TeknologiNewsPendidikan

Coding Club HIMASI Bahas AI Prompt dan GitHub

×

Coding Club HIMASI Bahas AI Prompt dan GitHub

Sebarkan artikel ini
Coding

Karawanghitz, Karawang – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang menggelar Coding Club Internal bertajuk Eksplorasi GitHub dan Prompt AI untuk Pengembangan Website pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota HIMASI untuk mempelajari pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan platform GitHub sebagai bekal menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang.

Workshop tersebut berfokus pada dua materi utama, yakni teknik menyusun AI Prompt yang efektif untuk membantu proses pengembangan website serta penggunaan GitHub sebagai media kolaborasi dalam membangun perangkat lunak. Kedua materi dipilih karena dinilai semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja, terutama bagi mahasiswa yang akan memasuki masa magang maupun karier di bidang teknologi informasi.

Perkembangan AI telah mengubah cara pengembang perangkat lunak bekerja. Kemampuan menulis kode tetap menjadi kompetensi dasar, namun kini dibutuhkan pula keterampilan memanfaatkan AI secara tepat agar proses pengembangan aplikasi dapat berjalan lebih efisien tanpa mengabaikan pemahaman terhadap logika pemrograman.

Baca juga:
Kuliah Doang Nggak Cukup? Ini yang Dilakuin Mahasiswa HIMASI UBSI

Melalui Coding Club ini, peserta diajak memahami bagaimana menyusun instruksi atau prompt yang jelas sehingga AI mampu menghasilkan struktur website, komponen antarmuka, hingga potongan kode yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Pembelajaran dimulai dari tahap perencanaan, penyusunan prompt, pengembangan fitur, sampai penyempurnaan hasil secara bertahap.

Dalam sesi tersebut, AI diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat mempercepat proses pengembangan aplikasi, bukan sebagai pengganti kemampuan programmer. Peserta juga diajak memahami pentingnya melakukan evaluasi terhadap hasil yang diberikan AI agar aplikasi yang dikembangkan tetap sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Setelah membahas pemanfaatan AI, kegiatan berlanjut pada pengenalan GitHub sebagai platform kolaborasi yang telah menjadi standar dalam industri perangkat lunak. Peserta mempelajari cara membuat repositori, mengunggah kode program, memperbarui proyek, hingga memahami sistem pencatatan perubahan (version control) yang memungkinkan setiap aktivitas pengembangan terdokumentasi dengan baik.

Melalui praktik tersebut, anggota HIMASI memperoleh gambaran mengenai pola kerja tim dalam pengembangan aplikasi. Mereka diperlihatkan bagaimana GitHub membantu setiap anggota tim mengetahui perubahan yang dilakukan, mengelola kontribusi masing-masing, serta menjaga dokumentasi proyek agar tetap rapi dan mudah ditelusuri.

Pemilihan materi AI Prompt dan GitHub bukan tanpa alasan. HIMASI menilai masih banyak mahasiswa yang menggunakan AI hanya untuk memperoleh jawaban instan tanpa memahami cara memberikan instruksi yang efektif. Di sisi lain, keterampilan menggunakan GitHub juga masih menjadi tantangan bagi sebagian mahasiswa, padahal kemampuan tersebut hampir selalu menjadi persyaratan dalam proses magang maupun pekerjaan di bidang teknologi informasi.

Ketua pelaksana kegiatan, Fadli Cahya Zulkarnain Tarigan, mengatakan Coding Club dirancang sebagai ruang belajar yang mengikuti perubahan kebutuhan industri digital.

“AI telah mengubah cara kita mengembangkan produk digital. Yang terpenting saat ini bukan sekadar menggunakan AI, tetapi memahami bagaimana menyusun prompt yang tepat dan tetap menguasai logika di balik kode yang dihasilkan. Kami juga ingin anggota HIMASI terbiasa bekerja secara kolaboratif melalui GitHub sebagai bekal memasuki dunia profesional,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pembimbing HIMASI, Abdussomad, M.Kom. Menurutnya, penguasaan teknologi harus berjalan seiring dengan kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan masalah, serta bekerja sama dalam sebuah tim.

“Perusahaan tidak hanya membutuhkan lulusan yang mampu membuat program, tetapi juga yang dapat berkolaborasi, mendokumentasikan pekerjaannya dengan baik, dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. AI memang dapat mempercepat proses, tetapi kualitas seorang programmer tetap ditentukan oleh kemampuan analisis dan kemauan untuk terus belajar,” kata Abdussomad.

Baca juga:
Bimtek BSI Explore 2026 Bekali Mahasiswa UBSI Siap Terjun Mengabdi ke Masyarakat

Diskusi yang berlangsung selama kegiatan juga memberi kesempatan kepada peserta untuk bertukar pengalaman mengenai penggunaan AI dalam proses belajar maupun pengembangan proyek sederhana. Berbagai studi kasus dibahas agar peserta dapat memahami penerapan teknologi tersebut dalam situasi nyata.

Melalui Coding Club Internal ini, HIMASI menghadirkan ruang pembelajaran yang menyesuaikan perkembangan teknologi sekaligus kebutuhan dunia kerja. Pengenalan AI Prompt dan GitHub diharapkan membantu mahasiswa memahami pola kerja industri perangkat lunak yang kini semakin mengedepankan kolaborasi, dokumentasi, dan pemanfaatan teknologi secara efektif.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi anggota HIMASI untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang pengembangan perangkat lunak. Dengan memahami penggunaan AI dan GitHub secara tepat, mahasiswa diharapkan memiliki bekal yang lebih baik dalam menghadapi proses magang maupun tantangan karier di industri digital yang terus berkembang.