Karawanghitz, Karawang — Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang, Rafi Fadilah, meraih Juara 1 sekaligus medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Mahasiswa Antarperguruan Tinggi. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (S1) tersebut menjadi pemenang kategori putra kelas tanding +100 kilogram (kg) dalam kejuaraan yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Resinda Park Mall, Kabupaten Karawang.
Kejurnas Judo Mahasiswa Antarperguruan Tinggi diselenggarakan oleh Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) dan diikuti 59 perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia. Kompetisi tersebut menjadi arena bagi atlet mahasiswa untuk menguji kemampuan dan pengalaman bertanding dalam persaingan judo tingkat nasional.
Rafi mampu melewati rangkaian pertandingan kelas +100 kg hingga menempati posisi teratas. Performa yang ditunjukkannya sepanjang pertandingan mengantarkan mahasiswa UBSI Karawang itu ke podium pertama dan menambah perolehan medali kontingen kampus dalam kejuaraan tersebut.
Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’
Bagi Rafi, keberhasilan meraih emas merupakan hasil dari latihan dan persiapan yang dilakukan sebelum kompetisi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.
“Saya bersyukur bisa meraih Juara 1 dan medali emas di Kejurnas ini. Hasil tersebut merupakan bagian dari latihan dan persiapan yang saya jalani. Saya juga berterima kasih kepada pelatih, keluarga, teman-teman, dan kampus yang telah memberikan dukungan,” ujar Rafi.
Keikutsertaan dalam kompetisi nasional memberikan pengalaman bagi Rafi untuk menghadapi atlet dari berbagai perguruan tinggi. Menurutnya, persaingan tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus mempelajari hal-hal baru dari setiap pertandingan.
“Bertanding di Kejurnas memberikan banyak pengalaman baru. Saya bisa bertemu dengan atlet dari berbagai perguruan tinggi dan belajar dari setiap pertandingan. Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan meraih prestasi berikutnya,” katanya.
Medali emas Rafi menjadi bagian dari capaian kontingen judo UBSI Karawang. Dari 10 atlet yang dikirimkan ke kejuaraan tersebut, delapan berhasil naik podium dengan total perolehan lima medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.
Hasil tersebut menjadi catatan prestasi para mahasiswa UBSI dalam kompetisi olahraga tingkat nasional. Selain memperoleh medali, keikutsertaan atlet juga memberikan pengalaman untuk menghadapi lawan dengan latar belakang perguruan tinggi yang berbeda serta meningkatkan kesiapan dalam pertandingan berikutnya.
Dukungan kampus turut diberikan kepada mahasiswa yang mengembangkan kemampuan di bidang olahraga. UBSI Karawang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan dan kompetisi sesuai dengan potensi masing-masing, dengan tetap menjalankan pendidikan sebagai bagian utama dari aktivitas mereka.
Kepala Kampus UBSI Karawang, Mohammad Syamsul Azis, M.Kom., mengapresiasi pencapaian Rafi yang berhasil menjadi juara di kelas +100 kg. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan adanya potensi mahasiswa yang dapat dikembangkan melalui kegiatan nonakademik.
“Kami mengapresiasi pencapaian Rafi Fadilah yang berhasil meraih Juara 1 pada Kejurnas Judo Mahasiswa. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UBSI Karawang memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan, baik dalam bidang akademik maupun olahraga,” ujar Mohammad Syamsul Azis.
Ia menambahkan, kampus berupaya memberikan dukungan kepada mahasiswa berprestasi agar mereka dapat mengembangkan kemampuan tanpa mengabaikan pendidikan. Ruang untuk mengikuti kegiatan olahraga dinilai penting bagi mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di bidang tersebut.
Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang
“Kami akan terus mendukung mahasiswa berprestasi agar dapat mengembangkan kemampuan secara maksimal. Pendidikan tetap menjadi prioritas, tetapi mahasiswa juga perlu memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan prestasi. Keberhasilan Rafi dan atlet UBSI lainnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain,” katanya.
Kejurnas yang diikuti 59 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia juga menjadi sarana bagi atlet UBSI untuk meningkatkan pengalaman kompetitif. Pertandingan pada level nasional memungkinkan para peserta mengevaluasi teknik, strategi, kondisi fisik, dan kesiapan mental dalam menghadapi lawan.
Bagi Rafi, medali emas kelas +100 kg menjadi salah satu pencapaian dalam perjalanannya sebagai atlet sekaligus mahasiswa. Ia berharap hasil tersebut dapat mendorongnya untuk mempertahankan latihan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi selanjutnya.












