Pendidikan

Masa Depan Cerah Mahasiswa UBSI Karawang Dibahas Langsung di Hadapan Wali

×

Masa Depan Cerah Mahasiswa UBSI Karawang Dibahas Langsung di Hadapan Wali

Sebarkan artikel ini
Masa Depan

Masa Depan

Karawang, Karawanghitz — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina hubungan erat antara kampus, mahasiswa, dan orang tua. Sabtu, 5 Juli 2025, UBSI Karawang menggelar acara bertajuk “Bincang Kampus Bersama Orang Tua Calon Mahasiswa” yang menghadirkan Kaprodi dan Kepala Kampus UBSI Karawang untuk membahas masa depan pendidikan dan karier para mahasiswa.

Acara yang digelar di Aula UBSI Karawang ini dihadiri lebih dari 150 wali calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Suasana akrab dan penuh antusias terasa sejak awal acara dimulai. Para orang tua terlihat antusias mengikuti pemaparan dari jajaran pengelola kampus, terutama saat membahas strategi kampus dalam menyiapkan lulusannya agar siap menghadapi dunia kerja maupun wirausaha.

Masa Depan Mahasiswa Jadi Sorotan Utama

Kepala Kampus UBSI Karawang, Hasan Basri, M.Kom, dalam sambutannya menegaskan bahwa UBSI tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai mitra orang tua dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa UBSI memiliki berbagai program yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan, termasuk kurikulum berbasis industri, program magang, serta pelatihan soft skill.

“Kami percaya bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh IPK, tetapi juga oleh kemampuan mereka dalam beradaptasi, berinovasi, dan berjejaring. Oleh karena itu, kami selalu memperbarui pendekatan pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujar Hasan.

Ia juga menyampaikan bahwa UBSI Karawang telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan dan institusi mitra untuk mendukung program pemagangan dan penyaluran kerja alumni.

Masa Depan Terencana Lewat Sinergi Kampus dan Orang Tua

Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Karawang, Abdussomad, M. Kom., menambahkan bahwa keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan mahasiswa sangat penting. Menurutnya, sinergi antara kampus dan keluarga dapat menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa dalam menata masa depan mereka.

“Orang tua adalah motivator utama bagi anak-anak mereka. Ketika dukungan dari rumah berjalan seiring dengan proses pembelajaran di kampus, hasilnya akan jauh lebih optimal. Kami ingin membangun komunikasi dua arah yang terbuka dan konstruktif dengan para wali,” ungkap Abdussomad.

Baca Juga: Sinergi Keluarga dan Kampus: UBSI Hadirkan BKOT sebagai Jembatan Masa Depan Anak

Abdussomad juga memaparkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang menunjukkan bahwa lulusan pendidikan tinggi yang memiliki keahlian praktis dan pengalaman kerja cenderung lebih cepat terserap di dunia kerja. UBSI, menurutnya, telah mengantisipasi hal ini dengan menyelaraskan kurikulum akademik dan pelatihan industri.

Kegiatan Bincang Edukatif ini juga menghadirkan sesi tanya jawab, di mana para orang tua dapat menyampaikan harapan, kekhawatiran, serta pertanyaan seputar kegiatan perkuliahan, beasiswa, hingga peluang karier anak-anak mereka.

Salah satu wali mahasiswa, Siti Maryam, orang tua dari calon mahasiswa Prodi Teknologi Informasi, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Sebagai orang tua, saya merasa lega karena mendapat penjelasan langsung dari pihak kampus. Kami jadi tahu apa saja program yang akan dijalani anak-anak kami, dan apa yang bisa kami lakukan untuk mendukung mereka,” tutur Siti.

Komitmen UBSI dalam Menyiapkan Generasi Siap Kerja dan Wirausaha

Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus juga memperkenalkan program BSI Career Center (BCC) yang telah berhasil membantu ribuan alumni UBSI mendapatkan pekerjaan di berbagai sektor industri. Selain itu, terdapat pula Inkubator Bisnis yang mendukung mahasiswa dalam mengembangkan usaha sejak di bangku kuliah.

Data internal BCC menunjukkan bahwa lebih dari 80% lulusan UBSI tahun 2024 telah bekerja dalam waktu enam bulan setelah kelulusan, sebuah angka yang menunjukkan efektivitas pendekatan pendidikan berbasis praktik dan koneksi industri yang kuat.

Selain itu, UBSI juga aktif menggelar seminar karier, pelatihan kewirausahaan, dan bootcamp digital untuk meningkatkan daya saing lulusan. Dukungan ini diberikan tanpa biaya tambahan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial kampus terhadap masa depan mahasiswa.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UBSI Karawang membuktikan bahwa komunikasi yang terbuka antara kampus dan orang tua adalah bagian penting dari ekosistem pendidikan modern. Harapan kampus, mahasiswa, dan orang tua pun bersatu dalam satu visi besar: mempersiapkan masa depan yang cerah dan penuh peluang bagi generasi penerus bangsa.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa UBSI Karawang tidak hanya menjadi lulusan, tetapi juga menjadi pribadi tangguh yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tutup Abdussomad dengan optimistis.

Melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan futuristik ini, UBSI Karawang kembali menegaskan posisinya sebagai kampus digital kreatif yang peduli terhadap masa depan setiap mahasiswanya.