
Karawang, Karawanghitz — Gelaran BSI Flash 2025 yang diadakan oleh Universitas BSI Kampus Karawang pada 10 Agustus 2025 menjadi ajang unjuk bakat bagi para penari muda berbakat di kategori pelajar. Di antara persaingan ketat yang melibatkan berbagai tim dari sekolah menengah di wilayah Karawang dan sekitarnya, tim Rhythm Einsz dari SMAN 2 Telukjambe Timur berhasil keluar sebagai juara pertama. Dengan perolehan nilai impresif sebesar 933 poin, mereka menorehkan prestasi membanggakan sekaligus mengharumkan nama sekolah di kancah kompetisi seni tari modern.
Ajang BSI Flash 2025 tahun ini memang menjadi sorotan tersendiri di kalangan pelajar. Tidak hanya karena konsep acara yang menggabungkan unsur hiburan, edukasi, dan kompetisi, tetapi juga karena kualitas peserta yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kompetisi kategori pelajar khususnya lomba Kpop Dance mempertemukan tim-tim dengan teknik, koreografi, dan energi panggung yang luar biasa.
Tim Rhythm Einsz tampil memukau sejak babak penyisihan. Mereka membawakan koreografi penuh energi dengan gerakan yang sinkron, ekspresi yang total, serta penguasaan panggung yang menawan. Juri yang terdiri dari praktisi tari dan pelatih profesional menilai penampilan mereka sangat matang. “Mereka memiliki kekompakan tim yang luar biasa dan detail koreografi yang rapi, ini yang membuat mereka menonjol dibanding peserta lain,” ujar salah satu juri usai pengumuman pemenang.
Profil Tim Rhythm Einsz
Tim Rhythm Einsz beranggotakan delapan pelajar berbakat dari SMAN 2 Telukjambe Timur, yaitu Eka Maulivia, Naflah Qotrunnada Raudah, Ervina Alilatulbariza Zunnurain, Amelia Putri Bahri, Zahratu Shita, Mega Nayla Alzeta, Frisila Debora Jawak, dan Naomi Claudia Florence Purba.
Setiap anggota memiliki peran penting dalam membentuk harmoni gerakan dan kekuatan visual di panggung. Eka Maulivia yang bertindak sebagai kapten tim mengaku bahwa persiapan untuk ajang ini memakan waktu sekitar dua bulan, dengan latihan intensif hampir setiap hari setelah pulang sekolah. “Kami sempat mengalami kendala jadwal dan kelelahan fisik, tapi motivasi untuk membawa pulang juara membuat semua lelah terbayar,” katanya.
Selain latihan fisik, mereka juga melakukan riset mengenai tren Kpop Dance terbaru, mempelajari detail koreografi, serta memodifikasi gerakan agar sesuai dengan karakter tim. “Kami ingin penampilan kami berbeda, punya ciri khas, tapi tetap mengusung esensi dari lagu yang dibawakan,” tambah Naflah Qotrunnada Raudah.
Dukungan Sekolah dan Lingkungan
Prestasi ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah. Kepala SMAN 2 Telukjambe Timur menyampaikan rasa bangganya terhadap tim Rhythm Einsz. “Kemenangan ini adalah bukti bahwa bakat seni para siswa perlu mendapatkan ruang dan dukungan yang layak. Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” ungkapnya.
Selain itu, dukungan datang dari rekan-rekan sesama siswa yang hadir langsung di lokasi acara untuk memberikan semangat. Suasana dukungan yang meriah terlihat ketika tim ini tampil di panggung, diiringi sorakan dan tepuk tangan dari penonton. “Energi dari penonton membuat kami semakin bersemangat,” kata Amelia Putri Bahri.
Ajang Pengembangan Diri dan Kreativitas
BSI Flash 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi pelajar untuk mengembangkan keterampilan non-akademik. Menurut data yang dirilis panitia, kategori Kpop Dance tahun ini diikuti oleh lebih dari 20 tim dari berbagai SMA/SMK. Kompetisi ini menilai aspek teknik, kreativitas, kekompakan, serta showmanship peserta.
Riset dari International Journal of Arts Education menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam seni pertunjukan seperti tari mampu meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, dan keterampilan manajemen waktu. Hal ini sejalan dengan tujuan penyelenggara BSI Flash 2025, yang ingin menciptakan generasi muda berprestasi tidak hanya di bidang akademik tetapi juga seni dan budaya populer.
Harapan untuk Masa Depan
Kemenangan ini menjadi batu loncatan bagi Rhythm Einsz untuk melangkah ke ajang yang lebih besar. Mereka berencana mengikuti kompetisi Kpop Dance tingkat provinsi bahkan nasional di masa mendatang. “Kami ingin membawa nama Karawang ke panggung yang lebih luas, dan kemenangan ini adalah awal dari perjalanan itu,” kata Naomi Claudia Florence Purba.
Pihak Universitas BSI Kampus Karawang selaku penyelenggara mengapresiasi semangat para peserta. “Kami melihat potensi besar dari para pelajar di Karawang. Harapan kami, kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memacu prestasi, tetapi juga mempererat hubungan antar sekolah,” ujar perwakilan panitia.
Dengan prestasi gemilang ini, Rhythm Einsz membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan kekompakan dapat membawa hasil yang membanggakan. Mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan tidak takut bermimpi besar.












