PendidikanTeknologi

Pengabdian Masyarakat UBSI Karawang Tingkatkan Literasi Digital di Panti Asuhan Nurul Iman

×

Pengabdian Masyarakat UBSI Karawang Tingkatkan Literasi Digital di Panti Asuhan Nurul Iman

Sebarkan artikel ini
Pengabadian Masyarakat
Sumber Gambar: Universitas BSI Kampus Kararwang
Pengabadian Masyarakat
Sumber Gambar: Universitas BSI Kampus Kararwang

Karawang, Karawanghitz — Kegiatan pengabdian masyarakat kembali digelar oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) dan dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang. Kali ini, program tersebut berfokus pada peningkatan literasi digital melalui pelatihan desain kreatif dengan memanfaatkan platform Canva. Acara dilaksanakan di Panti Asuhan Nurul Iman, sebagai bentuk nyata dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut keterampilan baru, termasuk kemampuan dalam mengelola desain grafis sederhana untuk kebutuhan komunikasi. Canva menjadi salah satu aplikasi yang populer karena kemudahan penggunaannya, bahkan bagi pemula sekalipun. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan dosen UBSI memperkenalkan Canva kepada anak-anak serta pengurus panti asuhan sebagai solusi praktis dalam membuat konten visual yang menarik, mulai dari poster, brosur, hingga materi publikasi di media sosial.

Pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman dasar mengenai fungsi-fungsi Canva, tetapi juga menekankan pentingnya literasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Laporan UNESCO pada 2022 menyebutkan bahwa literasi digital merupakan salah satu keterampilan utama yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di era global. Dengan membekali anak-anak panti asuhan kemampuan tersebut, UBSI berharap mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia digital.

Pengabdian Masyarakat untuk Kemandirian Anak Panti

Selain memberikan pelatihan teknis, kegiatan ini juga mendorong anak-anak panti untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah informasi. Kemampuan membuat desain grafis sederhana diyakini dapat memberikan manfaat ganda. Pertama, membantu yayasan dalam mempercantik media komunikasi internal maupun eksternal. Kedua, membuka peluang bagi anak-anak untuk memiliki keterampilan yang dapat digunakan di dunia kerja maupun wirausaha di masa mendatang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka di Indonesia didominasi oleh kelompok usia muda yang belum memiliki keterampilan khusus. Dengan bekal literasi digital yang memadai, anak-anak panti dapat memiliki daya saing lebih baik, sekaligus mengurangi risiko keterpinggiran di pasar tenaga kerja. Inilah yang menjadi alasan penting mengapa UBSI menekankan aspek edukasi berbasis teknologi dalam program pengabdian masyarakatnya.

Pengabdian Masyarakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Program yang digelar di Panti Asuhan Nurul Iman ini tidak semata-mata berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar. Selain sesi pelatihan, acara juga diisi dengan pemberian santunan bagi anak-anak panti. Hal ini mencerminkan nilai kepedulian sosial yang dipegang teguh oleh civitas akademika UBSI, bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Tradisi pemberian santunan dalam kegiatan pengabdian masyarakat memiliki makna penting. Selain membantu meringankan kebutuhan sehari-hari anak-anak panti, kegiatan ini memperkuat ikatan emosional antara mahasiswa dan penerima manfaat. Dalam konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi, langkah ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak hanya berwujud pelatihan atau seminar, tetapi juga aksi sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Pengabdian Masyarakat UBSI dan Komitmen Jangka Panjang

Kegiatan di Panti Asuhan Nurul Iman menambah daftar panjang program pengabdian masyarakat yang telah dilakukan UBSI Karawang. Sebelumnya, berbagai pelatihan serupa juga pernah digelar, mulai dari workshop komputer dasar hingga sosialisasi keamanan siber. Hal ini memperlihatkan konsistensi UBSI dalam menjadikan literasi digital sebagai pilar utama pengabdiannya.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UBSI mencatat bahwa setiap tahun, ratusan kegiatan serupa dilaksanakan di berbagai daerah, melibatkan dosen dan mahasiswa lintas program studi. Fokus utama tetap pada pemberdayaan masyarakat melalui pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan pendekatan ini, UBSI tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara akademis, tetapi juga berkarakter sosial dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Kegiatan pengabdian masyarakat UBSI Karawang di Panti Asuhan Nurul Iman menjadi bukti nyata bahwa literasi digital adalah keterampilan yang wajib dimiliki semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak panti. Melalui pelatihan Canva, mereka tidak hanya diajarkan cara membuat desain menarik, tetapi juga diarahkan untuk memahami pentingnya komunikasi visual di era digital.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kemandirian, kreativitas, serta kepedulian sosial. UBSI Karawang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang relevan, berkelanjutan, dan berdampak positif, sehingga literasi digital benar-benar menjadi bekal berharga bagi generasi penerus bangsa.