News

Sampah Liar Menumpuk di Jalan Syekh Quro Plawad

×

Sampah Liar Menumpuk di Jalan Syekh Quro Plawad

Sebarkan artikel ini
sampah

Karawanghitz, Karawang — Tumpukan sampah rumah tangga kembali ditemukan di sepanjang bahu Jalan Raya Syekh Quro, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan warga sekaligus membuat lingkungan di sekitar jalan utama terlihat tidak tertata, sementara masyarakat setempat tengah berupaya menjaga kebersihan kawasan permukiman.

Sampah yang berserakan di tepi jalan didominasi limbah rumah tangga. Hingga kini, warga belum mengetahui secara pasti pihak yang membuang sampah di lokasi tersebut. Tidak adanya informasi mengenai pelaku membuat masyarakat memilih untuk tidak menunjuk atau menuduh pihak tertentu.

Ketua RT 08/RW 02 Kelurahan Plawad, Rudi Setiadi, mengatakan warga merasa kecewa karena upaya menjaga kebersihan lingkungan kembali terganggu oleh tumpukan sampah yang muncul di area jalan. Menurutnya, warga selama ini berusaha merawat kawasan sekitar agar tetap bersih dan nyaman digunakan.

Baca juga:
Mau Kuliah di Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Akuntansi Terbaik? Ini 4 Pilihannya

“Tidak diketahui siapa yang membuang sampah ini. Kami juga tidak mau menuduh orang tertentu. Warga sedang berusaha menjaga lingkungan supaya tetap bersih, tetapi sampah kembali muncul,” ujar Rudi saat ditemui pada Sabtu (29/8/2026).

Menurut Rudi, lokasi pembuangan tersebut berada di area yang mudah diakses pengguna jalan. Kondisi itu dikhawatirkan membuat bahu jalan dipandang sebagai tempat membuang sampah secara praktis oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Karena itu, warga lebih memilih menyampaikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat sekitar maupun pengguna jalan. Mereka berharap setiap orang yang melintas atau beraktivitas di kawasan tersebut memiliki kesadaran untuk tidak meninggalkan sampah di ruang publik.

Upaya tersebut dilakukan tanpa mengedepankan tudingan terhadap kelompok atau individu tertentu. Bagi warga, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama karena kawasan tersebut berdekatan dengan permukiman.

Rudi mengatakan rasa memiliki terhadap lingkungan perlu dibangun dari kebiasaan sehari-hari. Ia berharap masyarakat tidak menunggu adanya penertiban atau pemberian sanksi sebelum berhenti membuang sampah sembarangan.

“Plawad adalah rumah kita bersama. Kalau bukan warga yang menjaga, siapa lagi? Kami berharap siapa pun yang masih membuang sampah sembarangan bisa sadar dan tidak mengulangi perbuatannya,” kata Rudi.

Keberadaan sampah di bahu jalan juga berpotensi menimbulkan persoalan lain apabila dibiarkan. Selain mengurangi kenyamanan, tumpukan limbah rumah tangga dapat mengganggu kondisi lingkungan di sekitar permukiman. Sampah yang tidak segera diangkut juga berisiko menyebar ketika terkena hujan atau tertiup angin.

Warga berharap kebersihan kawasan Jalan Raya Syekh Quro dapat menjadi perhatian bersama. Masyarakat lingkungan setempat juga mengingatkan agar bahu jalan tidak digunakan sebagai lokasi pembuangan sementara, meskipun hanya untuk sampah dalam jumlah kecil.

Imbauan tersebut ditujukan kepada warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan Plawad. Menurut masyarakat setempat, perubahan perilaku dalam membuang sampah perlu dilakukan secara konsisten agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Baca juga:
Rekomendasi Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik

Selain menjaga kebersihan, warga menilai ruang publik yang tertata akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitarnya. Karena itu, mereka memilih pendekatan edukatif dan persuasif sembari berharap kesadaran warga tumbuh tanpa harus menunggu tindakan penegakan aturan.

Persoalan sampah liar di kawasan tersebut juga menunjukkan perlunya perhatian terhadap pengelolaan limbah rumah tangga di lingkungan permukiman. Warga berharap terdapat koordinasi yang lebih baik antara masyarakat dan pihak terkait untuk mencegah lokasi-lokasi tertentu kembali menjadi titik pembuangan sampah ilegal.

Sementara itu, masyarakat Kelurahan Plawad tetap mengajak warga menjaga kebersihan mulai dari lingkungan masing-masing. Bahu Jalan Raya Syekh Quro diharapkan dapat kembali terbebas dari tumpukan sampah sehingga fungsi ruang publik dan kenyamanan permukiman di sekitarnya tetap terjaga.