Karawanghitz, Karawang — Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang akan mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti IT Bootcamp Software Development for Industry yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Hotel Asyana, Sentul, Bogor. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik guna meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang pengembangan perangkat lunak yang relevan dengan kebutuhan industri digital.
Bootcamp mengangkat tema “Innovative Applications for Industrial Transformation in the Creative Digital Era”. Melalui tema tersebut, peserta akan memperoleh pengalaman belajar yang berfokus pada pengembangan aplikasi, penyelesaian studi kasus, serta kolaborasi tim dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang umum ditemui pada proses pengembangan perangkat lunak.
Sebanyak 41 mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi UBSI Karawang dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Seluruh peserta dibagi ke dalam lima kelompok untuk mendukung pelaksanaan sesi praktik, diskusi, dan penyelesaian proyek selama dua hari kegiatan berlangsung. Pembagian kelompok dilakukan agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif dan setiap peserta memiliki kesempatan berkolaborasi secara aktif.
Kepala Kampus UBSI Karawang, Mohammad Syamsul Azis, M.Kom., mengatakan bahwa IT Bootcamp merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang melengkapi materi yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah. Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
“Melalui IT Bootcamp, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mengasah keterampilan bekerja sama dalam menyelesaikan tantangan pengembangan perangkat lunak. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang bermanfaat sebelum mereka memasuki dunia profesional,” ujar Mohammad Syamsul Azis.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan teknologi yang digunakan di berbagai sektor industri. Dengan mengikuti proses pembelajaran yang lebih aplikatif, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengimplementasikan solusi berbasis perangkat lunak sesuai kebutuhan studi kasus yang diberikan.
Staf Marketing dan Komunikasi UBSI Karawang, Walim, M.Kom., menilai bootcamp memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempelajari perkembangan teknologi melalui pendekatan yang lebih praktis. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri digital saat ini.
Baca juga: Mengenal 10 Bahasa Pemrograman: Fungsi, Jenis, dan Contohnya
“Mahasiswa tidak hanya menerima materi dari narasumber, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas praktik. Kami berharap mereka dapat meningkatkan kemampuan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” kata Walim.
Selama pelaksanaan bootcamp, peserta akan mengikuti berbagai agenda yang meliputi penyampaian materi, praktik pengembangan aplikasi, diskusi kelompok, hingga penyelesaian studi kasus. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendorong mahasiswa menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam situasi yang menyerupai proses kerja di lingkungan industri.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif dengan memadukan kemampuan teknis, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Pengalaman itu menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi yang dibutuhkan calon lulusan agar lebih siap menghadapi tantangan di bidang teknologi informasi yang terus mengalami perkembangan.












