
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 32;
Karawang, 1 Juli 2025 – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan lulusan yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja melalui kegiatan Uji Kompetensi Berbasis Industri di bidang Sistem Basis Data. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis UBSI dalam memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis di bangku kuliah, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Kegiatan Uji Kompetensi ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI dari Semester 2 dan Semester 6. Kehadiran mahasiswa lintas semester tersebut mencerminkan filosofi UBSI yang progresif dalam menanamkan pemahaman pentingnya penguasaan keahlian teknis sejak dini. Tidak hanya itu, uji kompetensi ini juga menjadi tolok ukur yang konkret bagi mahasiswa tingkat akhir dalam mengukur kesiapan mereka memasuki dunia profesional.
Sebagai langkah nyata menjembatani dunia akademik dengan dunia industri, UBSI menghadirkan dua penguji profesional dari PT. Jidoka System Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak dan solusi sistem informasi yang sudah berpengalaman dalam berbagai proyek teknologi di Indonesia. Keterlibatan profesional dari industri ini menjadi nilai tambah yang luar biasa dalam pelaksanaan uji kompetensi ini.
Penguatan Kompetensi Teknis Mahasiswa UBSI
Menurut Abdussomad, M.Kom, selaku Kepala Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Karawang, kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum berbasis industri yang diterapkan di UBSI. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diuji berdasarkan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga diuji secara praktis oleh para profesional industri. Ini menjadi kesempatan berharga bagi mereka untuk mendapatkan pengakuan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” ungkap Abdussomad.
Para penguji dari PT. Jidoka System Indonesia melakukan penilaian komprehensif terhadap mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi. Aspek-aspek yang diuji meliputi pemodelan basis data, pembuatan skema relasional, implementasi dan optimasi SQL, hingga kemampuan analisis terhadap studi kasus yang diambil dari kebutuhan riil dunia industri.
Menariknya, dalam proses uji kompetensi ini, mahasiswa ditantang untuk menyelesaikan studi kasus berbasis kebutuhan nyata, di mana mereka harus menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang cepat dan tepat. Ujian dilakukan secara individu, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan keahlian personalnya tanpa ketergantungan pada orang lain.
Membangun Link and Match antara Dunia Kampus dan Industri
Kegiatan uji kompetensi ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi konsep link and match yang dicanangkan pemerintah dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. UBSI memahami bahwa tantangan dunia kerja saat ini menuntut lulusan yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang teruji.
Dengan menghadirkan mitra industri seperti PT. Jidoka System Indonesia, UBSI berhasil membangun jembatan sinergis antara dunia pendidikan dan industri. Hal ini sejalan dengan visi UBSI untuk mencetak lulusan yang berdaya saing global dan siap menghadapi era digitalisasi serta revolusi industri 4.0.
Para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan pengalaman langsung berinteraksi dengan profesional industri, sekaligus menerima masukan berharga mengenai standar kerja dan ekspektasi industri yang sebenarnya. Hal ini tidak hanya memperkaya wawasan mereka, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri untuk bersaing di dunia kerja setelah lulus nanti.
Menuju Lulusan Siap Kerja dan Berdaya Saing Global
Sertifikasi kompetensi yang diberikan dalam kegiatan ini menjadi salah satu modal berharga bagi mahasiswa UBSI dalam menghadapi persaingan ketat di dunia kerja. UBSI menargetkan agar setiap lulusan tidak hanya membawa pulang ijazah akademik, tetapi juga sertifikasi keahlian yang diakui oleh dunia industri.
“Dunia kerja saat ini sangat kompetitif. Ijazah saja tidak cukup. Mahasiswa perlu memiliki competitive advantage berupa sertifikasi yang menunjukkan bahwa mereka benar-benar kompeten dan siap bekerja,” ujar salah satu penguji dari PT. Jidoka System Indonesia.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mendukung pengembangan soft skill mahasiswa, seperti kemampuan komunikasi, analisis data, manajemen waktu, hingga problem solving, yang semuanya sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.
Komitmen Berkelanjutan UBSI dalam Pengembangan SDM Unggul
Sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Karawang, Universitas Bina Sarana Informatika terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai program inovatif dan berbasis industri. UBSI percaya bahwa investasi terbesar sebuah institusi pendidikan adalah dalam mempersiapkan lulusannya agar mampu bersaing, beradaptasi, dan berkontribusi di dunia kerja maupun dunia usaha.
Kegiatan Uji Kompetensi Berbasis Industri ini diharapkan menjadi agenda rutin yang terus ditingkatkan kualitas dan skalanya, sehingga semakin banyak mahasiswa UBSI yang mendapatkan manfaat nyata dari program ini. Selain itu, UBSI juga berencana memperluas kerjasama dengan lebih banyak perusahaan dari berbagai sektor untuk memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa di bidang lain.
Baca Juga: UBSI Gelar Workshop Sistem Basis Data Berbasis Industri, Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
Penutup
Melalui Uji Kompetensi Berbasis Industri di bidang Sistem Basis Data ini, UBSI kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia industri. Mahasiswa UBSI tidak hanya dibekali dengan teori, tetapi juga keterampilan praktis dan sertifikasi yang memperkuat daya saing mereka di pasar kerja. Dengan langkah-langkah strategis ini, UBSI optimis dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kompeten, kreatif, dan siap berkontribusi untuk Indonesia yang lebih maju.












