PendidikanNews

Lembaga Bahasa UBSI Gelar Seminar TOEFL Bersama Narasumber Asal Inggris

×

Lembaga Bahasa UBSI Gelar Seminar TOEFL Bersama Narasumber Asal Inggris

Sebarkan artikel ini
Bahasa

Karawanghitz, Karawang — Lembaga Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar seminar bertema “Tips and Tricks How To Do The TOEFL Test” di Aula UBSI Kampus Kabupaten Karawang pada Senin (22/6/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 160 mahasiswa semester 6 dari Program Studi Akuntansi dan Sistem Informasi UBSI Kampus Karawang serta UBSI Kampus Cikampek.

Seminar menghadirkan Ben Amos, narasumber asal London, Inggris, yang membagikan berbagai strategi praktis untuk menghadapi Test of English as a Foreign Language (TOEFL). Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk membantu mahasiswa meningkatkan pemahaman mengenai format tes sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan akademik dan dunia kerja yang semakin menuntut kemampuan bahasa Inggris.

Dalam sesi pemaparannya, Ben Amos menjelaskan bahwa keberhasilan dalam TOEFL tidak hanya ditentukan oleh kemampuan berbahasa Inggris semata. Menurutnya, pemahaman terhadap struktur ujian, kemampuan mengatur waktu, dan strategi menjawab soal juga menjadi faktor penting yang memengaruhi hasil tes.

“Banyak peserta sebenarnya memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik, tetapi sering kehilangan poin karena belum memahami pola soal atau cara mengelola waktu selama ujian. Karena itu, strategi pengerjaan menjadi bagian yang tidak kalah penting untuk dipelajari,” ujar Ben Amos.

Ia mengulas berbagai pendekatan yang dapat diterapkan dalam empat bagian utama TOEFL, yaitu Listening, Structure and Written Expression, Reading Comprehension, serta teknik mengenali pola pertanyaan yang kerap muncul dalam ujian. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mengikuti simulasi sederhana untuk memahami cara menjawab soal secara lebih efektif dan efisien.

Sepanjang kegiatan berlangsung, mahasiswa terlihat aktif mengikuti setiap sesi. Berbagai pertanyaan diajukan terkait kendala yang sering mereka hadapi saat mengerjakan TOEFL, mulai dari keterbatasan kosakata, kesulitan memahami percakapan berbahasa Inggris, hingga cara meningkatkan kecepatan membaca dalam bagian reading.

Perwakilan Lembaga Bahasa UBSI, Yanti Rosalinah, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperkuat kompetensi mahasiswa menjelang kelulusan. Kemampuan bahasa Inggris dinilai menjadi salah satu keterampilan yang semakin dibutuhkan, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

“Kami ingin mahasiswa memiliki bekal yang lebih lengkap ketika lulus nanti. Kemampuan bahasa Inggris, termasuk sertifikasi TOEFL, saat ini menjadi salah satu persyaratan yang sering ditemui dalam proses rekrutmen maupun pendaftaran studi lanjutan,” ujar Yanti.

Selain memperoleh materi mengenai strategi menghadapi tes, peserta juga mendapatkan kesempatan berinteraksi langsung dengan narasumber yang merupakan penutur asli bahasa Inggris. Kesempatan tersebut dimanfaatkan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai pengalaman belajar bahasa Inggris, tantangan komunikasi lintas budaya, hingga tips meningkatkan kemampuan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari.

Interaksi tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta. Tidak hanya memahami aspek teknis TOEFL, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai penggunaan bahasa Inggris dalam konteks internasional yang lebih luas.

Aprianingtyas, Salah seorang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Karawang mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari seminar tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan tidak hanya berisi teori, tetapi juga memberikan langkah-langkah praktis yang dapat langsung diterapkan saat mengikuti ujian.

“Materi yang diberikan sangat membantu karena kami diajak memahami strategi pengerjaan soal secara langsung. Kehadiran narasumber dari Inggris juga memberikan pengalaman yang menarik dan menambah motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris,” katanya.

Dengan menghadirkan pembicara internasional dan materi yang berfokus pada strategi pengerjaan tes, seminar ini menjadi salah satu upaya Lembaga Bahasa UBSI dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai salah satu keterampilan yang relevan dalam lingkungan akademik maupun profesional yang semakin terhubung secara global.