
Karawang, Karawanghitz — Kegiatan sosialisasi program beasiswa yang digelar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang di SMAN 1 Majalaya pada Jumat, 12 Desember 2025, menghadirkan antusiasme besar dari siswa kelas XII. Acara yang berlangsung di lima ruang kelas tersebut memberikan pemahaman menyeluruh mengenai jalur beasiswa, alur pendaftaran, serta prospek studi yang ditawarkan UBSI Karawang. Kegiatan ini menghadirkan empat mahasiswa penerima beasiswa sebagai narasumber inspiratif, didampingi Markom UBSI Walim, M.Kom., serta Kepala Kampus Hasan Basri, M.Kom.
Pada sesi pembuka, tim UBSI menjelaskan tujuan kunjungan ini sebagai bentuk kontribusi dalam memperluas akses pendidikan bagi pelajar Karawang, khususnya mereka yang ingin melanjutkan studi namun terbatas oleh faktor ekonomi. Pemaparan mengenai jalur undangan dan ragam manfaat beasiswa menjadi inti penjelasan awal, menjawab kebutuhan informasi yang selama ini dicari siswa SMAN 1 Majalaya.
Penyampaian Materi di SMAN 1 Majalaya
Dalam penyampaiannya, Walim, M.Kom. menegaskan pentingnya memberikan informasi yang akurat dan terstruktur mengenai dunia pendidikan tinggi bagi siswa tingkat akhir. “Kami ingin memastikan adik-adik di SMAN 1 Majalaya memahami bahwa kesempatan kuliah itu sangat terbuka. Beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya, tetapi juga bentuk dukungan bagi generasi muda agar dapat berkembang secara akademik dan profesional,” ujarnya di hadapan peserta.
Tim mahasiswa penerima beasiswa diminta mengisi sesi dengan berbagi pengalaman mereka tentang proses seleksi, tantangan yang dihadapi, serta perubahan positif yang dirasakan setelah menjadi bagian dari UBSI Karawang. Penuturan mereka memberikan gambaran konkret mengenai manfaat program beasiswa dan mampu membangun kedekatan emosional dengan para siswa, yang tampak menyimak dengan penuh perhatian.
Pengenalan Program Studi di SMAN 1 Majalaya
Pada bagian lain, tim menjelaskan empat program studi yang tersedia, yaitu Akuntansi, Teknologi Informasi, Informatika, dan Sistem Informasi. Tiap prodi diperkenalkan dengan pendekatan human interest, menggambarkan bagaimana pengetahuan yang didapat di kampus dapat diterapkan dalam kehidupan profesional dan kebutuhan industri digital saat ini.
Hasan Basri, M.Kom., selaku Kepala Kampus, menekankan bahwa pemilihan jurusan bukan hanya soal minat, tetapi juga kesesuaian dengan perkembangan karier masa depan. “Industri sedang bergerak cepat, dan kebutuhan tenaga profesional di bidang teknologi maupun bisnis semakin meningkat. Kami berupaya menyiapkan mahasiswa agar siap menghadapi perubahan tersebut melalui kurikulum yang relevan,” tuturnya.
Penjelasan tersebut dilengkapi dengan visualisasi sederhana mengenai peluang kerja, rencana pembelajaran, dan karakter lulusan tiap program studi. Pendekatan ini membantu siswa SMAN 1 Majalaya memahami arah pendidikan tinggi secara lebih terukur.
Interaksi dan Respons Siswa SMAN 1 Majalaya
Suasana diskusi menjadi lebih hidup ketika sesi tanya jawab dibuka. Para siswa secara bergiliran mengajukan pertanyaan mengenai persyaratan pendaftaran, cara mendapatkan rekomendasi sekolah, hingga peluang beasiswa tambahan yang dapat diikuti selama perkuliahan berlangsung. Tim UBSI memberikan jawaban detail namun mudah dipahami, memastikan tidak ada informasi yang tertinggal.
Eva Dania, salah satu mahasiswa penerima beasiswa, dalam kesaksiannya, menyebutkan bahwa keberanian adalah langkah pertama untuk memperoleh masa depan yang lebih baik. “Saya dulu juga ragu apakah bisa kuliah. Tapi begitu tahu ada beasiswa dan mencoba mendaftar, ternyata jalan itu terbuka. Kesempatan itu ada, tinggal bagaimana kita berusaha,” ungkapnya, memberi semangat bagi peserta sosialisasi.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya peserta yang meminta penjelasan lanjutan setelah sesi kelas selesai. Beberapa bahkan menyampaikan minat langsung untuk mengikuti jalur undangan.
Dampak Positif Sosialisasi di SMAN 1 Majalaya
Kegiatan ini dinilai memberi manfaat signifikan bagi siswa SMAN 1 Majalaya. Selain membuka wawasan mengenai dunia perkuliahan, sosialisasi tersebut memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah atas di Kabupaten Karawang. Informasi yang disampaikan secara lugas dan inspiratif membuat siswa memiliki pemahaman lebih jelas mengenai masa depan akademik yang dapat mereka tempuh.
Di akhir kegiatan, Hasan Basri, M.Kom. berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara konsisten. Ia menegaskan bahwa UBSI Kampus Karawang berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan industri digital. Dengan pemberian akses informasi dan peluang beasiswa seperti ini, diharapkan semakin banyak siswa yang mampu meraih masa depan pendidikan tinggi tanpa hambatan.
Kegiatan sosialisasi ini pun menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi memainkan peran penting dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten, percaya diri, dan berdaya saing.












