PendidikanTeknologi

Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator Dorong Kesiapan Mahasiswa Sistem Informasi Hadapi Tantangan Industri Digital

×

Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator Dorong Kesiapan Mahasiswa Sistem Informasi Hadapi Tantangan Industri Digital

Sebarkan artikel ini
Sertifikasi
Sumber Gambar: UBSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi semester 3 pada 12 hingga 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas lulusan melalui pengakuan kompetensi yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan industri teknologi informasi yang terus berkembang. Ujian sertifikasi dilaksanakan di lingkungan kampus UBSI Karawang dan diuji langsung oleh asesor yang berkompeten serta tersertifikasi di bidangnya.

Sertifikasi ini diikuti oleh mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah inti terkait basis data dan manajemen sistem informasi. Pelaksanaannya dirancang untuk menguji kemampuan teknis sekaligus pemahaman konseptual peserta dalam mengelola, merancang, dan mengamankan basis data. Selain sebagai bentuk evaluasi pembelajaran, sertifikasi kompetensi juga diposisikan sebagai bekal awal bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin menuntut keahlian spesifik dan terukur.

Sertifikasi Kompetensi sebagai Standar Profesional Mahasiswa

Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Database Administrator di UBSI Karawang dilakukan secara terstruktur dengan mengacu pada skema yang telah ditetapkan lembaga sertifikasi profesi. Selama empat hari pelaksanaan, mahasiswa mengikuti rangkaian asesmen yang meliputi ujian tertulis, praktik langsung, serta wawancara teknis. Asesor menilai kemampuan peserta mulai dari perancangan struktur basis data, pengelolaan query, hingga penerapan aspek keamanan data.

Menurut Kepala Kampus UBSI Karawang, Hasan Basri, M.Kom., sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri. “Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas akademik, tetapi pengakuan atas kompetensi nyata mahasiswa. Kami ingin mahasiswa terbiasa dengan standar profesional sejak dini,” ujarnya (13/1). Ia menambahkan bahwa keterampilan database administrator merupakan salah satu kompetensi kunci di era transformasi digital.

Proses Sertifikasi yang Objektif dan Terukur

Seluruh proses sertifikasi diawasi secara ketat oleh asesor independen yang memiliki pengalaman praktis di bidang teknologi informasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan penilaian berjalan objektif dan sesuai standar nasional. Salah satu asesor menyampaikan bahwa antusiasme mahasiswa cukup tinggi, terlihat dari kesiapan mereka dalam menghadapi setiap tahapan asesmen.

“Mahasiswa menunjukkan pemahaman dasar yang baik, terutama dalam pengelolaan basis data relasional. Tentu masih ada ruang untuk pengembangan, tetapi ini modal awal yang sangat positif,” kata Abdussomad, M.Kom., salah satu asesor sertifikasi. Menurutnya, pengalaman mengikuti sertifikasi sejak semester awal akan membantu mahasiswa lebih percaya diri saat terjun ke dunia profesional.

Dampak Sertifikasi bagi Mahasiswa dan Lingkungan

Bagi mahasiswa, sertifikasi kompetensi memberikan nilai tambah yang signifikan. Selain memperoleh sertifikat yang diakui, mereka juga mendapatkan gambaran nyata tentang standar kerja di industri. Aditya Nugraha, salah satu peserta sertifikasi mengungkapkan bahwa proses asesmen memberikan pengalaman baru yang menantang. “Kami tidak hanya diuji teori, tetapi juga praktik langsung. Ini membuat kami lebih memahami tanggung jawab seorang database administrator,” tuturnya.

Dari sisi sosial, kegiatan sertifikasi ini turut berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi informasi, khususnya di wilayah Karawang dan sekitarnya. Lulusan yang memiliki sertifikasi kompetensi diharapkan mampu mendukung kebutuhan industri lokal maupun nasional yang semakin bergantung pada pengelolaan data secara profesional.

Sertifikasi Kompetensi sebagai Investasi Masa Depan

Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Database Administrator ini mencerminkan komitmen UBSI Kampus Karawang dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan membekali mahasiswa kompetensi yang teruji, kampus berupaya memastikan lulusan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing di pasar kerja.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan terus dikembangkan dengan skema kompetensi lain yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui sertifikasi yang berkelanjutan, UBSI Kampus Karawang menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, sekaligus turut berkontribusi dalam menciptakan generasi profesional yang siap menghadapi tantangan ekonomi digital.