<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tenggelam &#8211; Karawang Hitz</title>
	<atom:link href="https://karawanghitz.com/topic/tenggelam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://karawanghitz.com</link>
	<description>Karawang Berbicara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 00:54:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://karawanghitz.com/wp-content/uploads/2024/11/Icon-Karawang-Hitz-80x80.png</url>
	<title>Tenggelam &#8211; Karawang Hitz</title>
	<link>https://karawanghitz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pria di Karawang Hilang Terseret Arus Sungai Usai Selamatkan Sang Istri</title>
		<link>https://karawanghitz.com/news/pria-di-karawang-hilang-terseret-arus-sungai-usai-selamatkan-sang-istri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nadarul]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 04:50:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pencarian Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai KW9]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tunggakjati Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://karawanghitz.com/?p=5064</guid>

					<description><![CDATA[Karawanghitz, Karawang – Seorang pria berinisial AY (44)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="1"><b data-path-to-node="1" data-index-in-node="0"><a href="http://karawanghitz.com">Karawanghitz</a>, Karawang</b> – Seorang pria berinisial AY (44) dilaporkan hilang terseret arus deras saat berusaha menyelamatkan istrinya yang melompat ke Saluran Sungai KW9, Dusun Rawagabus, Kelurahan Tunggakjati, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Insiden mencekam tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2026) pagi di sekitar jembatan penyeberangan lokasi kejadian.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="2">Peristiwa ini bermula ketika korban dan istrinya diduga terlibat perselisihan di atas jembatan. Diduga dipicu emosi yang memuncak, sang istri secara nekat melompat dari atas jembatan ke dalam aliran sungai. Melihat aksi berbahaya tersebut, AY secara refleks merespons cepat dengan menceburkan diri ke sungai demi menyelamatkan nyawa istrinya.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="3">Suara teriakan dari pasangan suami istri tersebut memancing perhatian warga sekitar yang berada di dekat lokasi. Warga berbondong-bondong mendekati pinggir sungai dan langsung berupaya memberikan bantuan darurat. Berkat kesigapan warga setempat, sang istri berhasil dievakuasi ke daratan dalam kondisi selamat dari bahaya tenggelam.</p>
<blockquote>
<p data-path-to-node="3"><a href="https://news.bsi.ac.id/berita/edukasi/rekomendasi-kampus-dengan-jurusan-sistem-informasi-terbaik-di-karawang/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga:<br />
Rekomendasi Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik di Karawang</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="4">Nahas bagi AY, upaya penyelematan yang dilakukannya berujung duka. Pria tersebut yang masih mengenakan seragam kerja lengkap saat masuk ke air justru kesulitan melawan dorongan air. Pakaian kerja yang berat serta arus sungai yang mengalir cukup deras membuat tubuh AY dengan cepat terbawa aliran air hingga akhirnya hilang dari jangkauan pandangan warga.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="5">Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Kaming, membenarkan kejadian yang menimpa pasangan suami istri tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa insiden tersebut berakar dari cekcok mendadak di atas jembatan sebelum akhirnya berujung aksi nekat sang istri tercebur ke sungai.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="6">“Kejadian bermula saat timbul perselisihan di antara pasangan tersebut di atas jembatan. Sang istri yang tersulut emosi nekat melompat ke sungai, lalu korban langsung meloncat untuk menolongnya. Istrinya selamat dievakuasi warga, tetapi korban yang masih memakai seragam kerja terseret arus deras,” kata Kaming saat memberikan keterangan resmi.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="7">Menerima laporan darurat mengenai orang hilang di aliran air, Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Karawang bersama unsur relawan penanggulangan bencana langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas mendirikan posko pencarian dan menyusun langkah penyisiran secara terstruktur di sepanjang alur Sungai KW9.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="8">Proses pencarian dilakukan dengan membagi tim ke beberapa titik fokus. Tim SAR mengerahkan perahu karet untuk menyisir permukaan air mulai dari lokasi titik awal korban melompat hingga memperluas jangkauan ke area hilir sungai. Selain penyisiran air, petugas daratan juga disiagakan di sepanjang bantaran sungai guna mengamati pergerakan benda atau tanda-tanda keberadaan korban.</p>
<blockquote>
<p data-path-to-node="8"><a href="https://news.bsi.ac.id/berita/edukasi/kampus-dengan-jurusan-sistem-informasi-akuntansi-terbaik-di-karawang/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca juga:<br />
Mau Kuliah di Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Akuntansi Terbaik di Karawang? Ini 4 Pilihannya</strong></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="9">Kaming menjelaskan bahwa kondisi arus sungai yang deras menjadi tantangan utama bagi seluruh personil di lapangan. Oleh karena itu, strategi penyisiran harus dilakukan secara ekstra hati-hati guna memastikan keselamatan para petugas gabungan saat menjalankan operasi pencarian.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="10">“Tim SAR gabungan terus bergerak menyisir aliran sungai dengan perahu karet dari titik lokasi awal kejadian menuju arah hilir. Karena kendala arus yang terbilang deras, tim di lapangan tetap beroperasi dengan tingkat kehati-hatian tinggi sambil terus memperluas area pencarian,” tutur Kaming menjelaskan perkembangan operasi SAR.</p>
<p style="text-align: justify;" data-path-to-node="11">Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan masih berada di lokasi untuk mengoptimalkan proses penyisiran air dan darat. Petugas berharap keberadaan AY dapat segera ditemukan seiring dengan diperluasnya radius pencarian di sepanjang aliran Saluran Sungai KW9 Karawang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
