News

KAI Catat 1.350 Pelanggan Tiba di Karawang dan Cikampek

×

KAI Catat 1.350 Pelanggan Tiba di Karawang dan Cikampek

Sebarkan artikel ini
Karawang

Karawanghitz, Karawang – Sebanyak 1.350 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) tercatat tiba di wilayah Karawang melalui Stasiun Karawang dan Stasiun Cikampek pada Senin, 7 September 2026. Jumlah tersebut menjadi bagian dari kenaikan arus kedatangan pelanggan di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, yang berlangsung saat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian.

Berdasarkan data sementara PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta hingga pukul 08.00 WIB, total 37.389 pelanggan tiba di sejumlah stasiun dalam wilayah operasional tersebut. Angka itu meningkat sekitar 18,4 persen dibandingkan sehari sebelumnya yang mencatat 31.565 pelanggan.

Di Karawang, Stasiun Karawang menerima kedatangan 644 pelanggan, sedangkan Stasiun Cikampek mencatat 706 pelanggan. Jika digabungkan, kedua stasiun tersebut melayani arus kedatangan sebanyak 1.350 pelanggan pada periode tersebut.

Baca juga:
Pemkab Karawang Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Responsif dan Akuntabel

Pada hari yang sama, arus keberangkatan dari dua stasiun di Karawang juga tercatat cukup tinggi. Sebanyak 359 pelanggan berangkat dari Stasiun Karawang dan 330 pelanggan dari Stasiun Cikampek. Total pelanggan yang melakukan perjalanan dari kedua stasiun itu mencapai 689 orang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan peningkatan kedatangan terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya, khususnya pada akhir masa libur panjang. Ia menyebut data hingga pagi hari menunjukkan jumlah pelanggan yang tiba telah mencapai 37.389 orang.

“Data tersebut masih merupakan catatan sementara. Arus kedatangan pelanggan pada 7 September menunjukkan peningkatan dan mencerminkan tingginya aktivitas perjalanan menuju Jakarta serta sekitarnya,” ujar Franoto.

Secara keseluruhan, Stasiun Gambir menjadi tujuan kedatangan dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 13.614 orang. Berikutnya adalah Stasiun Pasar Senen dengan 12.709 pelanggan, Stasiun Jatinegara 4.542 pelanggan, Stasiun Bekasi 4.006 pelanggan, Stasiun Cikarang 1.168 pelanggan, Stasiun Cikampek 706 pelanggan, dan Stasiun Karawang 644 pelanggan.

Kenaikan mobilitas penumpang tersebut juga terlihat dari catatan keberangkatan sehari sebelumnya. Pada Minggu, 6 September 2026, hingga pukul 15.30 WIB, sebanyak 35.446 pelanggan berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Angka itu bertambah 4.890 pelanggan atau sekitar 16 persen dibandingkan Minggu, 30 Agustus 2026, yang mencatat 30.556 pelanggan.

Franoto mengatakan jumlah keberangkatan pada 6 September masih dapat bertambah karena perjalanan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta tetap berlangsung hingga malam hari. Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat masih menggunakan kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi untuk memenuhi kebutuhan perjalanan.

Sementara itu, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau membuat aspek keselamatan perjalanan dan perlindungan pelanggan tetap menjadi perhatian. KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 73.772 tempat duduk KAJJ untuk keberangkatan pada 7–9 September 2026. Rinciannya, 17.105 kursi untuk 7 September, 27.562 kursi untuk 8 September, dan 29.105 kursi untuk 9 September.

KAI mengimbau masyarakat yang telah memiliki rencana perjalanan agar melakukan pemesanan melalui kanal resmi. Pelanggan juga dapat mempertimbangkan jadwal atau relasi alternatif apabila pilihan perjalanan yang diinginkan telah penuh.

Untuk mengantisipasi kemungkinan paparan abu vulkanik, pelanggan disarankan mengenakan masker berstandar N95 atau KF94 serta kacamata pelindung. Barang bawaan, termasuk makanan dan minuman, juga dianjurkan ditutup rapat agar tidak terpapar abu.

Baca juga:
Bupati Aep Terima Penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Pemantauan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan langkah operasional apabila kondisi lingkungan di sekitar jalur perjalanan mengalami perubahan. Informasi mengenai perjalanan juga menjadi penting bagi pelanggan agar dapat menyiapkan kebutuhan sebelum berangkat dan mengantisipasi kemungkinan kondisi yang berkaitan dengan abu vulkanik.

Dengan data keberangkatan dan kedatangan yang terus diperbarui, pelanggan dapat menentukan pilihan perjalanan berdasarkan jadwal yang tersedia serta arahan keselamatan yang diberikan petugas. Hingga periode keberangkatan 9 September, layanan KAJJ tetap disiapkan sesuai kondisi operasional dan hasil koordinasi dengan pihak terkait di lapangan.

KAI Daop 1 Jakarta menyatakan pemantauan kondisi akan terus dilakukan bersama pihak terkait. Pelanggan juga diminta mengikuti informasi resmi dan mematuhi arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan agar aktivitas perjalanan tetap berlangsung dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan.