Teknologi

Penguatan Ekonomi Kreatif Karawang Perkuat Industri Kerajinan dan Daya Saing Daerah

×

Penguatan Ekonomi Kreatif Karawang Perkuat Industri Kerajinan dan Daya Saing Daerah

Sebarkan artikel ini
Ekonomi
Sumber Gambar: Pemkab Karawang

Karawang, Karawanghitz — Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif dan industri kerajinan melalui pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karawang periode 2025–2030. Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Karawang H. Maslani saat menghadiri prosesi pengukuhan di Galeri Bale Indung Nyi Pager Asih, Rabu (11/2/2026). Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh struktur ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Dalam sambutannya, Maslani menekankan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung peran dan langkah Dekranasda, karena kami meyakini bahwa penguatan ekonomi kreatif dan industri kerajinan merupakan salah satu kunci dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh ekonomi daerah,” ujarnya.

Strategi Penguatan Ekonomi Berbasis Kerajinan Lokal

Karawang selama ini dikenal sebagai lumbung padi dan kawasan industri manufaktur. Namun, di balik identitas tersebut, tersimpan kekayaan kriya yang berkembang dari generasi ke generasi. Batik Karawang, anyaman, tenun, gerabah, hingga kerajinan tembaga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang terus bertumbuh.

Dekranasda Kabupaten Karawang dinilai memiliki posisi sentral dalam membina, mendampingi, sekaligus mempromosikan para pengrajin lokal. Berbagai program telah dijalankan, mulai dari partisipasi dalam Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) dan Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ), pelatihan membatik, kaji tiru ke sentra kerajinan unggulan, kurasi produk, hingga kolaborasi lintas sektor dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, swasta, dan perguruan tinggi.

“Dekranasda bukan sekadar organisasi, tetapi rumah besar bagi para pengrajin dan pelaku industri kecil. Amanah ini adalah tanggung jawab untuk menjadi penggerak dan pendamping agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Maslani.

Kolaborasi Ekonomi Kreatif Menuju Pasar Nasional dan Global

Produk-produk binaan Dekranasda Kabupaten Karawang kini tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga telah tampil di ajang provinsi dan nasional. Beberapa di antaranya bahkan dinilai siap memasuki pasar yang lebih kompetitif melalui penguatan kualitas dan inovasi desain.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karawang mendorong fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengrajin, hilirisasi produk, serta penguatan promosi berbasis digital. Langkah tersebut dinilai krusial agar pelaku usaha kriya mampu beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi dan perkembangan industri digital.

Maslani mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja dengan semangat kolaboratif. “Saya mengajak seluruh pengurus yang dilantik hari ini untuk bekerja dengan penuh dedikasi, kolaborasi, dan inovasi sehingga Dekranasda Kabupaten Karawang benar-benar mampu membawa pengrajin berdaya, mandiri, dan mendunia,” tuturnya.

Komitmen ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi penguatan ekonomi kreatif Karawang, sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal sebagai identitas daerah. Dengan sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan dunia pendidikan, termasuk UBSI Kampus Karawang, ekosistem ekonomi kreatif diharapkan terus tumbuh dan melahirkan generasi muda yang unggul, kreatif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri digital.