PendidikanLiterasi Sekolah

Siswa SMKN 2 Karawang Cari Arah Kuliah di Open House UBSI

×

Siswa SMKN 2 Karawang Cari Arah Kuliah di Open House UBSI

Sebarkan artikel ini
SMKN 2 Karawang

Karawanghitz, Karawang — Puluhan siswa kelas 12 SMKN 2 Karawang memadati Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang, Sabtu (25/4), dalam kegiatan open house yang menghadirkan pengalaman langsung berinteraksi dengan mahasiswa dan alumni. Di tengah fase penentuan setelah lulus, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mencari gambaran nyata tentang dunia perkuliahan dan arah karier.

Tidak sekadar pemaparan materi, siswa berkesempatan berdialog langsung dengan alumni SMKN 2 Karawang yang kini kuliah di UBSI. Interaksi ini menjadi titik penting, karena banyak siswa mengaku lebih mudah memahami dunia kampus melalui pengalaman nyata, bukan sekadar penjelasan teoritis.

Kepala Kampus UBSI Karawang, Mohammad Syamsul Azis, mengatakan bahwa kebingungan siswa setelah lulus sering kali bukan soal pilihan, tetapi kurangnya informasi yang relevan dengan kebutuhan industri. “Banyak siswa masih ragu karena belum punya gambaran jelas. Padahal, dunia kerja saat ini menuntut kesiapan sejak awal, terutama di bidang digital yang berkembang cepat,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Kenalkan ABSS di SMKN 2 Karawang: Sinergi Pendidikan dan Digitalisasi Keuangan UMKM

Ia menambahkan, pemilihan program studi tidak lagi cukup berdasarkan minat semata, tetapi harus mempertimbangkan peluang dan kebutuhan industri. Menurut dia, pendekatan seperti open house menjadi penting karena mempertemukan siswa dengan realitas perkuliahan secara langsung.

Dalam sesi diskusi, sejumlah siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari pilihan jurusan, peluang kerja, hingga biaya kuliah. Suasana aula terasa dinamis ketika beberapa siswa mengangkat tangan untuk menanyakan pengalaman kuliah dari alumni, terutama terkait tantangan di awal perkuliahan.

Walim, M.Kom., dari tim Marketing Communication UBSI Karawang, menekankan bahwa kebutuhan industri saat ini lebih condong pada keterampilan praktis dibanding sekadar teori. “Perusahaan mencari lulusan yang siap kerja. Artinya, mahasiswa harus terbiasa dengan project, problem solving, dan kerja tim sejak kuliah,” jelasnya.

Sementara itu, Ilham Kurniawan, M.Kom., staf program studi Sistem Informasi, menyoroti cepatnya perubahan di bidang teknologi. Ia menyebut mahasiswa perlu adaptif dan terus meng-upgrade kemampuan. “Skill di bidang IT itu cepat usang kalau tidak diasah. Kampus hanya fondasi, sisanya tergantung kemauan belajar mahasiswa,” katanya.

Yang menarik, kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Kreasi Inovasi Anak Nusantara (KIAN) UBSI Karawang, yang beranggotakan mahasiswa penerima beasiswa jalur undangan. Ketua pelaksana, Tarissa Febriani Arisandi, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari pengalaman mereka sendiri saat masih menjadi siswa yang bingung menentukan pilihan.

Baca juga: 46 Pelajar SMKN 2 Karawang Ikuti Pajak Bertutur

“Kami pernah ada di posisi yang sama, bingung mau lanjut kuliah atau tidak. Karena itu, kami ingin berbagi pengalaman supaya adik-adik punya gambaran lebih jelas dan tidak ragu mengambil keputusan,” ujar Tarissa.

Kehadiran mahasiswa penerima beasiswa sebagai penyelenggara sekaligus narasumber memberi perspektif berbeda bagi peserta. Bagi sebagian siswa, melihat langsung contoh nyata dari alumni menjadi dorongan tersendiri untuk melanjutkan pendidikan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sektor digital, kegiatan seperti ini memperlihatkan bahwa keputusan melanjutkan kuliah tidak lagi bisa ditunda tanpa pertimbangan matang. Bagi siswa SMKN 2 Karawang, mengenal dunia kampus sejak dini menjadi langkah awal untuk memastikan pilihan yang diambil selaras dengan tuntutan industri.