Literasi SekolahNewsPendidikan

Mahasiswa UBSI Karawang Latih Penggunaan ABSS untuk Siswa SMK Industri Mandiri

×

Mahasiswa UBSI Karawang Latih Penggunaan ABSS untuk Siswa SMK Industri Mandiri

Sebarkan artikel ini
Karawang

Karawanghitz, Karawang – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang mengadakan pelatihan penggunaan aplikasi ABSS V.20 bagi siswa dan siswi SMK Industri Mandiri, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan perangkat lunak akuntansi digital yang banyak digunakan dalam pengelolaan administrasi dan pencatatan keuangan di berbagai instansi maupun perusahaan.

Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengombinasikan penyampaian materi dan praktik langsung. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar aplikasi akuntansi, tetapi juga memperoleh pengalaman menggunakan fitur-fitur yang tersedia pada ABSS V.20.

Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa UBSI Karawang sebagai bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada siswa sekolah menengah kejuruan. Sasaran utama program ini adalah membantu peserta mengenal teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang administrasi dan akuntansi.

Baca juga: Pasar Gintung Disulap Jadi Ruang Seni, Lebih 200 Orang Ramaikan Aktivasi Distrik Gintung

Pada sesi awal, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pengertian ABSS, fungsi aplikasi dalam proses pencatatan transaksi keuangan, serta manfaat digitalisasi administrasi bagi perusahaan dan organisasi. Materi disampaikan secara bertahap agar mudah dipahami oleh peserta yang sebagian besar baru pertama kali mengenal aplikasi tersebut.

Selain menjelaskan konsep dasar, pemateri juga memperkenalkan berbagai fitur yang tersedia dalam ABSS V.20. Siswa diajak memahami bagaimana aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membantu proses pencatatan transaksi, pengelolaan data keuangan, hingga penyusunan laporan secara lebih sistematis dan efisien.

Setelah penyampaian teori, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik. Pada tahap ini, peserta didampingi langsung oleh mahasiswa saat mencoba mengoperasikan aplikasi. Mereka diperkenalkan pada tampilan antarmuka, menu-menu utama, serta fungsi dari masing-masing fitur yang tersedia.

Pendampingan dilakukan secara interaktif sehingga siswa dapat langsung mengajukan pertanyaan ketika menemui kesulitan. Metode tersebut membuat proses belajar berlangsung lebih efektif karena peserta dapat mempraktikkan materi yang baru saja dipelajari.

Suasana pelatihan berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Selain mengikuti praktik penggunaan aplikasi, siswa juga terlibat dalam diskusi mengenai penerapan teknologi digital dalam administrasi keuangan. Interaksi antara pemateri dan peserta membuat proses pembelajaran berjalan lebih dinamis.

Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, panitia mengadakan kuis yang berisi pertanyaan seputar materi ABSS V.20 yang telah disampaikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi sekaligus memberikan variasi dalam proses pembelajaran.

Tiga peserta dengan nilai tertinggi dalam kuis tersebut mendapatkan hadiah dari panitia. Kehadiran sesi kuis membuat siswa semakin antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Industri Mandiri, Drs. Luqman NH, M.M., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan yang diberikan oleh mahasiswa UBSI Karawang. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menambah wawasan siswa mengenai teknologi yang digunakan dalam bidang administrasi dan pengelolaan keuangan.

Ia berharap program edukasi seperti ini dapat membantu peserta didik memperoleh pengetahuan yang berguna untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.

Baca juga: Menyusuri Jejak Sejarah Taiwan di Chiang Kai-shek Memorial Hall

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Rasya Maula Usman, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan gambaran langsung mengenai penggunaan aplikasi akuntansi yang umum diterapkan di berbagai sektor pekerjaan.

Menurutnya, pengenalan teknologi sejak bangku sekolah dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Karena itu, kegiatan difokuskan pada praktik dan pengalaman langsung agar peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Pelatihan ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan mahasiswa UBSI Karawang, pihak sekolah, serta seluruh peserta. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan semakin mengenal penggunaan aplikasi akuntansi digital dan memiliki tambahan kompetensi yang dapat mendukung pembelajaran maupun persiapan menghadapi dunia kerja di masa mendatang.