Literasi SekolahNewsPendidikan

Mahasiswa UBSI Edukasi HAM dan Percaya Diri Siswa di SDN Kondangjaya 1

×

Mahasiswa UBSI Edukasi HAM dan Percaya Diri Siswa di SDN Kondangjaya 1

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa

Karawanghitz, Karawang — Sejumlah mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SDN Kondangjaya 1, Kabupaten Karawang, pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Aku Berharga: Mengenal HAM untuk Membangun Percaya Diri Anak” tersebut bertujuan memperkenalkan konsep hak asasi manusia (HAM) kepada siswa sekolah dasar sekaligus mendorong tumbuhnya rasa percaya diri sejak usia dini.

Program yang merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila dan bagian dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan itu berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Para mahasiswa menghadirkan berbagai metode pembelajaran interaktif agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh peserta.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Khoyrotun Nisa. Setelah itu, suasana kelas dibuat lebih cair melalui sesi ice breaking yang dipimpin Arliansyah Dzaky Ramadhan. Aktivitas tersebut bertujuan membangun kedekatan antara mahasiswa dan siswa sekaligus meningkatkan semangat peserta sebelum memasuki sesi utama.

Baca juga: Pemkot Cimahi Gandeng BPW Indonesia Edukasi HAM bagi Pelajar

Ketua pelaksana kegiatan, Nelly Mahmudah, kemudian membuka acara secara resmi dan menyampaikan materi mengenai pengertian hak asasi manusia serta pentingnya mengenal HAM sejak dini. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki hak yang melekat sejak lahir tanpa membedakan latar belakang, kondisi fisik, maupun status sosial.

Menurut Nelly, pemahaman mengenai hak asasi manusia dapat membantu anak-anak mengenali nilai dirinya serta menumbuhkan keyakinan bahwa setiap individu memiliki martabat yang sama.

“Anak-anak perlu memahami bahwa setiap orang memiliki hak yang harus dihormati. Dengan mengenal HAM sejak dini, mereka dapat tumbuh dengan rasa percaya diri dan menghargai diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Salwa Fatchurrahman Zain yang membahas tentang kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa setiap hak yang dimiliki seseorang juga diiringi dengan tanggung jawab untuk menghormati hak orang lain. Selain itu, peserta diajak memahami pentingnya toleransi, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun sikap saling menghargai.

Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan, panitia mengadakan sesi kuis interaktif. Kegiatan yang dipandu oleh Nizamuddin Ash Shiam tersebut berisi lima pertanyaan seputar HAM dan kewajiban warga negara. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Selain penyampaian materi di dalam kelas, mahasiswa juga mengajak siswa mengikuti kegiatan praktik di luar ruangan. Aktivitas tersebut berupa melukis pot tanaman dan menanam benih sebagai sarana pembelajaran kreatif sekaligus melatih keterampilan motorik peserta.

Sesi praktik dipandu oleh Muhammad Ihsan Alfiansyah dan Salwa Fatchurrahman Zain. Para siswa diberikan kesempatan untuk menghias pot menggunakan berbagai warna sesuai kreativitas masing-masing. Setelah proses pengecatan selesai, pot-pot tersebut dijemur sebelum digunakan untuk menanam bibit tanaman.

Kegiatan luar ruangan yang berlangsung sekitar 30 menit itu mendapat respons positif dari para peserta. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari proses melukis hingga menanam. Sambil menunggu cat mengering, panitia juga membagikan roti kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung.

Baca juga: Kejaksaan Agung Perkuat Restorative Justice hingga Desa Lewat Kolaborasi dengan ABPEDNAS

Pot hasil karya siswa kemudian diperbolehkan untuk dibawa pulang. Selain menjadi kenang-kenangan, hasil karya tersebut diharapkan dapat mengingatkan peserta pada materi yang telah dipelajari, terutama mengenai pentingnya tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan didokumentasikan oleh tim yang terdiri atas Hana Saffana Aprilia, Husni Mubarok, dan Arliansyah Dzaky Ramadhan. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari laporan pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa.

Kegiatan kemudian ditutup oleh Nelly Mahmudah bersama Salwa Fatchurrahman Zain. Melalui program ini, mahasiswa UBSI berharap siswa SDN Kondangjaya 1 tidak hanya memahami hak dan kewajibannya sebagai individu, tetapi juga memiliki rasa percaya diri yang lebih baik, mampu menghargai sesama, serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.