<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mahasiswa UBSI Karawang &#8211; Karawang Hitz</title>
	<atom:link href="https://karawanghitz.com/topic/mahasiswa-ubsi-karawang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://karawanghitz.com</link>
	<description>Karawang Berbicara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jun 2025 07:22:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2024/11/Icon-Karawang-Hitz-80x80.png</url>
	<title>mahasiswa UBSI Karawang &#8211; Karawang Hitz</title>
	<link>https://karawanghitz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UBSI Karawang dan G2 Academy Gelar Workshop IT Bootcamp Software Development: Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital dengan AI</title>
		<link>https://karawanghitz.com/teknologi/ubsi-karawang-dan-g2-academy-gelar-workshop-it-bootcamp-software-development-siapkan-mahasiswa-hadapi-era-digital-dengan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 02:59:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence dalam pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[Bootcamp AI dan Software Engineering Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja sama UBSI dan G2 Academy]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Software Development UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[prodi Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop IT Bootcamp UBSI Karawang 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=1911</guid>

					<description><![CDATA[Workshop yang berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1912" aria-describedby="caption-attachment-1912" style="width: 2560px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1912" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250617_185651-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1441" srcset="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250617_185651-scaled.jpg 2560w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250617_185651-1536x864.jpg 1536w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250617_185651-2048x1153.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-1912" class="wp-caption-text"><strong style="font-size: 16px;"><a href="http://karawanghitz.com">Karawang,  </a></strong><span style="font-size: 16px;">Karawanghitz</span><em style="font-size: 16px;"> 19 Juni 2025</em><span style="font-size: 16px;"> – Dalam rangka memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia industri digital yang terus berkembang, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang bekerja sama dengan G2 Academy menggelar </span><em style="font-size: 16px;">Workshop IT Bootcamp Software Development</em><span style="font-size: 16px;"> di Aula UBSI Kampus Karawang. Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian pelatihan intensif yang akan dilanjutkan selama dua hari penuh di Hotel Asyana, Bogor.</span></figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Workshop yang berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025 ini menghadirkan salah satu pembicara utama dari kalangan praktisi industri, yaitu Faridh Wisanggeni, Senior Software Engineer dari G2 Academy. Faridh membawakan materi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, yaitu pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses pengembangan perangkat lunak.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pemaparannya, Faridh menjelaskan bagaimana tools berbasis AI telah mengubah cara kerja para software engineer masa kini. Menurutnya, AI bukan hanya sekadar tren teknologi, melainkan telah menjadi bagian integral dari workflow pengembangan perangkat lunak modern.</p>
<p style="text-align: justify;">“AI bukan hanya tren, tapi sudah menjadi bagian dari proses kerja developer saat ini. Mulai dari auto-complete cerdas, debugging otomatis, hingga rekomendasi struktur kode—AI mempercepat workflow dan meningkatkan produktivitas programmer,” jelas Faridh di hadapan para peserta workshop.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menunjukkan secara langsung beberapa aplikasi dan platform yang telah menggunakan AI untuk mendukung proses coding, seperti GitHub Copilot, ChatGPT, dan berbagai plugin IDE berbasis machine learning. Demonstrasi ini membuka wawasan peserta tentang bagaimana teknologi AI bukanlah sesuatu yang futuristik semata, melainkan sudah menjadi alat bantu yang nyata dan bisa dimanfaatkan dalam pekerjaan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, tidak hanya berfokus pada aspek teknis, Faridh juga menekankan pentingnya soft skills dan <em>mindset</em> yang tepat bagi para calon developer. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis, memahami kebutuhan pengguna, dan adaptif terhadap perubahan teknologi adalah kunci utama untuk dapat bersaing di industri digital.</p>
<p style="text-align: justify;">“Seiring berkembangnya teknologi, skill teknis memang penting, tapi itu tidak cukup. Mahasiswa harus menjadi pembelajar aktif, punya rasa ingin tahu tinggi, dan mau terus berkembang. Dunia industri sangat cepat berubah, jadi mereka yang bisa beradaptasi dengan cepat yang akan bertahan,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain memperkenalkan teknologi AI dan penerapannya, sesi workshop juga membuka ruang diskusi tentang etika penggunaan AI dalam pengembangan perangkat lunak. Faridh mengajak para peserta untuk merenungkan dampak sosial dari adopsi AI, termasuk isu mengenai penggantian tenaga kerja manusia oleh mesin, hingga potensi penyalahgunaan teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Banyak di antara mereka yang aktif mengajukan pertanyaan, baik seputar teknis implementasi AI dalam coding, hingga diskusi seputar masa depan profesi software engineer di tengah pesatnya otomatisasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak kampus. Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Karawang, Abdussomad, menyatakan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia industri.</p>
<p style="text-align: justify;">“Workshop ini adalah bentuk nyata bagaimana kami mengintegrasikan proses pembelajaran dengan kebutuhan industri saat ini. Kami tidak hanya ingin mahasiswa menguasai teori, tetapi juga memahami dinamika dan tuntutan dunia kerja nyata, termasuk perkembangan teknologi seperti AI yang kini semakin dominan,” ungkap Abdussomad.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari rangkaian pelatihan intensif bertajuk IT Bootcamp Software Development, yang akan berlangsung selama dua hari berikutnya di Bogor. Dalam sesi lanjutan tersebut, peserta akan mengikuti pelatihan intensif bersama para praktisi dari G2 Academy, dengan materi yang lebih mendalam dan berbasis <em>hands-on experience</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kombinasi teori, praktik, dan paparan langsung dari pelaku industri, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa tentang proses pengembangan software di era digital. Tidak hanya fokus pada penguasaan tools, tetapi juga pada pengembangan pola pikir yang sesuai dengan kebutuhan industri teknologi masa kini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini pun menjadi momentum penting bagi UBSI Kampus Karawang dalam menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap pakai. Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi tinggi, lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga harus memiliki keterampilan praktis dan pemahaman menyeluruh tentang tantangan industri.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui kolaborasi strategis dengan mitra industri seperti G2 Academy, UBSI Karawang berharap dapat terus menghadirkan kegiatan-kegiatan pelatihan serupa yang memperkaya wawasan dan kompetensi mahasiswa. Program seperti IT Bootcamp Software Development diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja, sekaligus menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah diri sebelum benar-benar terjun ke industri teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai penutup sesi workshop, Faridh memberikan pesan inspiratif kepada para peserta. Ia mengingatkan bahwa perjalanan menjadi seorang software engineer bukanlah perjalanan singkat, tetapi maraton panjang yang membutuhkan ketekunan dan semangat belajar seumur hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">“Tidak ada jalan pintas. Terus belajar, eksplorasi teknologi baru, jangan takut gagal, dan yang terpenting, tetap beretika dalam menggunakan teknologi. AI bisa membantu kita, tapi manusia yang memegang kendali,” tutupnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan semangat tersebut, diharapkan para peserta workshop akan melangkah ke sesi bootcamp di Bogor dengan semangat baru, wawasan yang lebih luas, dan kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi dunia industri teknologi yang penuh tantangan namun penuh peluang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Kampus Karawang Gelar Penyuluhan Kemanusiaan Bertema “Hidupkan Hati, Kita Ada, Untuk Sesama”</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/mahasiswa-ubsi-kampus-karawang-gelar-penyuluhan-kemanusiaan-bertema-hidupkan-hati-kita-ada-untuk-sesama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 04:54:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Hidupkan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluhan kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=1851</guid>

					<description><![CDATA[Karawang, 2 Juni 2025 – Di tengah tantangan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="216" data-end="724"><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1852" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/kelompok-ferdy.jpg" alt="" width="1600" height="900" srcset="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/kelompok-ferdy.jpg 1600w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/kelompok-ferdy-1536x864.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p style="text-align: justify;" data-start="216" data-end="724"><strong data-start="216" data-end="241"><a href="http://karawanghitz.com">Karawang,</a> 2 Juni 2025</strong> – Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks dan perubahan zaman yang serba cepat, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang terus membuktikan komitmennya dalam berkontribusi nyata kepada masyarakat. Kali ini, melalui kegiatan penyuluhan bertajuk <em data-start="522" data-end="563">“Hidupkan Hati, Kita Ada, Untuk Sesama”</em>, mahasiswa dari kelas Sistem Informasi 6A menunjukkan peran aktif mereka dalam menanamkan nilai-nilai empati, solidaritas, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="726" data-end="932">Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Kedai OA Cikampek, sebuah tempat yang kerap menjadi titik kumpul para remaja dan masyarakat umum, pada 2 Juni 2025. Kelompok 5 yang terdiri dari enam mahasiswa yakni:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-start="934" data-end="1124">
<li data-start="934" data-end="954">
<p data-start="936" data-end="954">Oshef (12220687)</p>
</li>
<li data-start="955" data-end="982">
<p data-start="957" data-end="982">Enver Kenzie (12220132)</p>
</li>
<li data-start="983" data-end="1013">
<p data-start="985" data-end="1013">Muhammad Fauroq (12220427)</p>
</li>
<li data-start="1014" data-end="1049">
<p data-start="1016" data-end="1049">Selvi Meilani Yosefa (12220129)</p>
</li>
<li data-start="1050" data-end="1087">
<p data-start="1052" data-end="1087">Muhamad Ridwan Siregar (12220593)</p>
</li>
<li data-start="1088" data-end="1124">
<p data-start="1090" data-end="1124">Muhammad Ferdy Alfarizy (12220647)</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;" data-start="1126" data-end="1242">menggagas dan mengorganisir kegiatan ini dengan semangat untuk menebar nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="1244" data-end="1292"><strong data-start="1248" data-end="1292">Menghidupkan Kesadaran Sosial Sejak Dini</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="1294" data-end="1633">Mengangkat tema <em data-start="1310" data-end="1351">“Hidupkan Hati, Kita Ada, Untuk Sesama”</em>, penyuluhan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya kemanusiaan sejak dini, khususnya kepada generasi muda. Mahasiswa UBSI menyadari bahwa kemanusiaan bukan hanya soal memberi bantuan dalam bencana, tetapi juga soal menghadirkan empati dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1635" data-end="1877">“Kemanusiaan adalah pondasi dari masyarakat yang sehat dan maju. Lewat penyuluhan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak hanya peduli, tapi juga hadir aktif dalam membantu dan memahami orang lain,” ungkap Oshef selaku ketua kelompok.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1879" data-end="2217">Penyuluhan ini dirancang dengan pendekatan yang inklusif dan interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak untuk berbagi pengalaman, berdiskusi tentang permasalahan sosial di lingkungan masing-masing, serta bersama-sama mencari solusi konkret dan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="2219" data-end="2260"><strong data-start="2223" data-end="2260">Fokus pada Empati dan Solidaritas</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="2262" data-end="2536">Salah satu hal penting yang disoroti dalam kegiatan ini adalah pentingnya membangun rasa empati dan solidaritas di tengah masyarakat. Mahasiswa UBSI mengajak peserta untuk menyadari bahwa setiap orang memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan saling peduli.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2538" data-end="2815">Topik tentang <em data-start="2552" data-end="2577">Hak Asasi Manusia (HAM)</em> menjadi salah satu bahasan penting. Para peserta diajak untuk mengenali dan menghargai hak setiap individu, serta tidak bersikap diskriminatif terhadap kelompok yang rentan, seperti penyandang disabilitas, lansia, atau masyarakat miskin.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2817" data-end="3064">“Kita ingin membentuk lingkungan yang tidak hanya bebas dari diskriminasi, tapi juga penuh kepedulian. Ketika seseorang mengalami kesulitan, yang lain tidak menutup mata,” kata Muhammad Ferdy Alfarizy, anggota kelompok yang ikut memberikan materi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3066" data-end="3337">Diskusi yang terbuka dan suasana penyuluhan yang akrab membuat para peserta merasa nyaman untuk berbagi cerita pribadi. Hal ini memperkaya proses pembelajaran dan memperdalam pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai kemanusiaan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="3339" data-end="3381"><strong data-start="3343" data-end="3381">Kolaborasi Positif di Ruang Publik</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="3383" data-end="3648">Dipilihnya Kedai OA Cikampek sebagai lokasi penyuluhan bukan tanpa alasan. Tempat ini dikenal sebagai titik temu anak muda dan warga setempat. Suasana santai namun akrab yang ditawarkan tempat tersebut sangat mendukung terciptanya interaksi yang cair dan produktif.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3650" data-end="3859">Para mahasiswa memanfaatkan momen ini untuk menyisipkan nilai-nilai kemanusiaan dalam obrolan sehari-hari, menciptakan ruang diskusi yang sehat, serta membangun kedekatan emosional antara pemateri dan peserta.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3861" data-end="4099">Kegiatan ini menjadi bukti bahwa edukasi tentang nilai-nilai kemanusiaan tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas. Dengan pendekatan yang tepat, edukasi bisa dilakukan di mana saja dan tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="4101" data-end="4156"><strong data-start="4105" data-end="4156">Gerakan Lanjutan: GESATU (Gerakan Saling Bantu)</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="4158" data-end="4457">Tidak berhenti pada kegiatan satu hari, Kelompok 5 dari UBSI Karawang berkomitmen untuk melanjutkan gerakan ini dengan mendirikan <em data-start="4288" data-end="4296">GESATU</em> (Gerakan Saling Bantu). Komunitas ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa dan masyarakat untuk saling membantu, baik dalam bentuk materi, tenaga, maupun ide.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4459" data-end="4634">“Kami ingin membangun gerakan kecil yang bisa terus berkembang. <em data-start="4523" data-end="4538">Hidupkan hati</em> bukan sekadar tema, tapi harus menjadi cara hidup kita dalam bersosial,” jelas Muhammad Fauroq.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4636" data-end="4886">Melalui GESATU, para mahasiswa berharap bisa menjembatani berbagai bentuk kepedulian yang ada di masyarakat. Misalnya, membantu tetangga yang sakit, mengadakan kegiatan sosial rutin, atau sekadar menjadi pendengar bagi mereka yang butuh teman bicara.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="4888" data-end="4940"><strong data-start="4892" data-end="4940">Penutup: Pendidikan yang Membumi dan Berarti</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="4942" data-end="5264">Penyuluhan <em data-start="4953" data-end="4994">“Hidupkan Hati, Kita Ada, Untuk Sesama”</em> adalah refleksi dari semangat mahasiswa UBSI dalam menjadikan pendidikan sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga soal membentuk manusia yang peka terhadap lingkungannya.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="5266" data-end="5552">Dengan mengusung nilai empati, kepedulian, dan solidaritas, mahasiswa UBSI Kampus Karawang berhasil menciptakan ruang yang mempertemukan pengetahuan dan hati nurani. Antusiasme peserta dan keterlibatan aktif dalam diskusi menjadi bukti bahwa penyuluhan ini memberikan dampak yang nyata.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="5554" data-end="5689">Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari gerakan besar. Sebab perubahan yang sejati selalu dimulai dari hati yang hidup untuk sesama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Karawang Gelar Pengabdian Masyarakat di MIS AL MUAWANAH: Tanamkan Nilai-Nilai Agama sebagai Fondasi Pembentukan Karakter</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/mahasiswa-ubsi-karawang-gelar-pengabdian-masyarakat-di-mis-al-muawanah-tanamkan-nilai-nilai-agama-sebagai-fondasi-pembentukan-karakter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 03:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=1823</guid>

					<description><![CDATA[KARAWANG, Karawanghitz &#8211; Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1824" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/1000646515-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1440" srcset="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/1000646515-scaled.jpg 2560w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/1000646515-1536x864.jpg 1536w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/1000646515-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://karawanghitz.com"><strong>KARAWANG, </strong></a>Karawanghitz &#8211; Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berfokus pada peningkatan pemahaman agama sebagai fondasi dalam membentuk karakter pribadi yang unggul dan beretika. Kegiatan ini mengusung tema <em>“Belajar Agama sebagai Landasan Etika dan Pandangan Hidup dalam Membentuk Karakter Pribadi yang Lebih Baik”</em>, dan diselenggarakan pada Sabtu, 03 Mei 2025, bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) AL MUAWANAH, Karawang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang tidak hanya menekankan pada aspek pendidikan dan penelitian, tetapi juga pengabdian nyata kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, mahasiswa UBSI Karawang berperan aktif sebagai agen perubahan dengan membawa nilai-nilai akademis dan spiritual kepada generasi muda, khususnya anak-anak usia sekolah dasar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman agama secara dini kepada siswa-siswi MIS AL MUAWANAH sebagai bekal penting dalam membentuk karakter. Melalui pembelajaran agama, anak-anak diajak memahami bahwa ajaran agama tidak hanya sebatas ritual, namun juga merupakan sumber nilai etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti kejujuran, kasih sayang, tanggung jawab, serta adab terhadap orang tua, guru, dan sesama menjadi bagian penting dari materi yang disampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Metode Interaktif dan Edukatif</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tim pengabdian dari UBSI Karawang menyusun kegiatan dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, disesuaikan dengan usia siswa-siswi MIS AL MUAWANAH. Beragam metode digunakan, seperti cerita islami inspiratif, kuis tanya jawab, diskusi kelompok kecil, hingga permainan edukatif yang mampu menarik perhatian dan antusiasme siswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kegiatan yang sangat diminati adalah sesi tanya jawab seputar materi adab dan etika. Dalam sesi ini, siswa-siswi didorong untuk berani mengungkapkan pendapat dan menjawab pertanyaan dari pemateri. Anak-anak yang berhasil menjawab dengan tepat diberikan apresiasi dalam bentuk hadiah kecil yang mampu memotivasi mereka untuk terus aktif dan semangat dalam belajar. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan agama, tetapi juga membangun rasa percaya diri mereka dalam berkomunikasi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sambutan Hangat dari Pihak Sekolah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan pengabdian ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah MIS AL MUAWANAH, Ibu Masitoh, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada mahasiswa UBSI Karawang atas terselenggaranya kegiatan ini di sekolahnya. Menurut beliau, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan sebagai pelengkap pendidikan formal yang sudah diberikan di sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">“Terima kasih kepada mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Kabupaten Karawang yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu dalam membentuk karakter siswa melalui pendekatan spiritual dan etika,” ujar Ibu Masitoh.</p>
<h3><a href="https://news.bsi.ac.id/2025/05/30/pelatihan-ai-tingkatkan-kualitas-publikasi-kegiatan-rw-13-pekayon-jaya/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: <span class="post-title">Pelatihan AI Tingkatkan Kualitas Publikasi Kegiatan RW 13 Pekayon Jaya</span></strong></a></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kebersamaan dan Kenangan Manis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menjelang akhir kegiatan, panitia mengadakan sesi permainan kelompok yang dirancang untuk mempererat kebersamaan antar siswa serta antara siswa dan para mahasiswa UBSI. Tawa ceria dan antusiasme tampak jelas dari wajah para siswa. Mereka mengikuti setiap permainan dengan semangat dan kerja sama yang baik, menunjukkan bahwa pembelajaran agama bisa dikemas secara menarik dan menyenangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai penutup, mahasiswa UBSI Karawang memberikan kenang-kenangan sederhana kepada siswa-siswi MIS AL MUAWANAH. Hadiah ini diberikan sebagai simbol kebersamaan dan apresiasi atas partisipasi aktif para siswa dalam kegiatan. Tidak hanya itu, tim pengabdian juga memberikan cendera mata kepada pihak sekolah sebagai tanda terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dampak Positif dan Harapan ke Depan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dasar dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Nilai-nilai agama yang ditanamkan tidak hanya menjadi bekal spiritual, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Semangat kebersamaan, senyum lebar, dan rasa antusias yang terpancar dari para siswa menunjukkan bahwa kegiatan ini telah mencapai tujuannya. Pemahaman agama sebagai pondasi karakter telah ditanamkan dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima oleh anak-anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Ke depan, kegiatan pengabdian seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan lainnya. Mahasiswa UBSI Karawang berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun masyarakat melalui pendekatan edukatif yang positif dan konstruktif.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menanamkan nilai-nilai agama sejak dini, generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Hal ini sejalan dengan visi UBSI dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Karawang Turun Tangan: Bersihkan Terminal Tanjungpura demi Lingkungan yang Sehat dan Nyaman</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/mahasiswa-ubsi-karawang-turun-tangan-bersihkan-terminal-tanjungpura-demi-lingkungan-yang-sehat-dan-nyaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 07:23:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi bersih-bersih terminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa peduli lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan kewarganegaraan UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada masyarakat mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Program studi Sistem Informasi UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal Tanjungpura Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=1737</guid>

					<description><![CDATA[Karawang, 20 Mei 2025 — Di tengah meningkatnya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="308" data-end="900"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1738" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG.jpg" alt="" width="2099" height="1296" srcset="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG.jpg 2099w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-1536x948.jpg 1536w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-2048x1265.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2099px) 100vw, 2099px" /></p>
<p style="text-align: justify;" data-start="308" data-end="900"><em data-start="308" data-end="331"><a href="http://karawanghitz.com">Karawang</a>, 20 Mei 2025</em> — Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga bumi dari kerusakan lingkungan, sekelompok mahasiswa semester dua Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Karawang, membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari aksi sederhana dan penuh makna. Melalui program <em data-start="670" data-end="706">Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)</em> yang bertajuk <strong data-start="721" data-end="789">“Terciptanya Lingkungan Terminal yang Bersih, Sehat, dan Nyaman”</strong>, mahasiswa UBSI Karawang turun langsung membersihkan area Terminal Tanjungpura, Karawang, Selasa (20/05/2025).</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="902" data-end="1285">Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang dibimbing oleh Silvia Nanda Putri Erito, M.Pd. Lebih dari sekadar kewajiban akademik, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memahami bahwa ilmu pengetahuan bukan hanya untuk dikuasai, tetapi juga untuk dimanfaatkan demi kemaslahatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="1287" data-end="1333">Kolaborasi Mahasiswa dan Dinas Perhubungan</h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="1335" data-end="1668">Tak bergerak sendiri, mahasiswa UBSI Karawang menggandeng <strong data-start="1393" data-end="1435">Dinas Perhubungan Terminal Tanjungpura</strong> untuk mewujudkan kegiatan ini. Kolaborasi ini memperkuat semangat gotong royong antar elemen masyarakat dalam menciptakan fasilitas umum yang tidak hanya fungsional, tetapi juga sehat dan nyaman bagi para pengguna jasa transportasi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1670" data-end="1970">“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan dalam bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kebersihan dan kenyamanan lingkungan transportasi publik,” ungkap <strong data-start="1902" data-end="1927">Muhammad Excel Mutaki</strong>, selaku perwakilan tim pelaksana kegiatan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1972" data-end="2301">Kegiatan bersih-bersih dilakukan secara menyeluruh di area terminal: dari ruang tunggu penumpang, area sekitar halte, hingga lorong-lorong tempat kendaraan umum berlalu-lalang. Selain itu, mahasiswa juga memasang <strong data-start="2185" data-end="2232">poster edukatif bertema kampanye kebersihan</strong> sebagai media sosialisasi kepada masyarakat dan pengunjung terminal.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="2303" data-end="2332">Aksi Nyata, Harapan Besar</h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="2334" data-end="2638">Lebih dari sekadar bersih-bersih, kegiatan ini membawa pesan kuat: <em data-start="2401" data-end="2466">mahasiswa juga peduli terhadap lingkungan dan fasilitas publik.</em> Sikap acuh tak acuh terhadap lingkungan sudah seharusnya ditinggalkan. Tempat umum seperti terminal adalah milik bersama yang harus dijaga dan dirawat oleh semua kalangan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2640" data-end="2861">Staf ketertiban Terminal Tanjungpura, <strong data-start="2678" data-end="2687">Agung</strong>, menyambut baik kegiatan yang dilakukan para mahasiswa. Ia mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa di terminal memberikan warna baru dan energi positif bagi lingkungan sekitar.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2863" data-end="3137">“Bukti nyata kepada masyarakat bahwa mahasiswa juga peduli terhadap lingkungannya. Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa menular ke masyarakat luas. Bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap Agung.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="3139" data-end="3166">Pendidikan yang Membumi</h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="3168" data-end="3417">Sering kali, kampus hanya diidentikkan dengan ruang kelas dan tumpukan teori. Namun, melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI Karawang menunjukkan bahwa pendidikan sejati adalah yang membumi—yang hadir langsung di tengah persoalan sosial dan lingkungan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3419" data-end="3653">Dosen pembimbing, <strong data-start="3437" data-end="3471">Silvia Nanda Putri Erito, M.Pd</strong>, mengapresiasi semangat para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa PKM ini bukan hanya soal menyelesaikan tugas mata kuliah, tapi tentang membentuk karakter dan kesadaran sosial mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="3655" data-end="3879">“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan. Mereka tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, dan keberanian untuk terlibat dalam menyelesaikan persoalan riil di masyarakat,” jelasnya.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="3881" data-end="3924">Menyalakan Semangat Hijau dari Terminal</h3>
<h3><a href="https://news.bsi.ac.id/2024/09/09/pantai-ketapang-indah-dapat-kado-spesial-dari-mahasiswa-universitas-bsi-aksi-bersih-bersih-siap-bikin-pantai-makin-bersinar/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: <span class="post-title">Pantai Ketapang Indah Dapat Kado Spesial dari Mahasiswa Universitas BSI! Aksi Bersih-Bersih Siap Bikin Pantai Makin Bersinar</span></strong></a></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="3926" data-end="4251">Terminal mungkin bukan tempat yang sering dilihat sebagai ruang perubahan. Tapi hari itu, Terminal Tanjungpura menjadi saksi lahirnya harapan baru. Poster-poster kampanye, lantai-lantai yang bersih, dan senyum dari para pengguna terminal menjadi bukti bahwa kerja kolektif, meskipun kecil, bisa menciptakan dampak yang besar.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4253" data-end="4437">Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar langsung tentang pentingnya merawat lingkungan, membangun solidaritas sosial, dan mempraktikkan nilai-nilai kewarganegaraan dalam konteks nyata.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4439" data-end="4693">Kegiatan ini juga sejalan dengan misi besar UBSI untuk membentuk generasi muda yang <em data-start="4523" data-end="4576">unggul, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan</em>. Sebuah langkah kecil dari Karawang, namun dengan semangat besar untuk bumi yang lebih bersih, sehat, dan manusiawi.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="4695" data-end="4741">Penutup: Dari Terminal Menuju Transformasi</h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="4743" data-end="4949">Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia adalah panggilan moral bagi kaum muda untuk kembali menengok sekeliling dan bertanya: <em data-start="4896" data-end="4949">apa yang bisa saya lakukan untuk bumi ini hari ini?</em></p>
<p style="text-align: justify;" data-start="4951" data-end="5227">Mahasiswa UBSI Karawang telah menjawabnya dengan tindakan. Dan semoga, langkah ini tak berhenti di Terminal Tanjungpura saja—melainkan menjadi inspirasi bagi banyak kampus lain di seluruh Indonesia untuk bergerak, bersuara, dan bertindak nyata demi lingkungan yang lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="5229" data-end="5283"><strong data-start="5229" data-end="5280">Salam Hijau! <a href="http://bsi.today/beasiswa" target="_blank" rel="noopener">Mahasiswa Bergerak</a>, Bumi Bernapas!</strong> <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f331.png" alt="🌱" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Revitalisasi Nilai Konstitusional dan Budaya Lokal: Mahasiswa UBSI Karawang Bangkitkan Semangat Nasionalisme di Kalangan Remaja</title>
		<link>https://karawanghitz.com/literasi-sekolah/revitalisasi-nilai-konstitusional-dan-budaya-lokal-mahasiswa-ubsi-karawang-bangkitkan-semangat-nasionalisme-di-kalangan-remaja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 04:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Literasi Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya lokal di kalangan pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Pancasila remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa peduli nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian masyarakat UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi nilai konstitusional]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=1882</guid>

					<description><![CDATA[Karawang, Karawanghitz &#8211; 26 Mei 2025 Di tengah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1883" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/image0.jpeg" alt="" width="1280" height="720" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://karawanghitz.com">Karawang,</a> </strong>Karawanghitz &#8211; 26 Mei 2025 Di tengah derasnya arus globalisasi dan semakin kaburnya batas identitas budaya di kalangan remaja, sekelompok mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang berinisiatif mengadakan kegiatan <strong>Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)</strong> yang mengangkat tema besar <strong>“Revitalisasi Nilai Konstitusional dan Budaya Lokal dalam Kehidupan Remaja.”</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bertempat di <strong>SMK Bhinneka Karawang</strong>, kegiatan ini digelar pada <strong>Senin, 26 Mei 2025</strong>, dan diikuti oleh puluhan siswa-siswi dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membumikan kembali semangat kebangsaan, rasa cinta tanah air, serta kebanggaan terhadap budaya lokal—terutama di kalangan remaja yang sedang berada dalam fase pencarian jati diri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mahasiswa sebagai Motor Edukasi Sosial</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kelompok mahasiswa UBSI Karawang yang terdiri dari <strong>Elsa Tri Arlina, Najwa Nasywa Wiyono, Kiki Kania Amelia, Alivia Febriska Lando, Nur Kholipah</strong>, dan <strong>Muhammad Ilyas</strong> hadir bukan hanya sebagai pemateri, tetapi juga sebagai <strong>rekan sebaya yang mengajak berdialog</strong>, berbagi pengalaman, dan membangun pemahaman kolektif tentang pentingnya menjaga identitas bangsa di tengah modernisasi.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kami percaya bahwa membekali remaja dengan pemahaman nilai konstitusional dan budaya lokal adalah langkah strategis untuk membangun generasi muda yang berkarakter, cinta tanah air, dan siap menghadapi tantangan global,”</em> ujar <strong>Elsa Tri Arlina</strong>, selaku koordinator kegiatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan pendekatan edukatif dan komunikatif, kegiatan ini dirancang tak hanya bersifat satu arah, namun interaktif dan partisipatif.</p>
<h3><a href="https://signaltodays.com/jelajahi-pesona-wisata-menakjubkan-di-karawang-jawa-barat/" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga : Jelajahi Pesona Wisata Menakjubkan di Karawang, Jawa Barat</a></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Materi Bermakna, Aktivitas Menyenangkan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sesi utama kegiatan, para mahasiswa memberikan edukasi seputar <strong>nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hak dan kewajiban warga negara</strong>, hingga isu-isu yang relevan dalam konteks kebangsaan masa kini. Para siswa diajak untuk <strong>merefleksikan peran mereka sebagai warga negara muda</strong> dan bagaimana nilai-nilai dasar konstitusi bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di sekolah dan lingkungan sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya itu, bagian penting dari kegiatan ini adalah <strong>pelestarian budaya lokal</strong>. Mahasiswa memperkenalkan kembali <strong>seni tradisional, bahasa daerah, cerita rakyat, dan etika sosial</strong> yang mulai tergerus oleh budaya pop modern. Melalui <strong>permainan edukatif, kuis, dan simulasi peran</strong>, siswa diajak untuk memahami nilai-nilai budaya sebagai kekayaan tak ternilai yang mencerminkan identitas bangsa.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Sekarang banyak dari kita yang tahu budaya luar tapi lupa dengan budaya sendiri. Kegiatan ini bikin kita sadar, ternyata budaya lokal itu keren dan penting buat dijaga,”</em> ungkap salah satu siswa SMK Bhinneka saat sesi diskusi berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Diskusi Kelompok dan Aktivitas Praktik</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan PKM ini juga menyediakan ruang diskusi kelompok, di mana para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk membahas topik seperti: “Apa arti Pancasila bagi saya?”, “Bagaimana cara menjaga bahasa daerah?”, dan “Apa dampak hilangnya budaya lokal terhadap identitas bangsa?”</p>
<p style="text-align: justify;">Dari diskusi tersebut muncul beragam pandangan kritis dan ide-ide segar dari siswa-siswi, mulai dari ajakan untuk kembali menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari, hingga usulan membuat komunitas seni tradisional di lingkungan sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain diskusi, kegiatan juga dilengkapi dengan <strong>praktik pengenalan simbol-simbol negara</strong> seperti bendera, lambang Garuda Pancasila, lagu kebangsaan, serta <strong>demonstrasi mini kesenian lokal</strong> seperti pencak silat dan pembacaan puisi berbahasa daerah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tanggapan Positif dan Harapan Ke Depan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kepala sekolah dan para guru menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, pembekalan nilai konstitusional dan budaya lokal sangat penting, terutama di tengah tantangan era digital yang membuat generasi muda mudah terpapar budaya asing.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kami berterima kasih kepada mahasiswa UBSI Karawang. Ini adalah kegiatan yang sangat dibutuhkan di sekolah, dan kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,”</em> ujar salah satu guru pendamping SMK Bhinneka Karawang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mahasiswa Belajar dari Masyarakat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tak hanya siswa yang mendapat pengalaman berharga, para mahasiswa pun mengaku mendapatkan banyak pelajaran selama terjun langsung ke lapangan. Interaksi langsung dengan remaja, mengemas materi agar mudah dipahami, dan menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar menjadi pengalaman yang membentuk kepekaan sosial dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari generasi akademik.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Ini bukan cuma tentang mengajar. Kami juga belajar tentang realita sosial, tantangan pendidikan, dan betapa pentingnya menjaga nilai luhur bangsa. Ini membuat kami semakin yakin bahwa mahasiswa harus terlibat aktif dalam proses mencerdaskan kehidupan bangsa,”</em> ujar <strong>Najwa Nasywa Wiyono</strong>, salah satu peserta kegiatan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi <strong>Tri Dharma Perguruan Tinggi</strong>, khususnya dalam aspek <strong>pengabdian kepada masyarakat</strong>. UBSI Karawang mendorong mahasiswanya untuk tidak hanya unggul dalam akademik, tapi juga <strong>berkontribusi dalam pembangunan sosial dan budaya di tengah masyarakat</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui pendekatan kontekstual seperti ini, mahasiswa diajak untuk menerjemahkan ilmu yang mereka pelajari ke dalam bentuk aksi nyata yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan: Membangun Bangsa dari Sekolah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">“Revitalisasi Nilai Konstitusional dan Budaya Lokal dalam Kehidupan Remaja” bukan sekadar kegiatan sekali jalan. Ia adalah <strong>cikal bakal gerakan sadar identitas nasional</strong> yang dimulai dari ruang-ruang pendidikan menengah. Mahasiswa UBSI Karawang membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana—dari satu sekolah, satu kelompok remaja, dan satu perbincangan bermakna.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena di tangan merekalah, masa depan bangsa ini berada. Dan melalui kegiatan ini, para mahasiswa UBSI turut menjaga nyala obor kebangsaan tetap hidup, bahkan di tengah derasnya arus zaman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Lingkungan Cerminan Diriku&#8221;: Mahasiswa UBSI Karawang Ajak Santri TPQ DTA Al-Karomah Cintai Alam Sejak Dini</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/lingkungan-cerminan-diriku-mahasiswa-ubsi-karawang-ajak-santri-tpq-dta-al-karomah-cintai-alam-sejak-dini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 03:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta lingkungan sejak dini]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi lingkungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan sosial mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan cerminan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa peduli lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan karakter anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian masyarakat mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[TPQ DTA Al-Karomah Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=1859</guid>

					<description><![CDATA[Karawang, Karawanghitz 14 Mei 2025 Dalam semangat membangun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1860" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/Gambar-WhatsApp-2025-06-03-pukul-17.56.24_cdd52125-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/Gambar-WhatsApp-2025-06-03-pukul-17.56.24_cdd52125-scaled.jpg 2560w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/Gambar-WhatsApp-2025-06-03-pukul-17.56.24_cdd52125-1536x1152.jpg 1536w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/Gambar-WhatsApp-2025-06-03-pukul-17.56.24_cdd52125-2048x1536.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><br />
<a href="http://karawanghitz.com"><strong>Karawang,</strong></a> Karawanghitz 14 Mei 2025 Dalam semangat membangun generasi muda yang berkarakter dan peduli lingkungan, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk <strong>“Lingkungan Cerminan Diriku”</strong>. Bertempat di <strong>TPQ DTA Al-Karomah</strong>, Dusun Ciketang, Desa Jayanegara, Kecamatan Tempuran, kegiatan ini mengusung pesan kuat bahwa lingkungan tidak hanya tempat tinggal, tetapi juga <strong>refleksi dari perilaku dan karakter seseorang</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pengabdian kepada masyarakat yang menjadi implementasi nyata peran mahasiswa dalam mencerdaskan dan membina masyarakat, khususnya anak-anak usia dini di lingkungan madrasah dan pesantren.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Edukasi Karakter Lewat Kepedulian Lingkungan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Koordinator kegiatan dalam penyampaian materinya menjelaskan bahwa hubungan antara sikap terhadap lingkungan dan pembentukan karakter merupakan hal yang saling berkaitan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Melalui tema ‘Lingkungan Cerminan Diriku’, kami ingin mengajak adik-adik santri untuk memahami bahwa kebiasaan kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, rajin membersihkan tempat belajar, hingga merawat tanaman adalah bagian dari membentuk kepribadian yang bertanggung jawab,”</em> jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan pendekatan edukatif yang ramah anak. Para mahasiswa merancang metode interaktif seperti <strong>diskusi santai</strong>, <strong>permainan edukatif bertema kebersihan</strong>, serta <strong>simulasi bersih-bersih lingkungan</strong> yang langsung dilakukan di sekitar area TPQ.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tanggapan Mahasiswa UBSI: Pentingnya Aksi Langsung di Masyarakat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu perwakilan mahasiswa UBSI Kampus Karawang, <strong>Irfan Sopandi</strong>, turut membagikan kesan dan pandangannya tentang kegiatan ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya sekadar program pengabdian, tapi juga proses belajar langsung dari masyarakat. Interaksi dengan adik-adik di TPQ dan para pengajar memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana nilai-nilai lingkungan dan karakter bisa ditanamkan sejak dini. Kami belajar bahwa perubahan itu dimulai dari hal sederhana, dari ruang kecil seperti TPQ ini,”</em> ujar Irfan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa perlu lebih sering turun ke lapangan, agar teori yang didapat dari bangku kuliah bisa benar-benar berdampak dalam kehidupan nyata.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa bukan hanya generasi akademik, tapi juga agen sosial yang siap memberi manfaat. Dan kami percaya, lingkungan yang bersih dan sehat itu juga tanggung jawab kami sebagai pemuda,”</em> tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Santri Antusias, Belajar dengan Gembira</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan berlangsung dalam suasana yang akrab dan penuh antusiasme. Para santri TPQ DTA Al-Karomah menunjukkan minat yang tinggi terhadap setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif dalam sesi tanya jawab, mengikuti permainan edukatif, bahkan berbagi pengalaman pribadi dalam menjaga kebersihan rumah dan lingkungan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dukungan dari TPQ DTA Al-Karomah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pihak TPQ menyambut baik kegiatan ini. Salah satu pengajar menyampaikan:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa UBSI. Anak-anak sangat antusias dan kami melihat langsung bahwa materi yang disampaikan memang menyentuh sisi emosional dan logika mereka. Ini bentuk edukasi yang sangat dibutuhkan,”</em> ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aksi Simbolis dan Doa Bersama</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seluruh peserta melaksanakan aksi simbolis berupa <strong>bersih-bersih bersama</strong>, dilanjutkan dengan <strong>doa bersama</strong> dan <strong>foto sebagai kenang-kenangan</strong>. Suasana penuh kehangatan menutup kegiatan ini dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mahasiswa sebagai Agen Perubahan Sosial</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Mahasiswa UBSI Karawang membuktikan bahwa ilmu yang mereka miliki harus dibarengi dengan kepedulian sosial dan kepekaan terhadap lingkungan.</p>
<h3><a href="https://news.bsi.ac.id/2025/05/21/dosen-ubsi-gelar-pelatihan-microsoft-excel-di-sps-mawar-indah-tingkatkan-literasi-digital-masyarakat-lewat-pengabdian-masyarakat/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: <span class="post-title">Dosen UBSI Gelar Pelatihan Microsoft Excel di SPS Mawar Indah: Tingkatkan Literasi Digital Masyarakat Lewat Pengabdian Masyarakat</span></strong></a></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Harapan Ke Depan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan &#8220;Lingkungan Cerminan Diriku&#8221; diharapkan menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk terus <strong>membumikan nilai-nilai sosial dan lingkungan</strong> kepada masyarakat, mulai dari skala kecil namun berdampak luas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Perundungan, UBSI Karawang Bekali Siswa SMP Annihayah dengan Pemahaman Akhlak dalam Islam</title>
		<link>https://karawanghitz.com/literasi-sekolah/ubsi-1979-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 07:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Literasi Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=1979</guid>

					<description><![CDATA[Sumber Gambar: Mahasiswa UBSI  KARAWANG , Karawanghitz &#8211;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6><a href="https://pmbubsi.id/pmb" target="_blank" rel="noopener"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1980" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-05-30-at-15.00.21-scaled.jpeg" alt="Mahasiswa UBSI" width="2560" height="1440" srcset="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-05-30-at-15.00.21-scaled.jpeg 2560w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-05-30-at-15.00.21-1536x864.jpeg 1536w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-05-30-at-15.00.21-2048x1152.jpeg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></a><em>Sumber Gambar: <a href="https://bsi.today/karawang/" target="_blank" rel="noopener">Mahasiswa UBSI </a></em></h6>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://karawanghitz.com"><strong>KARAWANG</strong> ,</a> <strong>Karawanghitz &#8211;</strong> Di tengah maraknya isu perundungan (bullying) dan tantangan moral di kalangan remaja, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang mengambil langkah proaktif melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Bertajuk <strong>“Mewujudkan Generasi Berakhlak Melalui Pemahaman Agama Islam,”</strong> program ini sukses diselenggarakan di SMP Annihayah Rawamerta, Karawang, pada Selasa, 14 Mei 2025.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan yang diinisiasi oleh dosen dan mahasiswa UBSI Karawang ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan fondasi akhlak yang kokoh bagi para pelajar, sebagai benteng utama melawan perilaku negatif di lingkungan sekolah dan sosial. Acara ini berlokasi di Kp. Krajan 1 RT007/RW004, Jl. Raya Rawamerta, Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Latar Belakang: Keresahan Akan Degradasi Moral Pelajar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Program pengabdian masyarakat ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap fenomena yang terjadi di kalangan pelajar. Peningkatan kasus perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun siber, menjadi isu krusial yang menuntut perhatian serius. Selain itu, gejala lain seperti pelanggaran disiplin, menurunnya sopan santun, dan rendahnya kesadaran etika dalam interaksi sehari-hari menjadi dasar utama mengapa kegiatan ini perlu dilaksanakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menyadari bahwa pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tim UBSI Karawang memilih pendekatan spiritual. Pemahaman agama Islam diyakini memiliki peran sentral dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia (akhlakul karimah). Melalui pengenalan nilai-nilai universal dalam Islam seperti kejujuran, kasih sayang, saling menghormati, dan keadilan, para siswa diajak untuk memahami bahwa setiap tindakan mereka memiliki konsekuensi, baik di dunia maupun di akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dan tepat sasaran, tim pengabdian masyarakat UBSI Karawang telah melakukan riset pendahuluan. Pada tanggal 29 April 2025, tim melakukan observasi lapangan serta wawancara mendalam dengan Kepala Sekolah, beberapa guru, dan pengurus pondok pesantren Annihayah. Hasil dari analisis pra-kegiatan ini menjadi landasan kuat dalam menyusun materi sosialisasi yang kontekstual dan mudah dipahami oleh siswi kelas 7 yang menjadi peserta utama.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sosialisasi Interaktif dan Materi yang Relevan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pelaksanaan kegiatan pada 14 Mei 2025 berlangsung dinamis dan interaktif. Para siswi kelas 7 SMP Annihayah menunjukkan antusiasme yang tinggi sejak awal hingga akhir sesi. Narasumber dari tim UBSI Karawang tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga membuka ruang diskusi yang hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pemaparannya, narasumber menekankan beberapa poin kunci mengenai akhlak dalam Islam, antara lain:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Pentingnya Kejujuran (Shiddiq):</strong> Menjelaskan bahwa kejujuran adalah induk dari segala sifat terpuji dan merupakan kunci kepercayaan dalam hubungan sosial.</li>
<li><strong>Menghormati Orang Tua dan Guru (Birrul Walidain wal Ustadz):</strong> Mengajarkan bahwa keridhaan Allah terletak pada keridhaan orang tua dan keberkahan ilmu terletak pada penghormatan terhadap guru.</li>
<li><strong>Bahaya dan Larangan Perundungan (Bullying):</strong> Menegaskan bahwa tindakan merendahkan, menyakiti, atau mengintimidasi orang lain sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang (rahmah) dan persaudaraan (ukhuwah). Peserta diajak memahami dampak psikologis negatif pada korban perundungan.</li>
<li><strong>Menjaga Lisan dan Perbuatan:</strong> Memberikan pemahaman praktis tentang bagaimana menjaga ucapan agar tidak menyakiti dan perbuatan agar tidak merugikan sesama teman.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Agar pesan lebih mudah meresap, narasumber menggunakan studi kasus dan contoh-contoh nyata yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Para siswi diajak untuk berbagi pengalaman dan pandangan mereka, menjadikan sesi ini sebagai ajang refleksi bersama.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Apresiasi dari Pihak Sekolah dan Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kepala SMP Annihayah menyambut baik kolaborasi ini dan menyampaikan apresiasinya. Dalam sambutannya, beliau menyatakan, “Kegiatan dari UBSI Karawang ini sangat positif dan membantu kami dalam membina karakter siswi, terutama dalam hal kedisiplinan dan pembentukan akhlak. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang kami hadapi sehari-hari. Kami berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.”</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, perwakilan dosen UBSI Karawang yang terlibat menjelaskan bahwa program ini adalah implementasi nyata dari salah satu pilar <strong>Tri Dharma Perguruan Tinggi</strong>, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sebagai institusi pendidikan tinggi, UBSI memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi pada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga melatih mahasiswa untuk memiliki kepekaan sosial, kemampuan berkomunikasi, dan jiwa kepemimpinan. Mereka belajar secara langsung bagaimana mengidentifikasi masalah sosial dan menjadi bagian dari solusinya,” ujar salah satu dosen pembimbing.</p>
<h3><a href="https://news.bsi.ac.id/event/hangatnya-berbagi-ubsi-kampus-purwokerto-santuni-anak-yatim-dan-edukasi-cyberbullying/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: <span class="post-title">Hangatnya Berbagi! UBSI Kampus Purwokerto Santuni Anak Yatim dan Edukasi Cyberbullying</span></strong></a></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Harapan untuk Generasi Emas Karawang yang Berakhlak</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan berakhirnya kegiatan pengabdian masyarakat ini, harapan besar disematkan kepada para siswi SMP Annihayah. Diharapkan, program ini mampu menanamkan kesadaran mendalam untuk senantiasa menjaga akhlak dalam setiap pergaulan, menghormati perbedaan, serta menjadikan nilai-nilai luhur Islam sebagai kompas dalam menjalani kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan jangka panjangnya adalah untuk turut serta mencetak <strong>generasi emas Karawang</strong>—generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan melek teknologi, tetapi juga matang secara emosional, beretika, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi lingkungannya, dimulai dari hal-hal sederhana seperti tidak melakukan perundungan dan menebar kebaikan kepada sesama.</p>
<p style="text-align: justify;">Kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi seperti UBSI Karawang dan sekolah-sekolah di sekitarnya membuktikan bahwa sinergi adalah kunci untuk membangun fondasi karakter generasi muda yang lebih baik dan berakhlak mulia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UBSI di SDN Tamelang 1, Karawang: &#8220;Batasi Penggunaan Gadget, Jaga Pergaulan, Hindari Bullying dan Pergaulan Bebas&#8221;</title>
		<link>https://karawanghitz.com/pendidikan/pengabdian-masyarakat-mahasiswa-ubsi-di-sdn-tamelang-1-karawang-batasi-penggunaan-gadget-jaga-pergaulan-hindari-bullying-dan-pergaulan-bebas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 10:45:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=978</guid>

					<description><![CDATA[Karawang, KarawangHitz &#8211; Karawang, 20 November 2024 –...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-979" src="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-17-at-16.59.23-1-scaled.jpeg" alt="" width="2560" height="1623" srcset="https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-17-at-16.59.23-1-scaled.jpeg 2560w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-17-at-16.59.23-1-1536x974.jpeg 1536w, https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-17-at-16.59.23-1-2048x1298.jpeg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://karawanghitz.com">Karawang,</a> KarawangHitz &#8211; Karawang,<em> 20 November 2024</em> – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di SDN Tamelang 1, Karawang, sebagai bagian dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), yang bertujuan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan dihadiri oleh mahasiswa Universitas BSI, staf pengajar, dan siswa-siswi kelas 6 SDN Tamelang 1. Dalam kesempatan tersebut, kelompok 1. Salah satu mahasiswa BSI menyampaikan materi yang difokuskan pada dua aspek penting, yaitu peningkatan literasi digital dan kesadaran sosial bagi siswa. Sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan menjaga interaksi sosial yang sehat, materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Materi yang dibawakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi pentingnya membatasi penggunaan gadget, menjaga pergaulan yang sehat, menghindari bullying, serta memahami bahaya pergaulan bebas. Hal ini disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa kelas 6 yang notabene sedang berada di usia yang rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan dan teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pemutaran video edukasi yang bertujuan untuk lebih memperjelas dan memperdalam pemahaman siswa terhadap isu-isu yang disampaikan. Melalui video tersebut, siswa diberikan contoh nyata mengenai dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan, serta bahaya dari pergaulan yang tidak sehat. Diharapkan, dengan cara ini, pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipahami oleh anak-anak di usia mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu narasumber dari Universitas BSI, Anisa Rizky Nurrobi Ramadanti, menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin mengedukasi siswa tentang bagaimana cara menggunakan teknologi dengan bijak serta pentingnya menjaga hubungan sosial yang sehat di dunia nyata. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, penting bagi generasi muda untuk memiliki literasi digital yang baik,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibu Rinrin, S.Pd., wali kelas 6 SDN Tamelang 1, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Rinrin mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pemilihan sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian masyarakat. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk siswa-siswa kami yang mulai terpapar berbagai macam teknologi dan informasi. Kami sangat berharap, dengan adanya kegiatan ini, anak-anak kami lebih sadar akan pentingnya membatasi waktu menggunakan gadget, menjaga pergaulan yang baik, serta menghindari hal-hal negatif seperti bullying dan pergaulan bebas,” ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari program Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui program ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam bentuk pendidikan, penelitian, maupun pengabdian langsung. Universitas BSI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, salah satunya dengan melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat yang mendukung pengembangan karakter dan kompetensi siswa di berbagai sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi mahasiswa Universitas BSI, karena mereka dapat langsung merasakan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat, serta mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah. “Kami sangat senang bisa berkontribusi melalui kegiatan ini. Tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam berkomunikasi dan berdampak langsung terhadap lingkungan sekitar,” tambah Sri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan bekal yang berguna bagi siswa SDN Tamelang 1 dalam menghadapi tantangan dunia digital serta menciptakan generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan sosial mereka. Melalui langkah kecil ini, diharapkan ada perubahan positif yang lebih besar di masa depan, baik bagi para siswa, sekolah, maupun masyarakat Karawang pada umumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan terlaksananya kegiatan pengabdian ini, Universitas BSI semakin membuktikan komitmennya untuk mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan berperan aktif dalam pembangunan karakter bangsa melalui pendidikan dan pengabdian langsung kepada masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
