Literasi SekolahNewsPendidikan

Siswa SDN Karang Indah 01 Matangkan Persiapan Jambore 2026

×

Siswa SDN Karang Indah 01 Matangkan Persiapan Jambore 2026

Sebarkan artikel ini
Siswa

Karawanghitz, Bekasi — Siswa SDN Karang Indah 01, Kabupaten Bekasi, terus mempersiapkan diri menghadapi Jambore Ranting (Jamborr) 2026 melalui latihan Pramuka yang berlangsung di lapangan sekolah, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan sejak pagi hingga siang itu diikuti siswa dengan pendampingan Ka Nurlita sebagai pelatih regu putri dan Ka Devi sebagai pelatih regu putra.

Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti berbagai kegiatan dalam Jambore 2026. Selain meningkatkan kesiapan teknis, kegiatan kepramukaan diarahkan untuk melatih kedisiplinan, kerja sama, keberanian, serta tanggung jawab siswa melalui aktivitas yang dilakukan secara berkelompok.

Sejak pagi, siswa telah berkumpul di lapangan sekolah dengan mengenakan perlengkapan Pramuka. Pelatih memberikan arahan sebelum latihan dimulai, kemudian peserta mengikuti sejumlah kegiatan sesuai kebutuhan persiapan jambore. Setiap siswa diarahkan untuk memahami instruksi dan menjalankan tugas bersama anggota regunya.

Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang

Proses latihan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kemampuan peserta. Pendampingan pelatih diberikan selama kegiatan agar siswa dapat memahami peran masing-masing, bekerja sama dengan anggota kelompok, serta meningkatkan kesiapan fisik dan mental menjelang kegiatan Jambore Ranting.

Ka Nurlita mengatakan perkembangan peserta terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti latihan. Menurutnya, siswa menunjukkan kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan pada setiap pertemuan.

“Semangat anak-anak semakin meningkat dari latihan ke latihan. Mereka terlihat mau belajar dan berusaha memperbaiki kesalahan. Perkembangan itu juga membuat kami sebagai pelatih semakin terdorong untuk mendampingi mereka,” ujar Nurlita.

Sementara itu, Ka Devi melihat adanya peningkatan dalam keberanian dan kekompakan siswa. Ia menilai latihan rutin diperlukan agar peserta semakin siap ketika menghadapi rangkaian kegiatan jambore.

“Anak-anak sekarang semakin berani dan kompak. Semangat mereka juga terus tumbuh. Kami tetap mengingatkan mereka untuk menjaga kedisiplinan sampai pelaksanaan Jambore nanti,” kata Devi.

Bagi siswa, latihan Pramuka bukan hanya persiapan untuk mengikuti kegiatan atau perlombaan. Aktivitas tersebut juga menjadi kesempatan untuk belajar menghadapi tantangan secara bersama-sama. Ketika melakukan kesalahan, siswa diarahkan untuk memperbaikinya, sedangkan keberhasilan menyelesaikan tugas dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Nilai kerja sama menjadi salah satu bagian yang terlihat selama latihan. Siswa harus saling membantu dalam menjalankan tugas kelompok dan mengikuti arahan pelatih. Proses tersebut membuat kegiatan Pramuka tidak hanya berorientasi pada kemampuan individu, tetapi juga kemampuan berkoordinasi dengan anggota regu.

Kegiatan di lapangan sekolah juga menjadi bagian dari proses pendidikan nonakademik. Siswa memperoleh pengalaman untuk mengembangkan kemampuan sosial melalui interaksi dengan teman, pelatih, guru, serta pihak lain yang terlibat dalam kegiatan di Desa Karang Indah.

Bagi mahasiswa yang turut terlibat dalam aktivitas di Desa Karang Indah, pendampingan kegiatan siswa menjadi pengalaman tersendiri. Mereka dapat belajar berkomunikasi dengan anak-anak, memahami karakter peserta, serta menyesuaikan pendekatan ketika membantu kegiatan di lingkungan sekolah.

Persiapan menuju Jambore Ranting 2026 tidak hanya diarahkan pada penguasaan kemampuan teknis. Karakter siswa juga menjadi bagian yang diperhatikan selama proses latihan. Kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, keberanian, dan tanggung jawab menjadi nilai yang dibangun melalui kegiatan kepramukaan.

Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’

Latihan yang dilakukan secara rutin memberikan ruang bagi siswa untuk mengevaluasi kemampuan dan memperbaiki kekurangan sebelum mengikuti jambore. Pelatih terus memberikan arahan agar peserta mampu menjalankan tugas sesuai peran masing-masing dan tetap menjaga kekompakan regu.

Bagi lingkungan sekolah, kegiatan Pramuka juga menjadi sarana untuk mendukung perkembangan siswa di luar pembelajaran akademik. Aktivitas yang dilakukan secara teratur memberi kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan keterampilan sosial sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menghadapi kegiatan bersama.

Dengan persiapan yang terus dilakukan, siswa SDN Karang Indah 01 masih memiliki waktu untuk mematangkan kemampuan sebelum Jambore Ranting 2026 berlangsung. Latihan di lapangan sekolah menjadi bagian dari proses tersebut, dengan pelatih dan lingkungan sekolah terus mendampingi siswa agar kesiapan mereka berkembang secara bertahap hingga hari pelaksanaan.