
Karawang, Karawanghitz — Evaluasi kegiatan akademik menjadi salah satu kunci penting untuk memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga dan berkembang dari waktu ke waktu. Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) melaksanakan Rapat Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 dan Persiapan Perkuliahan Gasal Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat, 12 September 2025. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, pukul 13.30–16.00 WIB, dengan dihadiri oleh para dosen dari kampus utama dan PSDKU di Karawang, Bogor, Sukabumi, Tegal, Surakarta, hingga Pontianak.
Acara dibuka dengan sambutan dari Dede Firmansyah Saefudin, M.Kom, yang menekankan pentingnya siklus evaluasi dan perencanaan dalam menjamin mutu pembelajaran. Menurutnya, rapat ini bukan hanya rutinitas akademik, melainkan forum strategis untuk meninjau capaian, mengevaluasi kekurangan, serta menyusun langkah-langkah konkret menuju peningkatan mutu pada semester berikutnya.
Rapat dan Persiapan Evaluasi KBM Genap 2024/2025
Dalam sesi utama, Miwan Kurniawan Hidayat, S.T., M.T., M.Kom. selaku pembicara menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan KBM Semester Genap 2024/2025. Evaluasi ini mencakup efektivitas metode pembelajaran, tingkat kehadiran mahasiswa, capaian pembelajaran mata kuliah, hingga kualitas interaksi dosen dan mahasiswa dalam proses akademik.
Dari laporan evaluasi, beberapa indikator menunjukkan hasil positif, terutama pada penerapan metode blended learning yang lebih adaptif dengan kebutuhan mahasiswa. Namun, masih ditemukan tantangan seperti kesenjangan pemanfaatan teknologi antar mahasiswa di beberapa daerah serta variasi capaian akademik yang perlu diseimbangkan.
Evaluasi KBM ini menjadi acuan penting, karena menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), keberhasilan sistem pembelajaran tidak hanya diukur dari capaian nilai akhir, tetapi juga dari partisipasi aktif dan kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran. Dengan demikian, masukan dari rapat ini akan menjadi pijakan perbaikan berkelanjutan.
Rapat dan Persiapan Perkuliahan Gasal 2025/2026
Agenda berikutnya berfokus pada persiapan perkuliahan Semester Gasal 2025/2026. Rapat membahas jadwal perkuliahan, penyusunan silabus yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, serta strategi peningkatan kualitas interaksi akademik.
Miwan menekankan bahwa pengembangan kurikulum adaptif menjadi salah satu prioritas utama. “Dunia kerja terus berubah, terutama dengan transformasi digital di sektor akuntansi dan sistem informasi. Oleh karena itu, mata kuliah harus selalu diperbarui agar mahasiswa memiliki kompetensi sesuai tuntutan zaman,” ujarnya.
Baca Juga: Kenali Lebih Dekat Prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI
Selain itu, rapat juga menyoroti perlunya penguatan kegiatan akademik non-kelas, seperti seminar, workshop, dan kolaborasi riset antar kampus. Langkah ini sejalan dengan laporan World Economic Forum (2025) yang menekankan keterampilan analisis data, literasi digital, dan problem-solving sebagai kompetensi kunci bagi tenaga kerja masa depan.
Rencana Kegiatan Akademik Semester Gasal
Tidak berhenti pada evaluasi dan penyusunan jadwal perkuliahan, forum juga merumuskan rencana kegiatan akademik semester Gasal 2025/2026. Beberapa program yang diusulkan antara lain peningkatan penggunaan platform pembelajaran daring, pengembangan sistem monitoring kehadiran mahasiswa berbasis aplikasi, serta penyelenggaraan kuliah tamu dari praktisi industri.
Rencana ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif bagi mahasiswa, sekaligus memperluas jejaring akademik dan profesional mereka. Pihak program studi juga mendorong keterlibatan mahasiswa dalam penelitian bersama dosen sebagai upaya membangun budaya akademik yang kuat sejak dini.
Rapat dan Persiapan untuk Peningkatan Mutu
Manfaat utama dari rapat evaluasi dan persiapan ini adalah memastikan setiap kelemahan di periode sebelumnya dapat diperbaiki pada periode selanjutnya. Seperti ditegaskan dalam kesimpulan rapat, evaluasi tidak hanya menjadi catatan administratif, melainkan pijakan untuk melahirkan inovasi dalam proses belajar mengajar.
Dengan keterlibatan aktif dosen dari berbagai PSDKU, hasil rapat ini diproyeksikan mampu mendorong peningkatan mutu akademik yang lebih merata di seluruh kampus. Hal ini penting mengingat tantangan pendidikan tinggi di era digital tidak hanya pada kualitas materi, tetapi juga pada aksesibilitas dan pemerataan mutu di berbagai daerah.
Program Studi Sistem Informasi Akuntansi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi menghadirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global. Rapat evaluasi dan persiapan ini menjadi langkah nyata menuju pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.












