PendidikanTeknologi

Seminar Kemerdekaan Digital Angkat AI untuk Pendidikan dan Bisnis

×

Seminar Kemerdekaan Digital Angkat AI untuk Pendidikan dan Bisnis

Sebarkan artikel ini
Seminar Kemerdekaan Digital
Sumber Gambar: Universitas BSI Karwang

Karawang, Karawanghitz — Karawang tengah bersiap menyambut sebuah agenda besar yang akan menghadirkan wacana segar seputar kecerdasan buatan. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang akan menggelar Seminar Kemerdekaan Digital bertema “Artificial Intelligence for Education and Business” pada Rabu, 3 September 2025 mendatang di Aula UBSI Karawang. Acara ini dijadwalkan berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.

Panitia menghadirkan jajaran narasumber yang memiliki pengalaman langsung di bidangnya. Moch. Syamsul Azis, M.Kom., akan tampil sebagai Speaker AI for Education, berbagi wawasan bagaimana teknologi mampu memperkaya proses pembelajaran. Dari sisi dunia usaha, Bryan Givan, SE, MM., Speaker AI for Business sekaligus Co-Founder DICO, akan menjelaskan implementasi AI dalam strategi bisnis modern.

Sebagai keynote speaker, Hasan Basri, M.Kom., Kepala Kampus UBSI Karawang, siap menguraikan arah besar pemanfaatan kecerdasan buatan dalam membangun daya saing bangsa. Jalannya seminar akan dipandu oleh Dian Ardiansyah, M.Kom., seorang dosen sekaligus penggiat AI.

Seminar Kemerdekaan Digital Tawarkan Banyak Manfaat

Selain pengetahuan, peserta juga akan memperoleh sejumlah manfaat praktis. Panitia menyiapkan sertifikat, snack, souvenir eksklusif, hingga kesempatan beasiswa pendidikan. Pendaftaran dibuka untuk berbagai kalangan dengan biaya yang terjangkau: Rp50.000 untuk mahasiswa, Rp100.000 untuk dosen, dan Rp100.000 untuk umum. Pembayaran dilakukan melalui Bank Permata dengan nomor rekening resmi atas nama Yayasan Bina Sarana Informatika.

Informasi lebih lanjut serta link pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi panitia: https://bit.ly/KEMDIG-UBSI-KRW.

Seminar Kemerdekaan Digital dan Relevansinya

Mengapa tema kecerdasan buatan dipilih? AI kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari sistem rekomendasi belanja online, asisten virtual di ponsel, hingga aplikasi pendidikan berbasis personalisasi.

Data UNESCO 2024 mencatat, penggunaan AI di sektor pendidikan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran hingga 30 persen. Sementara laporan McKinsey menyebutkan, perusahaan yang memanfaatkan AI untuk operasional bisnis berpotensi meningkatkan produktivitas 15–20 persen dalam setahun. Fakta inilah yang membuat seminar UBSI Karawang terasa relevan sekaligus mendesak.

Seminar Kemerdekaan Digital Jadi Ruang Inspirasi

Kehadiran para pembicara lintas bidang diharapkan dapat memberi gambaran nyata bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara bijak. Hasan Basri menekankan, seminar ini bukan sekadar wacana, melainkan ajakan untuk bergerak bersama.

“AI harus kita lihat sebagai peluang. Dengan memahami teknologi ini sejak dini, kita bisa memperkuat pendidikan sekaligus memajukan dunia usaha lokal,” ujarnya dalam pernyataan resmi menjelang acara.

Seminar Kemerdekaan Digital Undang Partisipasi Luas

Seminar ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Asosiasi AI, DICO, KIAN, Karawang Hitz, Bekasi Net, dan beberapa komunitas digital lainnya. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI bukan lagi isu sempit, melainkan agenda kolektif yang menyentuh pendidikan, bisnis, hingga pengembangan masyarakat.

Dengan semangat kemerdekaan yang dikaitkan dengan digitalisasi, UBSI Karawang berharap momentum ini menjadi awal terbentuknya ekosistem AI yang sehat di Karawang dan sekitarnya.

Seminar Kemerdekaan Digital dan Harapan ke Depan

Tinggal menghitung hari, seminar ini akan segera dilaksanakan. Para mahasiswa, dosen, pelajar, guru, hingga pelaku usaha di Karawang memiliki kesempatan langka untuk terlibat langsung dalam diskusi seputar kecerdasan buatan.

Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya meninggalkan kesan, tetapi juga menumbuhkan langkah nyata. Dengan semakin banyak masyarakat yang melek teknologi, Karawang berpotensi menjadi salah satu daerah yang cepat beradaptasi dengan perubahan zaman.

Bagi yang ingin terlibat, pendaftaran masih dibuka. Kursi terbatas, dan antusiasme sudah terlihat sejak pengumuman pertama kali disebarkan. Jadi, siapa pun yang ingin memahami AI lebih dalam, inilah saat yang tepat untuk bergabung.