Karawanghitz, Karawang — Mahasiswi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang, Adelia Aisah, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali perunggu pada ajang Southeast Asian Judo Championship 2026 yang digelar di Bac Ninh, Vietnam. Kompetisi tersebut berlangsung pada 19 hingga 24 Mei 2026 dan mempertemukan para atlet judo terbaik dari kawasan Asia Tenggara.
Prestasi ini diraih Adelia pada kategori Senior-Junior setelah melalui rangkaian pertandingan ketat melawan sejumlah judoka dari berbagai negara di regional tersebut. Dengan hasil ini, ia berhasil menempati posisi ketiga dan memastikan satu tempat di podium dalam kejuaraan tingkat internasional itu.
Kejuaraan Southeast Asian Judo Championship sendiri merupakan salah satu ajang penting di kawasan Asia Tenggara yang menjadi wadah bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan teknis, strategi, serta sportivitas dalam olahraga judo. Selain menjadi kompetisi, ajang ini juga berfungsi sebagai ruang pembinaan dan pengukuran kemampuan atlet di level regional.
Dari sisi perjalanan pertandingan, capaian medali perunggu yang diraih Adelia tidak terlepas dari proses persiapan yang panjang. Konsistensi latihan, disiplin dalam menjaga kondisi fisik, serta kesiapan mental menjadi faktor yang berperan penting dalam penampilannya selama turnamen berlangsung. Ia mampu menjaga performa di tengah persaingan yang ketat hingga akhirnya memastikan hasil positif bagi Indonesia.
Pihak kampus turut memberikan perhatian atas pencapaian tersebut. Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Karawang menilai keberhasilan Adelia menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peluang untuk berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di ranah non-akademik seperti olahraga prestasi. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan minat dan bakat mahasiswa dapat berjalan beriringan dengan kegiatan perkuliahan.
Lebih lanjut, prestasi yang diraih Adelia juga mendapat apresiasi dari lingkungan kampus karena dinilai mampu membawa nama baik institusi di tingkat internasional. Keberhasilannya diharapkan dapat menjadi dorongan bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani bersaing di berbagai ajang, baik nasional maupun internasional.
Ke depan, Adelia diharapkan dapat mempertahankan konsistensinya dalam dunia olahraga judo dan terus meningkatkan kualitas permainannya pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Sementara itu, pengalaman yang diperoleh dari ajang ini menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Dengan raihan medali perunggu di Bac Ninh, Vietnam, Indonesia kembali menambah catatan prestasi di cabang olahraga judo tingkat Asia Tenggara. Pencapaian ini sekaligus menutup rangkaian kejuaraan dengan catatan positif bagi para atlet yang berpartisipasi, termasuk dari Indonesia yang berhasil menunjukkan daya saing di kancah regional.












