Pendidikan

Rapat Unit Pengembangan Akademik Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Digelar Secara Virtual

×

Rapat Unit Pengembangan Akademik Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Digelar Secara Virtual

Sebarkan artikel ini

Rapat

Karawang, Karawanghitz — Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik melalui penyelenggaraan Rapat Unit Pengembangan Akademik yang digelar pada Jumat, 12 September 2025. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB, dengan menghadirkan seluruh dosen dari kampus utama dan beberapa PSDKU (Program Studi di Luar Kampus Utama), termasuk Karawang, Bogor, Sukabumi, Tegal, Surakarta, hingga Pontianak.

Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, Miwan K. Hidayat, M.Kom, yang hadir sebagai narasumber utama. Turut memberikan sambutan pembuka adalah Dede Firmansyah Saefudin, M.Kom, sementara jalannya rapat dipandu oleh moderator Raja Sabaruddin, M.Kom.

Rapat Unit Pengembangan Akademik Evaluasi Semester Genap 2024/2025

Fokus utama dari rapat ini adalah evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan akademik yang telah dijalankan pada semester Genap tahun akademik 2024/2025. Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari efektivitas pembelajaran, ketersediaan bahan ajar, hingga pencapaian indikator kinerja program studi.

Dalam paparannya, Miwan K. Hidayat menekankan pentingnya siklus evaluasi ini sebagai fondasi untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga. Ia menyampaikan bahwa setiap semester harus menjadi bahan refleksi agar kelemahan bisa diperbaiki dan keunggulan semakin diperkuat. “Evaluasi bukan sekadar menilai hasil, tetapi juga proses. Dengan begitu, kita bisa memastikan mahasiswa mendapat pengalaman belajar yang maksimal,” ungkapnya (12/9).

Evaluasi ini juga relevan dengan standar akreditasi nasional. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menekankan pentingnya pelaksanaan continuous improvement dalam pengelolaan program studi. Artinya, hasil evaluasi akan menjadi pijakan dalam meningkatkan mutu akademik, sekaligus menjaga status akreditasi unggul yang dimiliki UBSI.

Persiapan Bahan Ajar melalui Rapat Unit Pengembangan Akademik

Selain evaluasi, rapat juga menyoroti persiapan bahan ajar untuk semester Ganjil 2025/2026. Bahan ajar menjadi salah satu komponen vital dalam keberhasilan perkuliahan. Dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan mahasiswa yang semakin beragam, dosen dituntut untuk menyusun materi yang tidak hanya relevan, tetapi juga adaptif terhadap dinamika industri digital.

Baca Juga: Pengen jadi Accounting Analyst? Kuliah di Jurusan Sistem Informasi Akuntansi

Menurut laporan Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), sebanyak 72% lulusan di bidang sistem informasi dan akuntansi kini bekerja di sektor yang menuntut penguasaan teknologi berbasis data. Fakta ini mendorong Prodi SIA untuk memperkuat konten pembelajaran yang berorientasi pada praktik nyata, seperti penggunaan perangkat lunak akuntansi modern dan sistem basis data terintegrasi.

Penyusunan Rencana Semester Ganjil 2025/2026

Rapat juga membahas secara detail rencana kegiatan akademik untuk semester berikutnya. Beberapa agenda strategis yang diusulkan meliputi penguatan kurikulum berbasis industri, peningkatan pelatihan untuk dosen, serta program pendampingan mahasiswa dalam riset dan pengembangan karya ilmiah.

Dalam konteks Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Prodi SIA berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi mahasiswa agar bisa mengikuti kegiatan magang, penelitian, hingga proyek kemanusiaan. Rencana ini akan diintegrasikan dengan kalender akademik semester Ganjil 2025/2026.

Komitmen Kolaborasi Dosen

Keberhasilan sebuah program studi tidak lepas dari sinergi para dosennya. Kehadiran dosen dari berbagai PSDKU dalam rapat ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas kampus. Pertukaran ide dan pengalaman antar-dosen diharapkan mampu memperkaya pendekatan pembelajaran.

 Dede Firmansyah dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi ini. Ia menyebut bahwa tantangan pendidikan tinggi di era digital tidak bisa diselesaikan secara individu. “Kita perlu saling mendukung dan memastikan seluruh dosen memiliki visi yang sama, yakni mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Rapat yang berlangsung hampir tiga jam tersebut menutup sesi dengan merangkum beberapa keputusan penting: perlunya peningkatan kualitas bahan ajar, penguatan evaluasi berkelanjutan, serta penyusunan rencana strategis untuk menghadapi semester baru.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar forum administratif, melainkan juga ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan strategi yang matang, Prodi Sistem Informasi Akuntansi optimistis dapat terus mencetak lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

Melalui rapat unit pengembangan akademik ini, Prodi SIA menegaskan diri sebagai salah satu garda depan dalam menjaga mutu akademik di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika. Agenda ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi di tahun-tahun mendatang, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.