
Karawang, Karawanghitz — Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Karawang menggelar rapat koordinasi pada Selasa, 13 Agustus 2025, di ruang seminar kampus. Rapat ini dihadiri oleh jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi , dosen pembimbing, dan perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan. Agenda utama yang dibahas adalah persiapan kegiatan pengabdian masyarakat dan pelaksanaan Ormawa Expo yang menjadi bagian dari program kerja organisasi pada periode ini.
Ketua HIMASI menyampaikan bahwa rapat ini penting untuk menyamakan persepsi di antara pengurus, memastikan semua divisi memahami perannya, serta merumuskan langkah-langkah strategis agar kedua kegiatan tersebut dapat berjalan sukses. “Kita ingin semua agenda ini memberi manfaat, baik untuk mahasiswa maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
HIMASI Pentingnya Pengabdian Masyarakat bagi Mahasiswa
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas secara umum peran pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang menempatkan mahasiswa bukan hanya sebagai penerima ilmu, tetapi juga sebagai agen perubahan di lingkungan sosialnya. Pengabdian masyarakat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari di bangku kuliah ke dalam konteks nyata.
Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa terbukti dapat meningkatkan keterampilan problem solving, komunikasi, dan kepemimpinan. Bagi Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi , kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kampus dengan masyarakat sekitar, serta membuka ruang kolaborasi dengan pihak-pihak terkait.
Ormawa Expo HIMASI Sebagai Ajang Kreativitas dan Kolaborasi
Selain pengabdian masyarakat, rapat Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi juga memfokuskan perhatian pada Ormawa Expo, sebuah kegiatan yang mempertemukan seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan kampus untuk mempresentasikan program kerja, capaian, dan karya mereka. Ormawa Expo menjadi ajang promosi dan interaksi, sekaligus sarana mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat kegiatan organisasi yang ada.
Dosen pembimbing HIMASI menyampaikan bahwa Ormawa Expo adalah momentum yang tepat untuk membangun budaya kolaborasi antarmahasiswa. “Expo ini bukan hanya pameran, tetapi wadah untuk menunjukkan bahwa setiap organisasi punya peran penting dalam pengembangan minat, bakat, dan keterampilan mahasiswa,” jelasnya.
Proses Koordinasi dan Peran Setiap Divisi HIMASI
Dalam sesi pembahasan teknis, setiap divisi HIMASI diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan ide. Divisi acara mengusulkan format kegiatan yang lebih interaktif, sementara divisi humas menekankan pentingnya publikasi yang efektif agar informasi kegiatan sampai ke khalayak luas. Divisi perlengkapan dan logistik juga mulai menyusun daftar kebutuhan dan estimasi waktu persiapan.
Proses koordinasi ini dilakukan secara terbuka sehingga setiap anggota memiliki kesempatan untuk berpartisipasi aktif. Hal ini sesuai dengan prinsip HIMASI yang menjunjung keterbukaan dan kebersamaan dalam pengambilan keputusan.
Tantangan dan Strategi Penyusunan Agenda
Beberapa tantangan yang dibahas dalam rapat antara lain keterbatasan waktu persiapan, penyesuaian jadwal dengan agenda akademik mahasiswa, serta koordinasi dengan pihak kampus dan mitra eksternal. Untuk mengatasi hal tersebut, HIMASI merencanakan pembentukan tim kecil yang bertugas mengawal setiap tahapan persiapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Pengurus juga menekankan pentingnya disiplin dan komitmen waktu dari semua anggota. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas dan sistem pelaporan rutin, diharapkan semua rencana dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengganggu kewajiban akademik mahasiswa.
Harapan dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Rapat ini diakhiri dengan sesi peneguhan komitmen dari seluruh anggota untuk mendukung penuh pelaksanaan pengabdian masyarakat dan Ormawa Expo. HIMASI berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh positif bagi organisasi mahasiswa lain dalam hal perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang profesional.
Dukungan dari pihak kampus, dosen pembimbing, serta rekan-rekan mahasiswa dinilai akan sangat menentukan keberhasilan kegiatan. HIMASI optimis, dengan kolaborasi dan kerja sama yang solid, kedua agenda besar ini akan memberikan dampak positif yang nyata.
HIMASI Menuju Kegiatan yang Berdampak
Pengabdian masyarakat dan Ormawa Expo bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan diri bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, HIMASI berupaya mengasah keterampilan manajemen acara, kerja tim, serta komunikasi lintas pihak. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan semangat kebersamaan yang dibangun dalam rapat ini, HIMASI BSI Karawang siap melangkah menuju pelaksanaan program kerja yang bermanfaat, inspiratif, dan membanggakan, baik untuk kampus maupun masyarakat luas.












