Karawanghitz, Bekasi — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang akan menggelar Workshop Digital Kreatif bertema “Eksplorasi Estetika dan Orisinalitas Copywriting dengan Generative Artificial Intelligence” pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Ruang 402 UBSI Kampus Cikarang dan ditujukan bagi mahasiswa serta generasi muda yang tertarik pada dunia penulisan kreatif dan digital marketing.
Workshop ini menghadirkan Nicodias Palasara, M.Kom., yang juga merupakan Partner of DICO, sebagai narasumber utama. Peserta nantinya akan mendapatkan pembahasan mengenai pemanfaatan teknologi Generative Artificial Intelligence (AI) dalam proses copywriting, mulai dari pengembangan ide hingga penyusunan konten kreatif yang tetap mempertahankan unsur orisinalitas.
Kepala Kampus UBSI Cikarang, Hasan Basri, M.Kom., mengatakan perkembangan AI telah membawa perubahan pada berbagai sektor industri kreatif, termasuk bidang komunikasi digital dan pemasaran konten. Karena itu, mahasiswa dinilai perlu memahami penggunaan teknologi tersebut secara tepat dan bertanggung jawab.
“Teknologi AI saat ini berkembang sangat cepat dan mulai digunakan di berbagai bidang pekerjaan. Melalui workshop ini, kami ingin peserta memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung kreativitas tanpa menghilangkan ciri khas dan nilai dari karya yang dibuat,” ujar Hasan Basri.
Dalam sesi workshop, peserta akan mempelajari dasar-dasar copywriting, strategi menyusun pesan yang efektif, hingga cara memanfaatkan AI generatif untuk membantu proses ideasi konten. Materi juga akan membahas bagaimana menjaga karakter tulisan agar tetap relevan dan memiliki nilai komunikasi yang kuat di tengah perkembangan teknologi digital.
Nicodias Palasara menjelaskan bahwa Generative AI dapat membantu mempercepat proses produksi konten, terutama dalam mencari referensi ide dan menyusun konsep awal tulisan. Meski demikian, ia menegaskan kreativitas manusia tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang berkualitas.
“AI bisa membantu proses eksplorasi ide dan mempercepat pekerjaan kreatif. Namun, sudut pandang, emosi, dan karakter tulisan tetap berasal dari manusia. Karena itu, teknologi ini sebaiknya digunakan sebagai alat bantu, bukan menggantikan kreativitas penulis,” katanya.
Selain sesi materi, workshop juga dirancang dalam format interaktif agar peserta dapat memahami penerapan AI dalam proses kreatif secara langsung. Peserta akan diajak melihat bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk membantu pembuatan headline, caption media sosial, hingga konsep kampanye digital yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
Kegiatan ini turut dipandu oleh Stephanie Antonella sebagai MC dan mendapat dukungan dari sejumlah komunitas serta media partner, di antaranya KIAN, DICO, Sobat Sekolah, Cikaranghitz, MileniaNews, dan Bintang Sekolah Indonesia.
Melalui workshop tersebut, UBSI Cikarang berharap mahasiswa dan peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai perkembangan industri kreatif digital sekaligus memperluas kemampuan adaptasi terhadap penggunaan AI dalam dunia kerja.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan Penerimaan Mahasiswa Baru UBSI dapat diakses melalui situs resmi pmbubsi.id/pmb maupun media sosial resmi @bsi_cikarang.












