News

Mahasiswa UBSI Karawang Kembangkan Sistem Informasi Sekolah NUZO

×

Mahasiswa UBSI Karawang Kembangkan Sistem Informasi Sekolah NUZO

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa

Karawanghitz, Purwakarta – Tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (D3) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Karawang mengembangkan Sistem Informasi Sekolah Nuurudzholaam (NUZO), sebuah aplikasi berbasis web yang dirancang untuk mendukung pengelolaan administrasi dan aktivitas akademik secara terintegrasi. Aplikasi tersebut resmi diserahkan kepada Sekolah Nuurudzholaam pada Jumat, 24 Juli 2026, sebagai bagian dari implementasi hasil pembelajaran mahasiswa di bidang sistem informasi.

Penyerahan aplikasi berlangsung di Sekolah Nuurudzholaam yang berlokasi di Kampung Sindangreret, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Pengembangan sistem dipimpin oleh Irena Qur’ain Deskadika Djunaedi selaku ketua tim mahasiswa bersama anggota tim Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI Kampus Kabupaten Karawang.

Aplikasi NUZO dikembangkan untuk membantu sekolah mengelola berbagai aktivitas administrasi dan akademik melalui satu sistem berbasis digital. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data sekaligus mempermudah proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual atau belum terintegrasi.

Baca juga:
Sambut Hari Anak Nasional 2026, AHM Edukasi Ribuan Anak Pahami Keselamatan Berlalu Lintas

Sebelum proses pengembangan dimulai, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi serta berdiskusi dengan pihak Sekolah Nuurudzholaam. Tahap tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna sehingga sistem yang dibangun sesuai dengan proses kerja dan aktivitas akademik yang berlangsung di sekolah.

Hasil analisis menunjukkan bahwa sekolah memerlukan sistem yang mampu mengelola berbagai data akademik dalam satu platform. Selain memudahkan administrasi, sistem juga diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi kepada pengguna serta mendukung pengelolaan data yang lebih rapi dan terdokumentasi.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, tim mahasiswa kemudian mengembangkan Sistem Informasi Sekolah Nuurudzholaam (NUZO) dengan berbagai fitur yang saling terintegrasi. Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem login, pengaturan hak akses untuk administrator dan guru, pengelolaan data pengguna, jadwal pelajaran, nilai siswa, informasi akademik, dashboard pengguna, hingga fitur pemantauan aktivitas akademik.

Melalui fitur-fitur tersebut, proses pengelolaan data di sekolah dapat dilakukan secara lebih cepat dan sistematis. Informasi akademik tersimpan dalam basis data digital sehingga memudahkan pencarian data ketika dibutuhkan serta mengurangi potensi kesalahan dalam pencatatan administrasi.

Ketua tim pengembang, Irena Qur’ain Deskadika Djunaedi, mengatakan bahwa pengembangan aplikasi dilakukan dengan mengutamakan kebutuhan pengguna agar sistem benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah.

“Kami memulai pengembangan dengan memahami terlebih dahulu kebutuhan sekolah. Harapannya, aplikasi ini tidak hanya menjadi hasil proyek mahasiswa, tetapi juga dapat membantu aktivitas administrasi dan akademik agar lebih efektif serta mudah digunakan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman mengembangkan aplikasi secara langsung bersama mitra memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam menyelesaikan permasalahan nyata di lingkungan pendidikan.

Selain memberikan pengalaman teknis dalam pengembangan perangkat lunak, proyek ini juga melatih mahasiswa untuk melakukan analisis kebutuhan, menyusun rancangan sistem, melakukan implementasi, hingga menyerahkan aplikasi kepada pengguna akhir.

Pihak Sekolah Nuurudzholaam menyambut baik hadirnya aplikasi NUZO sebagai salah satu langkah menuju digitalisasi administrasi sekolah. Menurut perwakilan sekolah, sistem tersebut diharapkan mampu membantu pengelolaan data akademik menjadi lebih efisien serta mendukung pelayanan administrasi yang lebih baik.

“Kami berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pengguna di sekolah. Sistem yang terintegrasi tentu akan mempermudah pengelolaan administrasi maupun aktivitas akademik sehari-hari,” ujar perwakilan Sekolah Nuurudzholaam.

Baca juga:
Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan

Dengan penerapan aplikasi berbasis web tersebut, proses pengelolaan jadwal pelajaran, nilai siswa, hingga informasi akademik dapat dilakukan dalam satu sistem yang saling terhubung. Hal ini juga memberikan kemudahan bagi administrator maupun guru dalam mengakses data sesuai dengan hak akses masing-masing.

Kolaborasi antara mahasiswa UBSI Kampus Kabupaten Karawang dengan Sekolah Nuurudzholaam menjadi bagian dari penerapan teknologi informasi untuk mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. Melalui kerja sama ini, mahasiswa memperoleh pengalaman praktik secara langsung, sementara sekolah mendapatkan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan operasionalnya.

Universitas Bina Sarana Informatika terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengembangan Sistem Informasi Sekolah Nuurudzholaam (NUZO) menjadi salah satu contoh implementasi tersebut, dengan menghadirkan aplikasi yang dirancang untuk mendukung pengelolaan administrasi dan aktivitas akademik secara lebih efektif, efisien, serta terintegrasi di lingkungan sekolah.