News

Toko Helm di Jalan Pasundan Karawang Terbakar

×

Toko Helm di Jalan Pasundan Karawang Terbakar

Sebarkan artikel ini
Karawang

Karawanghitz, Karawang – Sebuah ruko yang digunakan sebagai toko helm di Jalan Pasundan, Desa Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, terbakar pada Kamis (20/8/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.18 WIB tersebut sempat membuat warga di sekitar kawasan pertokoan panik. Petugas pemadam kebakaran kemudian berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan proses penanganan sekitar pukul 10.35 WIB.

Peristiwa diketahui setelah warga melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian dalam ruko. Asap tersebut terlihat membubung dari bangunan yang berada di kawasan pertokoan dengan aktivitas masyarakat cukup padat. Warga kemudian segera menghubungi Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang untuk melaporkan kejadian.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD Karawang, Encep, mengatakan petugas langsung dikerahkan setelah laporan diterima. Armada pemadam tiba di lokasi sekitar lima menit setelah laporan masuk untuk melakukan penanganan.

Baca juga:
Mau Kuliah di Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Akuntansi Terbaik? Ini 4 Pilihannya

“Laporan kami terima sekitar pukul 09.18 WIB. Personel tiba di lokasi pada pukul 09.23 WIB dan langsung menjalankan prosedur pemadaman,” ujar Encep saat memberikan keterangan pada Kamis (20/8/2026).

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati bagian dalam toko telah dipenuhi asap dan kobaran api. Kondisi tersebut membuat petugas harus segera melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berada di sepanjang Jalan Pasundan.

Petugas mengarahkan penyemprotan air ke titik-titik api di dalam ruko. Upaya tersebut dilakukan secara intensif untuk melokalisasi kebakaran agar tidak merambat ke bangunan pertokoan yang berada di sebelahnya. Lokasi ruko yang berada di kawasan pertokoan menjadi salah satu perhatian petugas selama proses penanganan berlangsung.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara yang berpotensi memicu munculnya api kembali. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembersihan area terdampak.

Rangkaian penanganan yang mencakup pemadaman, pendinginan, hingga pembersihan berlangsung lebih dari satu jam. Operasi dinyatakan selesai sekitar pukul 10.35 WIB. BPBD Karawang menyatakan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. BPBD Kabupaten Karawang menyebut sumber awal api masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi titik awal munculnya api serta mengetahui faktor yang memicu kebakaran.

Untuk menangani kejadian tersebut, BPBD Karawang mengerahkan personel dari Mako Pusat. Kekuatan yang diturunkan terdiri atas dua pleton dan dua regu pemadam kebakaran. Tiga unit mobil pemadam turut dikerahkan, yakni kendaraan dengan nomor polisi T 8722 F, T 9902 D, dan T 9997 D.

Selain petugas pemadam, proses penanganan juga melibatkan unsur keamanan dan ketertiban wilayah. Personel Polsek Karawang Kota serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang ikut membantu mengamankan lokasi kejadian.

Kehadiran personel gabungan diperlukan untuk menjaga area sekitar ruko tetap terkendali selama petugas melakukan pemadaman. Petugas juga membantu mengatur arus kendaraan di Jalan Pasundan agar aktivitas penanganan kebakaran dapat berlangsung dengan aman dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang lebih besar.

Baca juga:
Rekomendasi Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik

Warga yang berada di sekitar lokasi turut membantu memberikan informasi awal kepada petugas mengenai kondisi bangunan saat kejadian. Setelah api berhasil dipadamkan, area ruko diperiksa kembali untuk memastikan kondisi sudah aman sebelum penanganan dinyatakan selesai.

Tidak adanya korban dalam peristiwa tersebut menjadi salah satu hasil penting dari proses penanganan. Meski demikian, kondisi bangunan dan kerusakan akibat kebakaran masih perlu diperiksa lebih lanjut. Nilai kerugian materiel dalam kejadian tersebut juga belum disampaikan oleh pihak terkait.

Hingga penanganan berakhir, petugas memastikan api telah padam dan tidak terdapat titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali. Sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan olah TKP oleh pihak berwenang.