Karawanghitz, Karawang — Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air melalui Kegiatan Peduli Lingkungan” di Perumahan Citra Kebun Mas RT 037/RW 011, Karawang, pada Minggu (31/5/2026). Kegiatan ini melibatkan anak-anak jenjang SD hingga SMP yang tinggal di lingkungan perumahan sebagai peserta utama. Melalui sosialisasi yang dipadukan dengan aksi menanam pohon, mahasiswa mengajak peserta memahami bahwa sikap cinta tanah air dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Program tersebut dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri atas Agus Sunandar, Alifa Fathiyatus Shalihah, Bunga Putri Alifah, Guniarto, dan Ilham Rahmat Fauzi. Kegiatan menjadi bagian dari implementasi pembelajaran yang menghubungkan materi Pendidikan Kewarganegaraan dengan aktivitas pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan yang aplikatif dan mudah dipahami anak-anak.
Rangkaian acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan pembukaan sekaligus pengumpulan peserta. Setelah seluruh anak berkumpul, mahasiswa menyampaikan materi mengenai makna cinta tanah air menggunakan media presentasi PowerPoint. Penyampaian dilakukan dengan bahasa sederhana disertai contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar peserta lebih mudah memahami isi materi.
Baca juga: Ketahui Manfaat Pohon Baobab untuk Kesehatan Tubuh
Dalam sesi tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa rasa cinta terhadap tanah air tidak hanya diwujudkan melalui penghormatan terhadap simbol-simbol negara, tetapi juga dapat diterapkan melalui kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, merawat tanaman, membuang sampah pada tempatnya, serta ikut menjaga fasilitas umum. Penjelasan tersebut bertujuan memperkenalkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sebagai warga negara.
Mahasiswa juga mengajak peserta berdiskusi mengenai berbagai tindakan sederhana yang dapat dilakukan di rumah maupun di sekolah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Interaksi berlangsung dua arah sehingga anak-anak memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus menyampaikan pendapat mengenai kebiasaan yang telah mereka lakukan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kuis. Mahasiswa memberikan beberapa pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta. Anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan memperoleh makanan ringan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti kegiatan.
Suasana semakin interaktif ketika peserta saling berlomba menjawab pertanyaan. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang memadukan materi, diskusi, dan kuis mampu mendorong anak-anak untuk lebih aktif selama proses sosialisasi berlangsung.
Memasuki sesi berikutnya, seluruh peserta bersama mahasiswa melakukan penanaman pohon di lingkungan Perumahan Citra Kebun Mas. Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan langsung dari materi yang telah diberikan sebelumnya. Melalui aktivitas tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep menjaga lingkungan secara teori, tetapi juga mempraktikkannya melalui aksi nyata.
Penanaman pohon dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan dari mahasiswa. Anak-anak diajak mengenal pentingnya keberadaan pohon bagi lingkungan, mulai dari menghasilkan udara yang lebih bersih, menjaga keseimbangan alam, hingga menciptakan kawasan yang lebih hijau dan nyaman untuk ditinggali.
Perwakilan mahasiswa UBSI Kampus Kabupaten Karawang menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar peserta dapat memahami hubungan antara cinta tanah air dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman belajar yang bersifat langsung.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa mencintai Indonesia dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti menjaga kebersihan dan merawat lingkungan tempat tinggal. Melalui kegiatan menanam pohon, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman untuk menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar perwakilan mahasiswa.
Setelah kegiatan penanaman pohon selesai, mahasiswa membagikan susu kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan mereka sepanjang kegiatan. Pembagian tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian aktivitas sebelum seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Melalui sosialisasi yang dipadukan dengan praktik menanam pohon, mahasiswa berharap anak-anak memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari sikap cinta tanah air serta terdorong untuk menerapkan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.












