Karawanghitz, Karawang — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar Workshop Digital Kreatif AI Clay Reels Masterclass bertema “Kreativitas Digital untuk Peluang Income Tanpa Batas” pada Kamis (25/6) di Aula UBSI Karawang. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum yang ingin mempelajari pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembuatan konten digital.
Workshop menghadirkan Suhardi, S.Sos., M.M., AI Claymation Specialist, dosen Universitas Bina Sarana Informatika, sekaligus penulis, sebagai narasumber utama. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai teknik memanfaatkan AI untuk menghasilkan konten bergaya clay animation yang saat ini banyak digunakan di berbagai platform media sosial.
Acara dipandu oleh Arrsyiella sebagai master of ceremony (MC) dan dibuka dengan sambutan dari Kepala Kampus UBSI Karawang, Mohammad Syamsul Azis, M.Kom. Dalam sambutannya, ia menyoroti perkembangan teknologi AI yang semakin memengaruhi industri kreatif sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurut Mohammad Syamsul Azis, penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki agar mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri.
“Teknologi AI kini telah menjadi bagian dari perkembangan industri kreatif. Melalui workshop ini, kami ingin memberikan wawasan sekaligus keterampilan praktis agar peserta dapat memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Pada sesi utama, Suhardi memaparkan tahapan pembuatan AI Clay Reels secara sistematis. Materi dimulai dari proses menemukan ide, menyusun prompt yang efektif, mengolah visual bergaya clay animation menggunakan teknologi AI, hingga strategi mengembangkan konten agar memiliki daya tarik dan berpotensi menghasilkan pendapatan melalui berbagai platform digital.
Ia menjelaskan bahwa kemajuan AI membuat proses produksi konten menjadi lebih efisien tanpa menghilangkan peran kreativitas manusia. Menurutnya, teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, sementara kualitas ide tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya yang menarik.
“AI dapat mempercepat proses produksi konten, tetapi kreativitas tetap berasal dari manusia. Ide yang kuat akan menentukan apakah sebuah konten mampu memberikan manfaat sebagai media informasi, hiburan, maupun peluang ekonomi,” kata Suhardi.
Selain penyampaian materi, workshop juga dilengkapi dengan sesi praktik. Peserta diajak mencoba secara langsung membuat AI Clay Reels menggunakan berbagai perangkat dan aplikasi berbasis AI. Dalam sesi tersebut, narasumber memberikan pendampingan mengenai teknik penyusunan prompt, pengaturan visual, hingga proses penyempurnaan hasil konten.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari pemilihan aplikasi AI yang sesuai, teknik menghasilkan visual berkualitas, hingga cara memanfaatkan media sosial sebagai sarana distribusi dan monetisasi konten digital.
Salah seorang peserta, Alwi, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari workshop tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan sesuai dengan perkembangan industri digital saat ini dan dapat diterapkan secara langsung.
Baca juga: Apa itu Disney AI Pixar, Bikin Kamu Berubah Jadi Karakter Disney
“Materinya sangat relevan dengan kebutuhan sekarang. Saya jadi memahami bahwa AI bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, tetapi membantu mempercepat proses berkarya. Penjelasannya juga mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan,” ungkapnya.
Workshop ini turut menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan industri konten digital yang semakin memanfaatkan teknologi AI. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada aspek teknis pembuatan konten, tetapi juga diajak memahami pentingnya membangun kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta strategi menghasilkan karya yang sesuai dengan kebutuhan audiens.
Melalui penyelenggaraan Workshop Digital Kreatif AI Clay Reels Masterclass, UBSI Karawang berharap masyarakat, terutama generasi muda, semakin memahami pemanfaatan AI secara tepat dalam industri kreatif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak kreator konten yang mampu menggabungkan kreativitas dengan teknologi untuk menghasilkan karya yang bernilai dan relevan dengan perkembangan era digital.












