Karawanghitz, Bekasi — Mahasiswa BSI Explore 2026 bersama siswa SDN Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengawali aktivitas sekolah dengan senam pagi sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan yang dilakukan secara rutin setiap pagi tersebut menjadi bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat mahasiswa selama berada di Desa Karang Indah.
Senam bersama digelar sebagai upaya mengenalkan kebiasaan hidup aktif sekaligus menciptakan suasana yang lebih siap dan menyenangkan sebelum siswa mengikuti pelajaran. Mahasiswa dan siswa melakukan berbagai gerakan sederhana secara berkelompok di lingkungan sekolah dengan pendampingan langsung dari mahasiswa.
Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa mempersiapkan area dan mengajak siswa berkumpul. Setelah seluruh peserta siap, rangkaian senam dilakukan dengan gerakan yang disesuaikan dengan kemampuan anak-anak. Mahasiswa berada di depan untuk memberikan contoh, sementara siswa mengikuti gerakan secara bersama-sama.
Baca juga:
Tujuan Kuliah adalah Mengembangkan Pola Pikir, Bukan Mencari Uang
Ketua Tim BSI Explore 2026 Desa Karang Indah, Kohar Hanapi, mengatakan senam pagi juga dimanfaatkan sebagai sarana membangun komunikasi dengan siswa. Menurutnya, aktivitas bersama sebelum pelajaran dapat membantu menciptakan hubungan yang lebih dekat antara mahasiswa dan peserta didik.
“Senam pagi kami jadikan kegiatan awal supaya anak-anak lebih siap dan bersemangat mengikuti pelajaran. Selain membuat mereka aktif bergerak, kegiatan ini juga memberi kami kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan siswa,” ujar Kohar.
Keterlibatan siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti gerakan yang diperagakan mahasiswa, sambil sesekali saling menyemangati dengan teman. Suasana yang santai membuat aktivitas fisik tersebut tidak terasa sebagai kegiatan yang membebani, terutama bagi siswa yang masih berada pada usia sekolah dasar.
Bagi pihak sekolah, aktivitas fisik sebelum pembelajaran dapat menjadi salah satu kegiatan pendukung untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Salah seorang pendamping kegiatan di SDN Karang Indah mengatakan siswa terlihat lebih ceria setelah mengikuti senam bersama.
“Setelah senam, anak-anak terlihat lebih bersemangat dan ceria. Kami berharap kebiasaan bergerak aktif sebelum belajar dapat terus dilakukan karena kondisi fisik yang baik juga membantu mereka menjalani aktivitas di sekolah,” katanya.
Setelah senam selesai, siswa melanjutkan kegiatan belajar mengajar bersama guru. Mahasiswa BSI Explore 2026 kemudian menjalankan sejumlah kegiatan mengajar dan program edukasi lain yang telah disiapkan selama pelaksanaan pengabdian di sekolah tersebut.
Kegiatan senam pagi tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga memperkenalkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan keberanian untuk mengikuti kegiatan secara aktif. Siswa belajar mengikuti instruksi dan menyesuaikan gerakan dengan peserta lain dalam satu kelompok.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan mahasiswa dalam berinteraksi dengan lingkungan sekolah. Dengan terlibat langsung dalam aktivitas siswa, mahasiswa dapat mengenali karakter peserta didik sekaligus menyesuaikan cara berkomunikasi ketika menjalankan program edukasi.
Baca juga:
Kata Deddy Corbuzier, Kuliah Itu Nggak Penting dan Bikin Milenial Mengalami ‘Postponing Reality’
Bagi mahasiswa BSI Explore 2026, pengalaman tersebut memberikan kesempatan untuk menerapkan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan di lingkungan masyarakat. Interaksi dengan siswa dan pihak sekolah menjadi proses pembelajaran yang menuntut mahasiswa beradaptasi dengan situasi lapangan, bekerja sama, serta memahami kebutuhan lingkungan pendidikan secara langsung.
Kehadiran mahasiswa di SDN Karang Indah juga membuat aktivitas pengabdian tidak terbatas pada penyampaian materi pembelajaran. Kegiatan bersama seperti senam memberikan ruang bagi mahasiswa dan siswa untuk berinteraksi secara lebih informal sebelum memasuki kegiatan akademik.
Rutinitas tersebut kemudian menjadi pembuka aktivitas sekolah pada pagi hari. Setelah bergerak bersama dan berinteraksi dengan mahasiswa, siswa kembali ke kelas untuk mengikuti pembelajaran sesuai jadwal. Senam sederhana yang dilakukan sebelum belajar menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mahasiswa selama menjalankan program pengabdian di Desa Karang Indah.












