
Karawang, Karawanghitz — Ajang BSI Flash 2025 yang digelar di Universitas BSI Kampus Karawang menjadi panggung unjuk bakat para penari berbakat dari berbagai daerah. Dalam kategori umum lomba Kpop Dance, tim Jissy Dance berhasil meraih juara 1 dengan perolehan nilai impresif, yaitu 1.016 poin. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan teknis, kekompakan, dan energi luar biasa dari kelompok yang beranggotakan tujuh orang tersebut.
BSI Flash sendiri merupakan ajang tahunan yang diadakan oleh Universitas BSI untuk memberikan ruang kreatif bagi generasi muda di berbagai bidang, mulai dari seni tari, musik, hingga olahraga. Pada tahun ini, kompetisi Kpop Dance menjadi salah satu kategori yang paling diminati, dengan puluhan peserta dari berbagai daerah yang menunjukkan penampilan memukau.
Jissy Dance Tampil Memikat di Hadapan Juri
Penampilan Jissy Dance sukses memikat perhatian juri sejak awal. Dengan formasi tujuh anggota, yakni Asep Saefulloh, Chika Nursyahpira, Fasya Irwansyah, Sri Novi, Sifa Rahmawati, Salwa Isnaeni Nurhakiki, dan Tria Ayu Renata, tim ini membawakan koreografi yang dinamis, presisi gerakan yang terjaga, serta ekspresi panggung yang penuh percaya diri.
Para juri yang terdiri dari praktisi tari profesional menilai penampilan mereka memiliki tingkat kesulitan tinggi dan eksekusi yang nyaris sempurna. Gerakan transisi yang mulus, sinkronisasi antar anggota, serta interpretasi lagu Kpop yang enerjik membuat tim ini unggul dibandingkan kompetitor lain.
“Dari awal sampai akhir mereka mempertahankan energi, kekompakan, dan emosi dalam tarian. Ini penampilan yang profesional dan layak menjadi juara,” ujar salah satu juri yang telah berpengalaman menilai kompetisi tari di tingkat nasional.
Jissy Dance Latihan Intensif untuk Hasil Maksimal
Kesuksesan ini tentu tidak datang begitu saja. Tim Jissy Dance diketahui melakukan latihan intensif selama beberapa minggu sebelum lomba. Latihan dilakukan hampir setiap hari dengan durasi 4–5 jam, mencakup pemanasan, penguasaan teknik, sinkronisasi gerakan, hingga penguatan stamina.
Menurut keterangan Asep Saefulloh selaku ketua tim, persiapan yang matang adalah kunci utama. “Kami sadar persaingan di BSI Flash itu ketat, jadi semua anggota berkomitmen penuh. Kami berlatih keras, memperbaiki detail kecil, bahkan mempelajari teknik pernapasan agar tetap bertenaga di atas panggung,” ungkapnya.
Selain latihan teknis, mereka juga melakukan analisis terhadap penampilan tim-tim terbaik dari kompetisi sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memahami tren koreografi dan menemukan cara agar penampilan mereka bisa tampil berbeda dan lebih menonjol.
Jissy Dance dan Tren Kpop Dance di Indonesia
Fenomena Kpop Dance di Indonesia terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data dari Korean Cultural Center Indonesia (KCCI), jumlah komunitas penggemar Kpop Dance meningkat signifikan, dengan ratusan grup aktif di berbagai kota. Ajang seperti BSI Flash menjadi salah satu wadah penting bagi para penari untuk menyalurkan bakat, mengasah keterampilan, sekaligus membangun jejaring di dunia tari.
Jissy Dance sendiri adalah salah satu tim yang aktif mengikuti berbagai kompetisi. Mereka dikenal karena selalu mengutamakan profesionalisme dan memperhatikan detail kostum, ekspresi, hingga pemilihan lagu. Citra ini membuat mereka semakin dikenal di kalangan komunitas tari lokal.
Jissy Dance Ingin Terus Berkarya di Panggung Nasional
Keberhasilan di BSI Flash 2025 ini menjadi batu loncatan besar bagi Jissy Dance. Tim ini berencana untuk mengikuti lebih banyak kompetisi tingkat nasional dan membuka peluang kolaborasi dengan tim atau koreografer profesional.
“Kemenangan ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan yang lebih panjang. Kami ingin membawa nama Jissy Dance ke panggung nasional, bahkan internasional,” ujar Chika Nursyahpira yang menjadi salah satu main dancer dalam tim.
Selain kompetisi, mereka juga memiliki rencana membuat konten koreografi original yang akan dibagikan di media sosial. Dengan tren dance challenge yang terus populer di platform seperti TikTok dan Instagram, Jissy Dance berharap bisa menjangkau audiens yang lebih luas.
Dukungan dari Universitas dan Komunitas
Pihak Universitas BSI Kampus Karawang mengaku bangga atas prestasi yang diraih. Menurut panitia BSI Flash 2025, keberhasilan tim ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk terus mengembangkan bakat di bidang seni.
“Kami selalu berupaya menyediakan ruang kreatif seperti BSI Flash, karena kami percaya bahwa bakat dan kreativitas perlu difasilitasi. Keberhasilan Jissy Dance adalah contoh nyata bahwa kerja keras dan dedikasi akan membuahkan hasil,” kata salah satu panitia.
Dengan dukungan dari pihak kampus, komunitas tari lokal, dan penggemar Kpop, langkah Jissy Dance di masa depan tampaknya akan semakin mantap.
Kemenangan Jissy Dance di ajang BSI Flash 2025 bukan hanya soal piala atau nilai 1.016 yang impresif, tetapi juga bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan cinta terhadap seni dapat mengantarkan sebuah tim ke puncak prestasi. Dari Karawang, mereka siap melangkah lebih jauh, membawa semangat Kpop Dance Indonesia ke panggung yang lebih luas.












