Karawanghitz, Karawang – Sebuah rumah kontrakan yang diduga ditempati seorang oknum anggota kepolisian di Perumahan Tatar Endah, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, menjadi sasaran kedatangan sekelompok massa. Peristiwa yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial itu diduga berkaitan dengan pencarian sejumlah kendaraan yang disebut-sebut sebagai barang bukti dalam penanganan perkara dugaan peredaran obat keras tanpa izin edar.
Aksi tersebut berlangsung pada Senin (3/8/2026) dan menarik perhatian warga sekitar. Dalam rekaman yang beredar, terlihat puluhan orang mendatangi rumah kontrakan dengan suasana yang memanas. Massa bahkan merusak pintu gerbang rumah untuk memastikan keberadaan sepeda motor yang mereka yakini berada di dalam area kontrakan tersebut.
Ketegangan sempat terjadi ketika massa berusaha memasuki halaman rumah. Sejumlah warga tampak menyaksikan kejadian dari sekitar lokasi, sementara beberapa kendaraan roda dua terlihat terparkir di halaman hingga teras kontrakan. Sedikitnya lebih dari lima unit sepeda motor tampak berada di area tersebut.
Baca juga:
Legislator Lia Istifhama Minta Publik Hentikan Penyebaran Video Viral Pelajar Banyuwangi
Salah seorang anggota massa dalam video terdengar menyampaikan bahwa kendaraan yang mereka cari diduga disimpan di rumah kontrakan oknum polisi tersebut. Dugaan itu kemudian memicu aksi pencarian secara langsung ke lokasi.
Petugas keamanan Perumahan Tatar Endah, Kosasih, mengatakan bahwa massa datang dengan tujuan mengambil kembali kendaraan yang sebelumnya diamankan oleh oknum anggota kepolisian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kendaraan-kendaraan itu berkaitan dengan penanganan kasus dugaan peredaran obat keras tanpa izin edar.
“Massa datang untuk mencari kendaraan yang menurut informasi sebelumnya diamankan oleh oknum polisi tersebut. Informasi yang beredar, kendaraan itu merupakan barang bukti dalam kasus dugaan peredaran obat keras tanpa izin edar,” ujar Kosasih saat ditemui pada Senin (3/8/2026) petang.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status kendaraan yang dicari maupun keterkaitan oknum polisi yang dimaksud dalam perkara tersebut. Informasi yang beredar masih dalam tahap penelusuran oleh aparat berwenang.
Setelah aksi massa mereda, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas kemudian memasang garis polisi (police line) di sekitar rumah kontrakan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Pemasangan garis polisi dilakukan guna menjaga kondisi tempat kejadian perkara tetap steril sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung tanpa gangguan. Aparat juga mulai mengumpulkan informasi dan melakukan pendalaman terkait peristiwa yang terjadi di lokasi.
Video penggerebekan tersebut sebelumnya menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warganet mempertanyakan latar belakang kejadian sekaligus menunggu penjelasan resmi dari pihak kepolisian mengenai duduk perkara yang sebenarnya.
Baca juga:
Buntut Video Asusila Viral, Pelajar Banyuwangi Mengundurkan Diri dari Sekolah
Peristiwa ini juga menjadi perhatian warga sekitar karena berlangsung di lingkungan permukiman yang umumnya berada dalam kondisi tenang. Kehadiran massa dalam jumlah besar serta aksi perusakan gerbang kontrakan membuat situasi sempat mencekam dan mengundang banyak warga keluar rumah untuk melihat secara langsung.
Hingga berita ini ditulis, penyelidikan masih dilakukan oleh Satreskrim Polres Karawang. Aparat belum menyampaikan hasil pemeriksaan maupun memastikan kronologi lengkap terkait dugaan penyimpanan kendaraan yang disebut sebagai barang bukti tersebut. Polisi juga belum memberikan informasi mengenai kemungkinan adanya pihak yang akan dimintai keterangan dalam kasus ini.
Masyarakat diimbau menunggu informasi resmi dari kepolisian agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Sementara itu, lokasi rumah kontrakan masih berada dalam pengawasan aparat untuk mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.












