Karawanghitz, Karawang — Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan bertema “Implementasi Power BI dalam Mengolah Data Statistik Platform di Era Digital” di SMK Industri Mandiri pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konsep Business Intelligence (BI) dan pemanfaatan teknologi analisis data kepada siswa sekolah menengah kejuruan sebagai bekal menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin berbasis data.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Business Intelligence yang diikuti oleh mahasiswa Sistem Informasi UBSI. Selain menjadi sarana penerapan materi perkuliahan, kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengolahan dan visualisasi data yang kini banyak digunakan di berbagai sektor industri.
Kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok 4 yang terdiri dari enam mahasiswa, yakni Aditya Nugraha, Herdianti Rahmadhani, Defi Yolanda, Faiz Aditia Herawan, Aurella Levana Chantika Bintang, dan M. Rafli Hardiansyah. Peserta pelatihan berasal dari siswa kelas X dan XI Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Industri Mandiri.
Baca juga: Karena Terlalu Mahal, Fitur Ini Akan Dihapus dari Microsoft Excel
Dalam sesi pembukaan, mahasiswa memperkenalkan konsep dasar Business Intelligence sebagai metode yang digunakan untuk mengolah data menjadi informasi yang dapat mendukung proses pengambilan keputusan. Materi tersebut disampaikan dengan menyesuaikan kebutuhan siswa agar lebih mudah dipahami dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya literasi data di era digital. Mahasiswa memaparkan bahwa data yang dihasilkan dari berbagai platform digital dapat diolah menjadi informasi yang lebih terstruktur dan mudah dipahami melalui proses analisis serta visualisasi data.
Salah satu fokus utama dalam pelatihan ini adalah pengenalan Microsoft Power BI, sebuah perangkat lunak yang banyak dimanfaatkan perusahaan untuk membuat laporan dan dashboard interaktif. Melalui aplikasi tersebut, data yang awalnya berbentuk angka atau tabel dapat disajikan dalam format visual seperti grafik, diagram, maupun laporan dinamis yang lebih mudah dianalisis.
Tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, mahasiswa juga mengajak peserta mengikuti sesi praktik langsung. Pada tahap ini, siswa dibimbing mulai dari proses memasukkan data ke dalam aplikasi, melakukan pengolahan informasi, hingga membuat visualisasi sederhana menggunakan fitur yang tersedia pada Power BI.
Pendekatan berbasis praktik dipilih agar peserta dapat memahami penerapan Business Intelligence secara lebih konkret. Dengan mencoba langsung setiap tahapan, siswa memperoleh gambaran mengenai bagaimana data dapat diolah menjadi informasi yang mendukung kebutuhan analisis dalam berbagai bidang pekerjaan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan terlihat interaktif. Para peserta aktif mengikuti instruksi yang diberikan serta mengajukan pertanyaan terkait penggunaan Power BI dan penerapan analisis data dalam dunia industri maupun teknologi informasi.
Untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan, panitia menyelenggarakan kuis edukatif menggunakan platform Quizizz. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menguji kembali pengetahuan yang telah diperoleh selama sesi pelatihan dengan cara yang lebih menarik dan partisipatif.
Baca juga: Apa Itu Microsoft Power BI? Jenis, Manfaat, dan Contoh Penggunaannya
Setelah seluruh rangkaian materi selesai, peserta diminta mengisi kuesioner evaluasi sebagai bahan masukan terhadap pelaksanaan kegiatan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa dan peserta pelatihan.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat memahami dasar-dasar Business Intelligence, meningkatkan kemampuan literasi data, serta mengenal penggunaan Power BI sebagai salah satu teknologi yang banyak digunakan di lingkungan kerja modern. Di sisi lain, pelatihan tersebut juga menjadi wadah bagi mahasiswa UBSI untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pendidikan.
Kegiatan edukasi ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan keterampilan digital kepada siswa sekolah menengah kejuruan. Dengan semakin luasnya pemanfaatan data dalam berbagai sektor, pemahaman mengenai pengolahan dan visualisasi data dinilai menjadi kemampuan yang semakin dibutuhkan oleh lulusan yang akan memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.












