Pendidikan

UBSI Karawang Gelar Orientasi Akademik Perkuat Sinergi Akademik dan Non Akademik untuk Mahasiswa Baru

×

UBSI Karawang Gelar Orientasi Akademik Perkuat Sinergi Akademik dan Non Akademik untuk Mahasiswa Baru

Sebarkan artikel ini
UBSI
UBSI
Sumber Gambar: Universitas BSI Kampus Karawang

Karawang, Karawanghitz — Orientasi akademik menjadi momen penting dalam perjalanan awal mahasiswa baru. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang menggelar kegiatan tersebut pada Rabu, 17 September 2025, di ruang aula kampus. Tahun ini, orientasi mengusung semangat kolaborasi antara penguatan akademik dan pembinaan non akademik, dengan tujuan membekali mahasiswa baru secara menyeluruh agar siap menghadapi dinamika dunia pendidikan tinggi sekaligus perkembangan global.

Dalam sambutannya, Hasan Basri, M.Kom., selaku narasumber akademik, menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi era digital yang semakin kompleks. Ia menyebut bahwa kompetensi akademik tidak bisa lagi berdiri sendiri tanpa didukung keterampilan personal dan sosial.

“Mahasiswa perlu menyadari bahwa dunia digital menuntut bukan hanya penguasaan teori dan praktik akademik, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Sinergi inilah yang ingin kami tanamkan sejak awal,” ujar Hasan.

Penekanan tersebut sejalan dengan berbagai riset global. Laporan World Economic Forum (WEF) 2023 menyebutkan bahwa keterampilan seperti pemikiran kritis, kerja tim, dan kecerdasan emosional kini menjadi faktor utama yang dipertimbangkan dunia kerja selain pencapaian akademik. UBSI Karawang berupaya menghadirkan orientasi yang menjembatani dua ranah tersebut agar mahasiswa mampu bersaing dan relevan dengan kebutuhan zaman.

UBSI Karawang Dorong Pengembangan Karakter dan Soft Skill

Tidak hanya aspek akademik, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber non akademik, Salman Alfarizi, M.Kom., yang berbicara mengenai pentingnya membangun karakter dan soft skill sejak dini. Menurutnya, perkuliahan adalah ruang pembelajaran yang luas, tetapi pengalaman non akademik seperti organisasi, kepanitiaan, maupun pengabdian masyarakat adalah laboratorium kehidupan nyata yang membentuk kepribadian mahasiswa.

“Kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik. Kemampuan memimpin, bekerja sama, serta menghadapi tantangan dengan resilien adalah faktor yang sangat menentukan. Mahasiswa baru harus bisa mengintegrasikan keduanya untuk meraih prestasi yang berkelanjutan,” kata Salman.

Hal tersebut diperkuat dengan data dari survei LinkedIn 2024 yang menyebutkan bahwa 92 persen manajer perekrutan di seluruh dunia menilai soft skill sama pentingnya, bahkan lebih penting, daripada hard skill dalam proses rekrutmen. UBSI Karawang menyadari tren ini dan menjadikannya dasar dalam membangun program orientasi yang seimbang.

UBSI Karawang Hadirkan Suasana Interaktif dan Inspiratif

Kegiatan orientasi tidak hanya berisi paparan materi. Suasana acara dibuat interaktif berkat peran MC Suhardi, M.M., yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh energi. Kehadirannya membuat mahasiswa baru lebih mudah menyerap materi sekaligus merasa terlibat aktif dalam jalannya acara.

Salah seorang mahasiswa baru, Rani Pratiwi, mengaku merasa lebih termotivasi setelah mengikuti kegiatan ini. “Awalnya saya kira orientasi hanya perkenalan kampus, tapi ternyata banyak ilmu yang bisa dipetik. Saya jadi paham pentingnya membagi waktu antara kuliah dan kegiatan lain untuk mengembangkan diri,” ujarnya.

Testimoni seperti ini menunjukkan bahwa orientasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan juga sarana efektif dalam membangun atmosfer positif bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik mereka.

UBSI Karawang Siapkan Mahasiswa Hadapi Masa Depan

Kegiatan orientasi ini menjadi bukti nyata bahwa UBSI Karawang tidak hanya menekankan pada pencapaian akademik semata, tetapi juga menyiapkan mahasiswa agar memiliki daya saing yang lebih luas. Kolaborasi akademik dan non akademik diyakini mampu menghasilkan lulusan yang unggul, tangguh, dan relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.

“Orientasi ini adalah gerbang awal. Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga cakap dalam menghadapi tantangan hidup. Inilah misi UBSI Karawang, melahirkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global,” pungkas Hasan Basri.

Dengan adanya orientasi akademik ini, UBSI Karawang menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sinergi antara penguatan akademik dan pembinaan non akademik diyakini akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa baru dalam menapaki perjalanan pendidikan dan karier di masa depan.