Pendidikan

Penguatan Kompetensi Mahasiswa melalui Sosialisasi PKL Manajemen Proyek dan Digital Kreatif

×

Penguatan Kompetensi Mahasiswa melalui Sosialisasi PKL Manajemen Proyek dan Digital Kreatif

Sebarkan artikel ini
Penguatan
Sumber Gambar: Universitas BSI Kampus Karawang

Karawang, Karawanghitz — Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui Program Studi Sistem Informasi, fakultas ini menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang melibatkan tiga agenda penting, yakni Sosialisasi Praktik Kerja Lapangan (PKL), Mata Kuliah Manajemen Proyek Sistem Informasi, serta Digital Kreatif. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dari Kampus Utama hingga PSDKU, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam memperkuat kompetensi mereka di bidang akademik maupun profesional.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik dan Informatika, Rachmat Adi Purnama, M.Kom. Dalam sambutannya, Rachmat menekankan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kompetensi praktis adalah kunci utama dalam menghadapi persaingan industri digital yang semakin dinamis. “Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan tantangan industri digital yang terus berkembang, dan kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk mempersiapkan hal tersebut,” ujarnya di hadapan peserta.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa melalui Sosialisasi PKL

Agenda pertama kegiatan ini menghadirkan Sriyadi, M.Kom, yang membawakan materi tentang Praktik Kerja Lapangan. Sosialisasi ini membahas alur, prosedur, serta tujuan PKL yang menjadi bagian integral dari kurikulum Program Studi Sistem Informasi. Sriyadi menjelaskan bahwa PKL bukan sekadar kewajiban akademik semata, melainkan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah ke dalam dunia kerja nyata.

“PKL bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengenal budaya kerja, membangun jejaring, serta mengasah keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri,” terang Sriyadi. Penjelasan tersebut menegaskan bahwa pengalaman langsung di lapangan akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa dalam Manajemen Proyek Sistem Informasi

Sesi berikutnya dipandu oleh Dedi Supriadi M, M.Kom, yang memberikan sosialisasi mengenai mata kuliah Manajemen Proyek Sistem Informasi. Dalam pemaparannya, Dedi menekankan pentingnya keterampilan dalam mengelola proyek teknologi informasi agar berjalan secara efektif dan efisien. Ia menuturkan bahwa manajemen proyek tidak hanya berkutat pada teori, melainkan praktik nyata bagaimana sebuah proyek mampu diselesaikan sesuai target dan tepat waktu.

“Manajemen proyek bukan hanya soal teori, melainkan bagaimana mahasiswa mampu mengarahkan sebuah proyek agar berjalan efektif, tepat waktu, dan sesuai target. Itulah kemampuan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ungkapnya. Dengan pemahaman ini, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi tambahan yang membuat mereka lebih kompetitif saat bersaing di dunia industri.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa melalui Digital Kreatif

Agenda terakhir menghadirkan Muhammad Sony Maulana, ST, M.Kom, yang membawakan materi tentang Digital Kreatif. Dalam presentasinya, Sony mengajak mahasiswa untuk berani berinovasi dan mengembangkan kreativitas dalam menciptakan produk serta layanan berbasis teknologi informasi. Menurutnya, kreativitas adalah kunci utama dalam menjawab kebutuhan pasar yang terus berubah.

“Mahasiswa harus berani berkreasi, karena dunia digital menuntut ide-ide segar dan inovatif. Kreativitas yang digabungkan dengan teknologi akan melahirkan solusi nyata untuk masyarakat,” jelas Sony. Dengan pemahaman ini, mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang memberi kontribusi nyata bagi perkembangan industri digital.

Dampak dan Harapan dari Kegiatan Penguatan Kompetensi Mahasiswa

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk bertanya, berdiskusi, dan memahami lebih dalam setiap topik yang disampaikan. Hal ini menciptakan suasana interaktif yang memperkaya pengalaman belajar para peserta.

Melalui tiga agenda utama ini, mahasiswa mendapatkan bekal yang lebih komprehensif. Mulai dari kesiapan menghadapi PKL, penguasaan keterampilan manajemen proyek, hingga pengembangan kreativitas digital, semua dirangkai menjadi satu kesatuan untuk mendukung kualitas lulusan Program Studi Sistem Informasi.

Rachmat Adi Purnama menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi fakultas dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya siap secara teori, tetapi juga matang secara praktik. Dengan begitu, mereka mampu menjadi lulusan yang berdaya saing tinggi di tengah perkembangan teknologi informasi,” pungkasnya.

Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Informatika UBSI ini menjadi momentum penting dalam membangun kesiapan mahasiswa. Dengan fokus pada PKL, Manajemen Proyek, dan Digital Kreatif, kegiatan ini mencerminkan upaya nyata kampus dalam mendukung link and match antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Melalui penguatan kompetensi mahasiswa, diharapkan setiap lulusan mampu menjadi sumber daya manusia yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu menjawab tantangan global dengan keterampilan praktis dan inovatif.