Pendidikan

Pembekalan dan Sertifikasi Zahir Accounting Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Digital

×

Pembekalan dan Sertifikasi Zahir Accounting Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Digital

Sebarkan artikel ini
Zahir
Sumber Gambar: Universitas BSI Karawang
Zahir
Sumber Gambar: Universitas BSI Karawang

Karawang, Karawanghitz — Dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat, penguasaan perangkat lunak akuntansi menjadi salah satu kompetensi yang wajib dimiliki lulusan perguruan tinggi. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Zahir Accounting. Agenda ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting pada Rabu, 23 Juli 2025, dilanjutkan dengan ujian sertifikasi online pada Sabtu, 26 Juli 2025, menggunakan platform resmi Zahir Certification.

Sebanyak 45 mahasiswa semester IV dan VI mengikuti program ini dengan antusias. Mereka dibekali pengetahuan mendalam sekaligus diuji kemampuannya dalam mengoperasikan perangkat lunak Zahir Accounting, sebuah aplikasi akuntansi yang banyak digunakan di dunia bisnis untuk mengolah data keuangan sesuai siklus akuntansi.

Zahir Accounting Sebagai Bekal Kompetensi Profesional

Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Karawang, Dede Firmansyah Saefudin, M.Kom, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori akuntansi, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Sertifikasi Zahir Accounting adalah wujud nyata bahwa mereka siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Zahir Accounting dikenal sebagai software lokal yang andal dalam membantu proses akuntansi, mulai dari pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, hingga analisis data keuangan perusahaan. Penguasaan aplikasi ini menjadi nilai tambah bagi mahasiswa, terutama saat mereka memasuki dunia profesional. Lulusan yang memiliki sertifikasi kompetensi akan lebih mudah mendapatkan pengakuan dari perusahaan, mengingat sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai pelengkap Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dan sekaligus portofolio keterampilan.

Pembekalan dengan Ahli dan Praktisi Zahir Accounting

Pembekalan yang digelar pada 23 Juli 2025 menghadirkan Lila Dini Utami, M.Kom sebagai narasumber utama. Acara dipandu oleh Nadiyah Hidayati, M.Kom selaku moderator yang mengarahkan jalannya diskusi dengan interaktif.

Dalam sesi pembekalan, mahasiswa diperkenalkan pada fitur-fitur Zahir Accounting secara detail. Mulai dari cara membuat database perusahaan, mencatat transaksi keuangan, melakukan posting jurnal, hingga menyusun laporan keuangan akhir periode. Lila menekankan pentingnya pemahaman alur siklus akuntansi agar penggunaan software ini benar-benar optimal.

“Zahir Accounting bukan hanya sekadar aplikasi, tetapi juga alat bantu untuk mengasah logika dan keterampilan analisis mahasiswa. Jika dikuasai dengan baik, lulusan akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan,” jelas Lila di hadapan peserta.

Pembekalan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Beberapa mahasiswa menanyakan langsung studi kasus penerapan Zahir di perusahaan rintisan maupun usaha kecil menengah (UKM). Hal ini menambah wawasan praktis tentang bagaimana software akuntansi dapat membantu efisiensi dan transparansi bisnis.

Zahir Accounting Sertifikasi Sebagai Uji Kompetensi

Tahap berikutnya adalah ujian sertifikasi yang dilaksanakan pada 26 Juli 2025. Selama hampir 15 jam, mahasiswa diuji melalui soal teori serta studi kasus berbasis aplikasi. Proses sertifikasi dilakukan sepenuhnya daring melalui platform resmi Zahir Certification, memastikan standarisasi penilaian yang objektif.

Mahasiswa dituntut tidak hanya menjawab soal pilihan ganda, tetapi juga mengerjakan simulasi pengolahan data keuangan. Setiap peserta harus mampu menunjukkan keterampilan teknis dalam mengoperasikan software, mulai dari pencatatan hingga penyusunan laporan akhir.

Menurut panitia penyelenggara, tingkat kelulusan akan menjadi indikator pencapaian pembelajaran di Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI. Mereka yang berhasil lolos sertifikasi akan memperoleh sertifikat resmi yang diakui, sehingga dapat digunakan sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan di bidang akuntansi, keuangan, maupun administrasi bisnis.

Zahir Accounting Menjawab Tantangan Dunia Kerja

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di bidang akuntansi dan keuangan terus meningkat, terutama dengan adanya digitalisasi sistem keuangan di perusahaan. Laporan McKinsey & Company juga menyebutkan bahwa lebih dari 50% pekerjaan akuntansi kini membutuhkan kemampuan mengoperasikan software akuntansi modern. Fakta ini menunjukkan relevansi pentingnya pelatihan dan sertifikasi seperti yang dilakukan UBSI Karawang.

Dengan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sebab, akuntansi bukan lagi sekadar pencatatan manual, melainkan integrasi data yang memerlukan kecepatan, ketelitian, dan pemahaman teknologi informasi.

Zahir Accounting Wujud Komitmen UBSI Karawang

Kegiatan pembekalan dan sertifikasi ini menjadi bukti nyata komitmen UBSI Karawang dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan memiliki keterampilan praktis. “Kami berharap sertifikasi ini tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga pengalaman berharga yang akan terus dikenang dan dimanfaatkan oleh mahasiswa saat memasuki dunia kerja,” tutup Dede Firmansyah.

Dengan demikian, Zahir Accounting tidak hanya hadir sebagai aplikasi akuntansi, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan kebutuhan industri. Keikutsertaan 45 mahasiswa dalam pembekalan dan sertifikasi ini menjadi langkah maju untuk menyiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.