Pendidikan

Study Club HIMASI UBSI Dorong Mahasiswa Kuasai Logika Pemrograman Sejak Dini

×

Study Club HIMASI UBSI Dorong Mahasiswa Kuasai Logika Pemrograman Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Study Club
Sumber Gambar: HIMASI UBSI Karawang
Study Club
Sumber Gambar: HIMASI UBSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Suasana sore di ruang 401 Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Karawang pada Selasa (21/10/2025) terasa lebih hidup dari biasanya. Puluhan mahasiswa semester awal tampak antusias mengikuti Study Club #2 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI). Kegiatan yang bertajuk ”Mengenal Dasar Pemrograman dengan Python” ini menjadi wadah belajar interaktif bagi siswa untuk memperdalam pemahaman logika pemrograman sejak dini.

Acara yang berlangsung dari pukul 15.30 hingga 17.30 WIB ini menghadirkan Farid Abdul Kholiq, anggota Divisi Riset dan Teknologi HIMASI, sebagai pemateri utama. Ia membimbing peserta untuk memahami bahasa pemrograman Python melalui praktik langsung dan studi kasus yang menarik. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh mahasiswa UBSI tanpa biaya pendaftaran, sehingga menjadi kesempatan belajar yang inklusif dan terbuka bagi siapa pun yang ingin mengasah keterampilan digital.

Study Club Jadi Wadah Belajar dan Praktik Langsung

Berbeda dari kelas teori pada umumnya, Study Club ini mengajak siswa untuk langsung menanamkan materi di laptop masing-masing. Farid menjelaskan konsep dasar Python melalui studi kasus pembuatan program kasir sederhana yang dapat menghitung total harga dan kembalian pelanggan.

“Kami ingin siswa memahami bahwa logika pemrograman bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui contoh program kasir sederhana ini, mereka belajar bagaimana komputer bisa menyelesaikan masalah nyata,” ujar Farid di sela kegiatan.

Dalam sesi tersebut, siswa diajak memahami struktur kode, mulai dari logika perulangan (looping), percabangan (if-else), hingga cara menyimpan dan menampilkan data. Beberapa peserta sempat mengalami error saat menulis program, namun suasana belajar tetap kondusif dan penuh semangat. Pemateri dengan sabar membantu peserta memperbaiki kesalahan sekaligus menjelaskan alasannya agar mereka memahami alur logika dengan benar.

Program kasir yang dipelajari dilengkapi fitur pemrosesan data seperti nama produk, harga, jumlah pesanan, serta perhitungan total pembayaran dan kembalian. Dengan pendekatan ini, siswa dapat melihat langsung bagaimana kode sederhana mampu membentuk sistem yang bermanfaat dan realistis.

Interaksi Aktif dan Antusiasme Peserta Study Club

Suasana interaktif sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Pemateri sesekali memberikan kuis ringan untuk menguji pemahaman siswa sekaligus menjaga suasana belajar tetap menyenangkan.

“Seru banget, karena langsung praktik dan bisa tahu di mana letak kesalahan saat kode tidak jalan. Jadi belajar pemrograman terasa nyata, bukan sekadar teori,” ungkap Dinda Ayu Pratiwi, mahasiswa semester satu Sistem Informasi yang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain memperdalam kemampuan teknis, kegiatan Study Club HIMASI UBSI juga menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa dalam bereksperimen dengan kode. Diskusi dan tanya jawab berlangsung terbuka, menampilkan antusiasme peserta yang ingin memahami logika pemrograman lebih dalam. Melalui suasana belajar yang kolaboratif, siswa dapat saling bertukar ide dan membantu satu sama lain dalam menyelesaikan permasalahan kode.

Peran HIMASI dalam Menerangkan Kompetensi Mahasiswa

Ketua HIMASI UBSI Karawang, Praditya Ricky Pradana, menyebutkan bahwa kegiatan Study Club merupakan bagian dari program rutin organisasi untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi. Ia menilai kegiatan semacam ini menjadi penting di tengah perkembangan industri digital yang menuntut kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah.

“Kami ingin membentuk budaya belajar yang aktif dan kolaboratif di lingkungan kampus. Melalui Study Club, siswa tidak hanya belajar bahasa pemrograman, tetapi juga belajar bagaimana bekerja sama, berdiskusi, dan berpikir kritis,” jelas Praditya.

Menurutnya, HIMASI berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa dengan tema yang relevan agar mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dan teknologi yang dinamis.

Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu dan Semangat Belajar Berkelanjutan

Study Club HIMASI UBSI Karawang tidak hanya memberi bekal teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar mandiri di kalangan mahasiswa. Melalui pembelajaran langsung, mereka belajar bahwa dunia pemrograman tidak sesulit yang dibayangkan jika dijalani dengan latihan dan kerja sama.

“Harapan kami, mahasiswa tidak berhenti belajar setelah kegiatan ini. Dunia teknologi berkembang sangat cepat, jadi semangat untuk terus belajar dan beradaptasi harus dijaga,”tutup Farid.

Dengan berakhirnya kegiatan Study Club #2, HIMASI UBSI Karawang kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia digital. Melalui semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, para mahasiswa diharapkan dapat menjadi talenta unggul yang siap bersaing di era industri berbasis teknologi.