencakup pengelolaan basis data, keamanan data, pemeliharaan sistem, hingga standar penilaian yang digunakan asesor dalam uji kompetensi. Mahasiswa juga dibekali strategi efektif dalam menyiapkan portofolio yang relevan dengan skema sertifikasi.

Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi ruang dialog yang produktif. Sejumlah mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait teknis asesmen, peluang kerja setelah memiliki sertifikasi, serta tantangan yang kerap dihadapi peserta uji kompetensi. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kesadaran mahasiswa akan pentingnya sertifikasi profesional sebagai bekal karier.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa pembekalan ini memberikan kejelasan arah. “Kami jadi lebih memahami apa saja yang harus dipersiapkan dan bagaimana sertifikasi ini bisa membantu kami memasuki dunia kerja dengan lebih percaya diri,” ungkapnya.

Sertifikasi Database dan Dampak bagi Mahasiswa serta Masyarakat

Kegiatan pembekalan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan pengisian kehadiran peserta. Lebih dari sekadar agenda akademik, pembekalan sertifikasi ini membawa dampak jangka panjang bagi mahasiswa dan masyarakat. Lulusan yang memiliki sertifikasi Database Administrator diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan sistem informasi yang andal, aman, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Karawang menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap dinamika industri digital. Pembekalan Sertifikasi Database Administrator menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri digital dengan kompetensi yang diakui secara profesional.