Literasi SekolahPendidikan

Mahasiswa Akuntansi UBSI Gelar PKM di SD Al-Fathimiyah

×

Mahasiswa Akuntansi UBSI Gelar PKM di SD Al-Fathimiyah

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa

Karawanghitz, Karawang –Mahasiswa Program Studi Akuntansi S1 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) PSDKU Karawang mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SD Al-Fathimiyah, Pinayungan, Karawang, Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Implementasi Nilai Empati dan Kepedulian Sosial dalam Perspektif Islam pada Siswa”.

Program yang dilaksanakan oleh Kelompok 2 kelas 63.2A.14 itu ditujukan bagi siswa kelas 4 Ar-Rahim. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ingin mengenalkan pentingnya sikap empati, kepedulian sosial, dan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dengan metode interaktif agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Para mahasiswa menyampaikan materi melalui diskusi ringan, permainan edukatif, serta contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa rasa empati dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial sekaligus nilai yang diajarkan dalam Islam. Siswa diajak memahami pentingnya menghargai orang lain, membantu teman, menjaga lingkungan, serta memiliki sikap peduli terhadap makhluk hidup di sekitar.

Perwakilan Kelompok 2 PKM UBSI Karawang mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dasar kepada siswa mengenai pentingnya memiliki sikap peduli dan empati dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin adik-adik memahami bahwa manusia perlu memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, baik kepada orang lain maupun lingkungan sekitar,” ujar Asya Payila (19), salah satu perwakilan mahasiswa saat kegiatan berlangsung.

Mahasiswa juga menekankan bahwa penerapan empati tidak harus dimulai dari hal besar. Sikap sederhana seperti membantu teman yang kesulitan, berbicara dengan sopan, berbagi dengan sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi contoh nyata yang dapat diterapkan siswa setiap hari.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat aktif mengikuti sesi diskusi dan menjawab pertanyaan yang diberikan mahasiswa. Suasana kelas berlangsung hangat karena materi disampaikan menggunakan pendekatan yang santai dan mudah dipahami.

Selain penyampaian materi, mahasiswa UBSI turut mengajak siswa mengikuti aktivitas interaktif untuk melatih kerja sama dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mempraktikkan sikap saling membantu dan menghargai satu sama lain.

Mahasiswa menjelaskan bahwa pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam pembentukan generasi muda. Karena itu, nilai empati dan kepedulian sosial dinilai perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan PKM ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan pendidikan di lingkungan masyarakat.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut karena materi yang disampaikan dinilai relevan dengan pembentukan karakter siswa. Pendekatan yang komunikatif membuat siswa lebih mudah memahami pentingnya sikap peduli terhadap lingkungan sosial.

Mahasiswa FEB UBSI Karawang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi terhadap pendidikan karakter anak-anak di wilayah Karawang.

“Kami berharap nilai empati dan kepedulian sosial yang diperkenalkan dalam kegiatan ini bisa diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” tutup Asya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa UBSI Karawang dan siswa SD Al-Fathimiyah. Suasana kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung, sekaligus menjadi bagian dari upaya mengenalkan pentingnya nilai sosial dan akhlak kepada generasi muda sejak dini.Top of FormBottom of Form