
Karawang, Karawanghitz — Mahasiswa kerap menghadapi berbagai tantangan dalam menyelesaikan studi, baik terkait manajemen waktu, pemahaman materi perkuliahan, maupun motivasi belajar. Menyadari hal tersebut, Program Studi Sistem Informasi Kampus Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan Pendampingan Akademik pada 9 September 2025 yang secara langsung dipimpin oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi. Kegiatan ini menyasar mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 2,00 serta mereka yang belum dapat menyelesaikan studi tepat waktu.
Kegiatan pendampingan berlangsung dengan suasana yang intensif namun penuh keakraban. Mahasiswa diberikan ruang untuk mengutarakan kendala akademik yang mereka alami, mulai dari kesulitan memahami mata kuliah inti hingga pengelolaan waktu kuliah dan kegiatan luar kampus. Selain sesi konsultasi, acara juga dilengkapi dengan pembekalan motivasi, diskusi teknis terkait penyusunan tugas akhir, serta strategi belajar yang efektif.
Program Studi Sistem Informasi Hadirkan Pendampingan Langsung dari Kaprodi
Ketua Program Studi Sistem Informasi Kampus Kabupaten Karawang, Abdussomad, hadir sebagai pemimpin utama kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendampingan akademik merupakan bentuk nyata perhatian program studi terhadap mahasiswa.
“Pendampingan ini kami lakukan agar mahasiswa tidak merasa sendirian menghadapi kesulitan akademik. Kami ingin memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki prestasi dan menyelesaikan studinya tepat waktu,” ujarnya.
Selain memberikan arahan akademik, Abdussomad juga menekankan pentingnya manajemen waktu dan konsistensi belajar. Menurutnya, banyak mahasiswa yang sebenarnya memiliki potensi besar, namun terhambat oleh kurangnya perencanaan dan motivasi. Dengan pendampingan seperti ini, pihak kampus berharap mahasiswa bisa lebih terarah dan percaya diri.
Program Studi Sistem Informasi Fokus pada Strategi Perbaikan Akademik
Salah satu agenda utama dalam pendampingan adalah penyampaian strategi perbaikan capaian akademik. Mahasiswa diajak untuk menyusun rencana studi yang realistis sesuai kondisi masing-masing, termasuk pemetaan mata kuliah prioritas yang perlu segera diselesaikan.
Dalam diskusi, mahasiswa juga diberikan tips praktis seperti cara mengelola jadwal belajar, memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu, serta meningkatkan interaksi dengan dosen pengampu. Pendampingan tidak berhenti pada teori, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dengan memberikan sesi motivasi untuk mengembalikan semangat belajar.
“Kami berharap melalui program ini mahasiswa mampu menemukan kembali motivasi belajar, lebih terarah dalam merencanakan perkuliahan, serta mampu meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang,” tambah Abdussomad.
Program Studi Sistem Informasi Tekankan Pentingnya Dukungan Berkelanjutan
Pendampingan akademik ini bukan kegiatan satu kali, melainkan akan menjadi program berkelanjutan. Program Studi Sistem Informasi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh, baik melalui sesi pendampingan rutin, bimbingan tugas akhir, maupun kegiatan tambahan seperti pelatihan soft skill.
Dukungan tersebut diharapkan mampu membangun budaya akademik yang sehat, di mana mahasiswa tidak hanya mengejar nilai tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kemandirian. Hal ini selaras dengan visi program studi yang ingin melahirkan lulusan berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja.
Program Studi Sistem Informasi Dorong Mahasiswa untuk Tidak Menyerah
Bagi mahasiswa dengan IPK rendah atau yang menghadapi hambatan dalam studi, kegiatan pendampingan menjadi bentuk dorongan moral sekaligus jalan keluar. Banyak mahasiswa merasa terbantu karena mendapatkan perhatian langsung dari kaprodi, yang biasanya lebih banyak berperan dalam aspek manajerial. Kehadiran pimpinan program studi di ruang diskusi menjadi motivasi tersendiri.
Salah seorang mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mengungkapkan rasa terbantunya. “Saya merasa lebih lega setelah bisa menyampaikan kesulitan saya. Ada harapan baru karena ternyata ada strategi yang bisa saya lakukan untuk memperbaiki IPK saya,” ujarnya.
Program Studi Sistem Informasi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Melalui pendampingan ini, Program Studi Sistem Informasi Kampus Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pendidikan dan keberhasilan mahasiswa. Dukungan akademik tidak hanya sebatas di ruang kelas, tetapi juga mencakup pendampingan personal yang mampu menjawab kebutuhan individu.
Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan menciptakan iklim belajar yang lebih positif, di mana mahasiswa tidak merasa ditinggalkan saat menghadapi kesulitan. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga pada proses pembelajaran yang menyeluruh.
Dengan adanya program pendampingan akademik ini, diharapkan mahasiswa yang sempat tertinggal dapat mengejar ketertinggalan, menyelesaikan studi tepat waktu, dan pada akhirnya menjadi lulusan yang unggul. Program Studi Sistem Informasi pun meneguhkan diri sebagai wadah yang tidak hanya mencetak tenaga profesional di bidang teknologi informasi, tetapi juga membentuk pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan.












