Pendidikan

Ratusan Siswa dan Guru se-Kabupaten Karawang Meriahkan Seminar Kemerdekaan Digital

×

Ratusan Siswa dan Guru se-Kabupaten Karawang Meriahkan Seminar Kemerdekaan Digital

Sebarkan artikel ini
Siswa dan Guru
Sumber Gambar: Universitas BSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Suasana Aula Universitas BSI Kampus Karawang pada Rabu, 3 September 2025, dipenuhi antusiasme ratusan siswa dan guru dari berbagai sekolah se-Kabupaten Karawang. Mereka hadir untuk mengikuti Seminar Kemerdekaan Digital yang mengangkat tema penting mengenai peran generasi muda dalam menghadapi tantangan teknologi di era digital. Acara ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus menjadi ruang edukasi untuk membangun kesadaran digital di kalangan pelajar dan tenaga pendidik.

Kegiatan Seminar Kemerdekaan Digital ini diinisiasi oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang dengan menggandeng penggiat AI. Tujuannya jelas, yakni memberikan pemahaman mendalam tentang literasi digital, keamanan siber, serta etika penggunaan teknologi di kalangan pelajar.

Menurut laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2024, lebih dari 80 persen pengguna internet di Indonesia didominasi oleh generasi muda berusia 13–24 tahun. Data tersebut menunjukkan bahwa pelajar menjadi kelompok yang paling rentan terhadap dampak negatif dunia digital, mulai dari penyebaran hoaks, cyberbullying, hingga kecanduan media sosial. Karena itu, seminar ini hadir sebagai jawaban untuk membekali mereka dengan keterampilan sekaligus kesadaran dalam memanfaatkan teknologi secara sehat.

“Generasi muda Karawang punya potensi besar untuk menjadi motor perubahan. Tapi mereka juga menghadapi risiko yang tidak kecil dalam dunia digital. Lewat seminar ini, kami ingin menanamkan semangat kemerdekaan digital, yaitu merdeka menggunakan teknologi dengan bijak,” ujar Kepala Kampus UBSI Karawang, Hasan Basri, M.Kom, dalam sambutannya (03/09).

Antusiasme Siswa dan Guru pada Seminar Kemerdekaan Digital

Acara ini dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri dari siswa SMA, SMK, MA, serta guru pendamping. Sejak pagi, aula kampus telah dipenuhi peserta yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Selain penyampaian materi, seminar juga dikemas interaktif dengan sesi tanya jawab, simulasi keamanan digital, hingga kuis berbasis aplikasi yang semakin menambah semarak suasana.

Salah satu peserta siswi SMK Negeri 2 Karawang, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru. “Saya jadi lebih paham cara melindungi data pribadi di media sosial dan pentingnya tidak sembarangan klik tautan. Ternyata hal kecil bisa berdampak besar,” ungkapnya.

Para guru yang hadir pun menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, seminar ini relevan dengan kondisi siswa saat ini yang hampir setiap hari bergelut dengan gawai dan media sosial. “Sebagai guru, kami sering kewalahan mengawasi aktivitas digital siswa. Seminar ini membantu kami mendapat wawasan agar bisa membimbing mereka lebih efektif,” kata Siti Umsiah, guru SMA Negeri 1 Pedes.

Materi Seminar Kemerdekaan Digital yang Berfokus pada Literasi

Dalam seminar tersebut, para pemateri membahas berbagai topik penting, mulai dari literasi digital dasar, keamanan siber, hingga peluang ekonomi kreatif berbasis teknologi. Salah satu sesi yang banyak menarik perhatian adalah paparan mengenai digital footprint atau jejak digital.

“Banyak siswa dan guru belum menyadari bahwa aktivitas mereka di dunia maya meninggalkan jejak permanen. Apa yang diunggah hari ini bisa memengaruhi masa depan mereka, termasuk dalam hal pendidikan dan pekerjaan,” jelas Moch. Syamsul Azis (03/09).

Selain itu, seminar juga menyoroti potensi ekonomi digital. Data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia pada 2025 diperkirakan menembus Rp 2.300 triliun. Angka tersebut membuka peluang besar bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan kewirausahaan digital sejak dini.

Seminar Kemerdekaan Digital Jadi Inspirasi Generasi Muda Karawang

Lebih dari sekadar acara seremonial, Seminar Kemerdekaan Digital di UBSI Karawang menjadi wadah bagi siswa dan guru untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi era digital dengan bijak. Kehadiran ratusan siswa dan guru dari berbagai sekolah membuktikan tingginya minat terhadap isu literasi digital.

“Semoga setelah ini para siswa dan guru tidak hanya cakap teknologi, tapi juga bijak dalam menggunakannya. Itulah wujud nyata kemerdekaan digital,” ujar Hasan Basri menutup acara (03/09).

Dengan semangat kebersamaan, para siswa dan guru meninggalkan aula kampus dengan membawa bekal pengetahuan baru. Seminar ini tidak hanya memperingati kemerdekaan dalam arti historis, tetapi juga merayakan kemerdekaan dalam dunia digital—merdeka dari penyalahgunaan teknologi dan merdeka untuk memanfaatkannya demi kebaikan.