Pendidikan

Nilai Pancasila Menjadi Fondasi Persahabatan Sehat dan Saling Menghargai di SDN Kondangjaya 1

×

Nilai Pancasila Menjadi Fondasi Persahabatan Sehat dan Saling Menghargai di SDN Kondangjaya 1

Sebarkan artikel ini
Pancasila
Sumber Gambar: Mahasiswa UBSI Karawang
Pancasila
Sumber Gambar: Mahasiswa UBSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Empat mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SDN Kondangjaya 1, Rabu, 4 November 2025. Mengusung tema “Nilai Pancasila Sebagai Kunci Teman yang Baik dan Saling Menghargai”, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai moral dan karakter sejak dini di tengah fenomena berkurangnya sikap saling menghormati di kalangan pelajar. Acara berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 10.00 WIB dan melibatkan seluruh siswa kelas sekolah dasar.

Tim mahasiswa yang terdiri dari Arliansyah Dzaky Ramadhan selaku ketua kelompok, bersama Novri Arta Aulia Manalu, Rifky Dwi Alfiansyah, dan Zahra Mutiara Dewi berperan sebagai fasilitator dalam memberikan edukasi yang interaktif. Kegiatan ini lahir dari komitmen mahasiswa untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman sejak dini bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang relevan dalam membangun karakter, menghargai perbedaan, dan menciptakan pertemanan yang sehat,” ujar Arliansyah Dzaky Ramadhan pada sesi pembukaan.

Nilai Pancasila dalam Etika Pertemanan dan Kebersamaan

Mahasiswa UBSI memaparkan bahwa pertemanan memiliki peran besar dalam perkembangan emosional dan sosial anak. Mereka menjelaskan bahwa konflik dalam pertemanan, seperti kesalahpahaman atau sikap egois, dapat terjadi ketika nilai-nilai moral tidak diterapkan dengan baik. Untuk itu, Pancasila hadir sebagai panduan etika.

Materi disampaikan melalui contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti tindakan rasisme atau perundungan yang dapat menyakiti perasaan teman. Pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami bagaimana sikap saling menghormati dapat menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.

“Kami berharap para siswa dapat menyadari bahwa bersikap sopan, menolak kekerasan, dan menghargai perbedaan merupakan bagian dari pengamalan Pancasila. Semoga hal ini dapat tumbuh menjadi kebiasaan baik,” jelas Novri Arta Aulia Manalu.

Nilai Pancasila sebagai Pilar Etika dan Toleransi Sosial

Pihak sekolah menyambut antusias kegiatan PKM ini. Kepala SDN Kondangjaya 1 menilai bahwa pemahaman mengenai toleransi dan etika pertemanan perlu diperkuat sejak usia dini, terutama di era digital ketika anak-anak kerap terpapar perilaku negatif dari lingkungan maupun media sosial.

Diskusi interaktif antara mahasiswa dan siswa membuka wawasan baru tentang pentingnya menghormati setiap individu tanpa memandang latar belakang. Para siswa terlihat antusias saat berbagi pengalaman terkait pertemanan, sekaligus merenungkan sikap mereka selama ini.

Nilai Pancasila untuk Membentuk Teman yang Baik dan Toleran

Mahasiswa UBSI menerapkan metode learning by doing untuk mendekatkan materi pada pengalaman nyata siswa. Mereka mengajak siswa berlatih mendengarkan pendapat teman, menghindari perundungan, serta menghargai keberagaman. Aktivitas ini membantu siswa memahami bahwa tindakan sederhana dapat menjadi bentuk nyata penerapan Pancasila di lingkungan sekolah.

“Saling menghargai merupakan dasar dalam cara berteman yang sehat. Dari hal kecil seperti menghormati pendapat teman, kita bisa membangun hubungan yang baik,” ujar Rifky Dwi Alfiansyah.

Zahra Mutiara Dewi menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami belajar menyampaikan nilai-nilai bangsa dengan cara yang sesuai bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk membentuk karakter bangsa yang kokoh.”

Nilai Pancasila Menuntun Generasi Muda Membangun Masyarakat Inklusif

Kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga bagi para mahasiswa yang memperoleh pengalaman berharga dalam pengabdian masyarakat. Siswa kini memahami bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman dalam bersikap, bergaul, dan menjaga hubungan pertemanan yang harmonis.

Bagi UBSI Kampus Karawang, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika, dan rasa saling menghargai. Penanaman nilai Pancasila sejak dini diyakini mampu membentuk masyarakat yang lebih inklusif, beradab, dan bijak dalam bersosialisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, mahasiswa UBSI Karawang menunjukkan bahwa pendidikan karakter tetap menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa. Generasi muda diharapkan tumbuh sebagai pribadi yang menghargai perbedaan, menjaga persahabatan, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja serta industri digital dengan integritas dan empati.