News

Pemkab Karawang Gelar Bazar UMKM Motekar Preneur Sepekan

×

Pemkab Karawang Gelar Bazar UMKM Motekar Preneur Sepekan

Sebarkan artikel ini
Karawang

Karawanghitz, Karawang — Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menggelar Bazar UMKM bertajuk Motekar Preneur di Lapangan Karangpawitan, Karawang, pada 5–12 September 2026. Kegiatan tersebut melibatkan 115 stan UMKM dan 30 stan industri sebagai ruang promosi sekaligus transaksi bagi pelaku usaha lokal.

Bazar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-393 Karawang. Selama sepekan, masyarakat dapat menemukan berbagai produk yang dibuat atau dipasarkan pelaku usaha dari Karawang, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, kerajinan, hingga produk industri.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, penyelenggaraan Motekar Preneur tidak hanya diarahkan untuk memeriahkan perayaan hari jadi daerah. Kegiatan tersebut juga disiapkan sebagai sarana bagi pelaku UMKM dan industri untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan transaksi penjualan.

Baca juga:
Pemkab Karawang Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Responsif dan Akuntabel

“Kegiatan Bazar UMKM yang berlangsung pada 5–12 September 2026 ini menghadirkan 115 stand UMKM dan 30 stand industri,” kata Aep Syaepuloh di Karawang, Minggu.

Menurut Aep, keterlibatan pelaku usaha dalam bazar diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi produk lokal untuk dikenal masyarakat. Selain mempertemukan penjual dan pembeli, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara pemerintah daerah mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah agar dapat berkembang.

“Ini bukan hanya sekadar bazar. Kita ingin UMKM Karawang semakin naik kelas, produknya semakin dikenal, dan tentunya memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Aep.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga memperkirakan adanya perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung. Aep menyampaikan target omzet seluruh UMKM yang berpartisipasi dapat mencapai Rp1 miliar hingga bazar berakhir pada 12 September 2026.

Target tersebut didasarkan pada beragamnya produk yang ditawarkan serta keterlibatan masyarakat sebagai calon konsumen. Pemerintah daerah mengajak warga untuk datang langsung ke lokasi dan berbelanja produk yang ditawarkan pelaku UMKM maupun industri lokal.

“Target kita omzet UMKM bisa mencapai Rp1 miliar selama kegiatan ini. Saya optimistis karena produk yang ditampilkan sangat beragam dan masyarakat juga kita ajak untuk berbelanja produk-produk UMKM Karawang,” kata Aep.

Kehadiran 115 stan UMKM dan 30 stan industri membuat Motekar Preneur tidak hanya berisi produk konsumsi. Pengunjung juga dapat melihat beragam hasil kerajinan, pilihan fesyen, serta produk dari sektor industri yang ikut dipamerkan. Keberagaman tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas selama acara berlangsung.

Dukungan terhadap UMKM dinilai memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kegiatan seperti bazar, pelaku usaha memperoleh kesempatan untuk menawarkan produk secara langsung, mengenalkan usaha kepada konsumen baru, sekaligus meningkatkan potensi penjualan.

Bagi masyarakat, bazar tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal dan membeli produk dari pelaku usaha lokal selama rangkaian Hari Jadi ke-393 Karawang. Sementara bagi peserta, kegiatan berlangsung selama delapan hari itu menjadi ruang untuk memperluas pasar dan memperoleh transaksi secara langsung.

Pelaksanaan bazar memberi ruang bagi pelaku usaha untuk berinteraksi dengan pengunjung. Pola transaksi ini memungkinkan penjual menerima tanggapan mengenai produk, harga, kemasan, dan kebutuhan konsumen. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengembangkan usaha setelah kegiatan selesai.

Baca juga:
Bupati Aep Terima Penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Selain transaksi, pengenalan produk menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Produk lokal yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan tertentu berpeluang menjangkau konsumen yang lebih beragam karena dipasarkan dalam satu lokasi. Pemerintah daerah berharap kesempatan itu dapat dimanfaatkan peserta untuk membangun jaringan pelanggan dan memperluas pemasaran.

Kegiatan selama delapan hari tersebut juga melibatkan sektor industri, sehingga bazar tidak hanya berfokus pada UMKM. Beragamnya peserta membuat pilihan produk bagi masyarakat semakin luas.

Dengan berlangsungnya Motekar Preneur sampai 12 September, masyarakat memiliki kesempatan mengunjungi Lapangan Karangpawitan dan melihat produk peserta. Pelaku UMKM dan industri pun dapat memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan untuk meningkatkan penjualan serta memperkenalkan produknya.